News

Kematian Pria Tergencet Mobil Menyimpan Duka Mendalam bagi Keluarga di Kalbar

Minggu, 18 April 2021 | 20:35 WITA
Kematian Pria Tergencet Mobil Menyimpan Duka Mendalam bagi Keluarga di Kalbar

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Kematian Hendra alias William (29) asal Dusun Niaga Karya Kelurahan Tanjung Niaga Kabupaten Malawi Kalimantan Barat (Kalbar), akibat tergencet di kolong mobil saat akan menolong anjing peliharaan majikannya, menyimpan duka mendalam bagi keluarga. 
Bahkan, ibunya Li Tjhin dan adik korban menyempatkan diri datang ke Bali, pada Sabtu (17/4/2021). Untuk mengikuti proses kremasi almarhum Hendra yang berlangsung di Mumbul Nusa Dua, Kuta Selatan, hari ini Minggu (18/4/2021). Isak tangis dari keluarga korban dan para pelayat mengiringi prosesi kremasi tersebut. 
Musibah yang menimpa Hendra juga mendapat simpati dan dukungan dari Perkumpulan Abadi Kalimantan Barat Bali (Pakabarbali). Perkumpulan yang kerap menggelar bhakti sosial di tempat asuhan ini mengambil tindakan cepat memberikan bantuan kemanusiaan. 
Menurut Ketua Tim Sosial Pakabarbali, Sony Pratama, sejak musibah terhadap Hendra viral di media sosial, pihaknya langsung menggelar rapat internal untuk mencari solusi terhadap warga Kalbar tersebut. 
"Jadi, dia itu (Hendra) asal Kalbar. Dia tinggal bersama orang tua angkatnya di Bali dan baru datang," ujar Sony saat mengikuti kremasi di Mumbul Nusa Dua, Kuta Selatan. 
Dijelaskannya, Ibu dan adik almarhum datang ke Bali pada Sabtu (17/4/2021) dan pihak Pakabarbali langsung mendampingi. "Ini kami lakukan sebagai tindakan kemanusiaan, karena korban tidak ada keluarganya di Bali. Ibunya juga baru pertama kali datang ke Bali. Artinya, kami dampingi dari awal musibah hingga kedatangan ibu almarhum, proses kremasi selesai," ungkap Sony.
Selama pendampingan, pihaknya turut memberikan sumbangan tali kasih kepada keluarga korban yang berasal dari anggota Pakabarbali. Selain itu, pihaknya juga berterimakasih kepada keluarga besar INTI Bali (Perhimpunan Indonesia Tionghoa) atas bantuan yang diberikan kepada almarhum Hendra. 
"Prosesi kremasi hari ini berjalan lancar. Kami keluarga besar Pakabarbali dalam kesempatan ini mewakili almarhum Hendra, memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada keluarga besar INTI Bali dan Yayasan Kertha Semadi atas perhatian dan bantuan biaya serta memfasilitasi prosesi kremasi dari awal hingga akhir kepada keluarga almarhum," terangnya. 
Sony mengungkapkan, tindakan kemanusiaan ini bukan kali pertama dilakukan Pakabarbali. Bahkan sudah sering. Pernah ada seorang perempuan asal Kalbar yang gelandangan di Bali dan langsung dipulangkan. 
"Ya kami juga pernah pulangkan gelandangan asal Kalbar. Kita dapat kabar ada perempuan luntang lantung. Kita serahkan ke dinas sosial dulu selanjutnya kami pulangkan ke Kalbar," sebutnya. 
Dikatakannya lebih lanjut, Pakabarbali sudah ada sejak 7 tahun lalu dengan jumlah 200 anggota. Perkumpulan ini tidak memandang Suku Agama Ras dan Antar Golongan. Siapa pun boleh masuk perkumpulan asalkan dari keluarga Kalbar. Walau dia sudah menikah dengan suku lain, tetap akan dirangkul. 
"Siapa pun boleh masuk perkumpulan ini karena kita kuat akan persaudaraan. Yang jelas dari keluarga kalbar, walau dia sudah nikah dengan suku mana tetap kami rangkul," bebernya. 
Tujuan perkumpulan ini dibuat, kata Sony, untuk mempererat tali persaudaraan sesama warga Kalbar di Bali. Terutama dengan hal-hal yang berkaitan dengan sosial. 
"Misalnya ada saudara kita yang sakit dan tim sosial yang akan besuk. Mungkin saja dia kurang mampu, kita bisa menolong sedikit banyaknya. Kalau ada yang meninggal kita wajib bantu. Kalau pihak keluarga tidak bisa mengurus, kami akan turun tangan. Supaya pas kedukaan biar agak ramai," imbuhnya mengakhiri. 
Seperti diberitakan, Hendra alias William (29) tewas setelah tertindih mobil saat akan menolong anjing peliharaan majikannya, Ketut Mega Trisna Praniti (32), yang terjepit di kolong mobil Freed warna putih nopol B 1647 BYD. Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Tukad Badung XD nomor 8 Panjer Renon, Denpasar Selatan, Kamis (15/4/2021) sekitar pukul 15.00 WITA. 
Fakta terbaru terungkap, William sempat mencari anjingnya yang hilang dan diketahui terjepit di sela sela terot mobil bagian kiri depan. Korban berinisiatif mengambil dongkrak untuk mengangkat body mobil agar terangkat dan bisa mengeluarkan anjing tersebut. 
Bahkan ia pun melepas ban depan bagian kiri mobil agar dapat menjangkau anjing yang terjepit. Nahas, setelah tubuhnya masuk ke kolong mobil, tiba-tiba saja dongkrak tersenggol dan bergeser. Dalam sekejab, mobil menimpa tubuh dan kepala korban dan tewas seketika.

Penulis : Surya Kelana

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS :


Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV