Polisi Temukan Tapak Kaki Pembunuh Pasutri Jepang - Beritabali.com

News

Polisi Temukan Tapak Kaki Pembunuh Pasutri Jepang

Rabu, 13 September 2017 | 21:42 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Proses penyelidikan kematian pasangan suami istri (pasutri), Matsuba Nurio (73) dan Matsuba Hiroko (70), terus didalami jajaran Polresta Denpasar. Perkembangan terbaru, petugas mendeteksi adanya tapak kaki pelaku di tangga, lantai dua kamar korban.
style="border: 1px solid #e3e3e3;width: 25%;float: left;margin: 10px 10px 0 0;">

Pilihan Redaksi

  • 30 Kucing Dilepaskan di Gerbong Kereta Jepang
  • Pelaku Kasus Pembunuhan Pasutri Jepang Belum Berhasil Diungkap
  • Pasutri Asal Jepang Tewas, Polisi : Pelakunya Lebih dari Satu
  •  
    Sumber kepolisian menerangkan, pasca pasutri ditemukan tewas dalam kondisi hangus tebakar, petugas mengecek sidik jari pelaku dibeberapa titik rumah korban. Sidik jari yang diambil rata-rata tapak kaki pelaku di lantai satu rumah tersebut, di tangga dan di lantai dua. 
     
    “Di lantai dua, sampel tangan pelaku diambil di bantal dan kayu,” ujar sumber kepolisian Rabu (13/9).
     
    Diduga kuat, setelah dibunuh secara sadis, pelaku menyeret korban ke kamar dan menutupinya dengan kasur, bantal dan kemudian ditumpuk kayu dari atas. 
    “Banyak ditemukan sidik jari dan telapak kaki selama proses pembunuhan berlangsung,” kata sumber yang enggan disebut namanya itu.
     
    Sumber mengatakan terdeteksinya beberapa sidik jari, memunculkan dugaan setelah membunuh korban di lantai dua, pelaku turun ke bawah dan sempat mencuci tangan. 
     
    “Di lantai satu, kami ambil sampel tapak kaki pelaku, saat turun tangga hingga masuk ke kamar mandi,” terangnya.
     
    Terkait terdeteksinya sidik jari pelaku, hingga kini belum ada yang berkomentar. Sementara Kasat Reskrim Polresta Denpasar Aris Purwanto yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima hasil dari labfor. 
     
    “Kami belum bisa banyak komentar karena masih didalami termasuk keterangan saksi-saksi,” terangnya Rabu (13/9).
     
    Pasangan suami istri (pasutri), Matsuba Nurio (73) dan Matsuba Hiroko (70), ditemukan tewas hangus terbakar di rumah kontrakannya di Perumahan Puri Gading II Blok F1 nomor 6, Jimbaran Kuta Selatan. Kematian pasutri itu sangat tidak wajar dan diduga dibunuh oleh pelaku yang dikenal. [spy/wrt]

    Penulis : Surya Kelana

    Editor :


    TAGS : Pasutri Jepang Pembunuhan


    The Best Cargo Company in Bali - ADHI DARMA CARGO

    ADHI DARMA CARGO is an International Freight Forwarder  that established in 1995. Adhi Darma Cargo specialized in International Air Freight and Sea Freight Forwarder and Logistics Transportation Solutions with it’s office and warehouse located  in Ubud - Bali, Indonesia. Contact us Today : 082339597441



    News Lainnya :

    Senin, 26 Oktober 2020 | 23:55
    Bantuan Hibah Pusat Rp1,2 Triliun Diharapkan Dongkrak Daya Beli Masyarakat
    Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) berharap bantuan hibah yang di ber ...
    Senin, 26 Oktober 2020 | 23:50
    Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Bali Capai 89,79%
    Perkembangan Pandemi Covid-19 di Bali per Senin (26/10/2020) mencatat penambahan kasus terkonfi ...
    Senin, 26 Oktober 2020 | 23:20
    Cuti Bersama, Mal Pelayanan Publik Denpasar Tutup 3 Hari
    Serangkaian peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW yang jatuh pada 29 Oktober 2020, Pelayanan di Mal Pel ...
    Senin, 26 Oktober 2020 | 23:05
    Paket Jaya-Wira Optimistis Genjot PAD Tabanan di Atas Rp600 Miliar
    Paguyuban wartawan di Tabanan yang tergabung dalam Pewarta mengadakan acara talk show dengan dua pas ...
    Senin, 26 Oktober 2020 | 22:45
    Pjs Bupati Karangasem Imbau Warga Taati Protokol Kesehatan
    Pjs Bupati Karangasem, I Wayan Serinah didampingi Sekda Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta d ...


    Berita Lainnya

    Rabu, 14 Oktober 2020 | 18:20
    Gantung Diri, Kelihan Banjar di Payangan Sempat Beri Pesan di Status FB
    Kelihan Banjar Bukian, Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Made Yudana, gantung diri ...
    Rabu, 30 September 2020 | 14:55
    Kisah Penculikan Gubernur Sutedja, 1966 (3): Diculik Saat Presiden Soekarno Jadi Tahanan Rumah
    Pukul 22.30 WIB, 29 Juli 1966, kecurigaan pihak keluarga mulai muncul. Tepat pukul 23.00 WIB, AA Ist ...
    Rabu, 30 September 2020 | 13:00
    Kisah Penculikan Gubernur Sutedja, 1966 (1): Hilang Setelah Dijemput 4 Tentara
    Gubernur Bali pertama, Anak Agung Bagus Sutedja, hilang saat bertugas di Jakarta tahun 1966. Sutedja ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV