News

Ramadniya Berakhir, Polres Buleleng Mencatat 8 Laka Lantas dan 9 Kasus Kriminal

Kamis, 06 Juli 2017 | 11:45 WITA
Ramadniya Berakhir, Polres Buleleng Mencatat 8 Laka Lantas dan 9 Kasus Kriminal

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BULELENG.
Operasi Ramadniya Agung 2017 dinyatakan berakhir, selama pelaksanaan operasi kepolisian itu, Jajaran Polres Buleleng mencatat delapan musibah laka lantas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia serta sembilan kasus kriminal.
 
Singaraja, Selama pelaksanaan Operasi Ramadniya Agung 2017 di Jajaran Polres Buleleng sedikitnya terjadi delapan kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 17 orang mengalami luka ringan serta kerugian materi hampir mencapai 10 juta rupiah, selain itu Sat Lantas Polres Buleleng juga memberikan penindakan berupa tilang sebanyak 307 pelanggaran dan 24 teguran simpati.
 
Selain kasus laka lantas dan pelangaran lalu lintas, dalam pelaksanaan Operasi Ramadniya juga mencatat sembilan kasus kriminali yang seluruh masih dalam penanganan Jajaran Polres Buleleng, diantaranya, dua kasus penganiayaan dan masing-masing satu kasus curanmor, penganiayaan dengan pemberatan, pengelapan, pencurian, KDRT, pencurian dengan pemberatan dan pencabulan.
 
Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, Rabu (5/7/2017) usai bertemu dengan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan AP mengungkapkan, kegiatan Operasi Ramadniya secara resmi berakhir pada selasa lalu dan terjadi delapan kasus laka lantas termasuk penindakan pelanggaran juga sejumlah kasus kriminalitas yang sedang dalam penanganan.
 
“Pada intinya semuanya berjalan dengan lancar dan lebih mengedepankan langkah-langkah kemanusiaan saat pelaksanaan operasi dan kita ketahui semua, di Buleleng hanya melakukan operasi imbangan karena arus mudik maupun arus balik hanya sedikit melintasi wilayah utara bali, namun tetap kita melakukan pemantauan,” ungkap Sukawijaya.
 
Usai pelaksanaan Operasi Ramadniya, Jajaran Polres Buleleng akan tetap melakukan pemantauan dan pengawasan pada sejumlah titik berkaitan dengan upacaya Cipta Kondisi Wilayah termasuk memantau arus balik.
 
“Tetap, tetap kita lakukan pemantauan dan sampai sekarang ini kita tetap melakukan koordinasi dengan Kapolres Jemberana untuk mengantisipasi arus balik dari pelabuhan gilimanuk kearah timur, termasuk juga beberapa pintu-pintu masuk di Buleleng,” tegas Sukawijaya.
 
Sementara, Kadishub Gede Gunawan AP mengakui sinergitas yang dijalin dengan mendukung pelaksanaan Operasi Ramadniya telah memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para pemudik dengan beberapa kegiatan yang dilakukan secara bersama.
 
“Kami dari Dishub hanya memberikan dukungan dalam pelaksanaan Operasi Ramadniya tahun ini dan melakukan pemantauan terhadap kendaraan angkutan penumpang yang digunakan keluar pulau termasuk mengecek kelaikan kendaraan,” papar Gunawan.
 
Kedepan Kadishub Gunawan AP menegaskan, langkah-langkah sinergitas akan terus dilakukan untuk ketertiban dan kelancaran lalu lintas dan juga melakukan kegiatan operasi penertiban secara bersama.
 
Dalam pelaksanaan Operasi Ramadniya Agung 2017 di Buleleng, Polres Buleleng mendirikan Pos Pelayanan di depan Terminal Banyuasri Singaraja dan Pos Keamanan di Kawasan Wisata Lovina Desa kalibukbuk termasuk pada sejumlah Polsek dibuat Pos Pemantauan dalam upaya mememperlancar dan memberikan pelayanan kepada pemudik saat lebaran. [mds/wrt]

Penulis : bbn

Editor : mds/wrt


TAGS : Operasi Ramadniya Agung 2017


The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV