Menteri PMK Serukan Pembangunan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Rakyat - Beritabali.com

Informasi

Menteri PMK Serukan Pembangunan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Rakyat

Kamis, 22 Februari 2018 | 06:44 WITA

Beritabali.com/BNPB

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, .
Beritabali.com, Badung. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyerukan kepada jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi, kabupaten dan kota seluruh Indonesia untuk membangun kesiapsiagaan bencana berbasis rakyat dan peringatan dini. Seruan tersebut disampaikan Puan Maharani saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan Badan Penanggulangan Bencnana Daerah pada Rabu malam (21/2) di Nusa Dua Convention Center, Badung.

Pilihan Redaksi

  • Gubernur Pastika: Bali Siap Jadi Tuan Rumah PON 2024
  • BPD Realisasikan Bantuan Pembiayaan Perumahan Sebanyak 16.408 Unit Rumah
  • Gubernur Pastika Lantik Rochineng Sebagai Penjabat Bupati Gianyar
  • Puan juga meminta jajaran BNPB dan BPBD untuk membangun sinergi penanggulangan bencana antara kegiatan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Mengingat upaya membangun penanggulangan bencana berbasis rakyat, peringatan dini dan sinergi pemerintah daerah dengan pusat merupakan langkah yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam penanggulangan bencana, sebagaimana ditetapkan pada RPJMN 2015 – 2019.
    “Oleh karena itu, agar gotong royong manajemen penanggulangan bencana dapat berjalan dengan efektif, diperlukan pemahaman yang sama antara seluruh pemangku kepentingan bagaimana mengimplementasikan manajemen penanggulangan bencana yang efektif.” kata Puan.
    Dalam konteks rakernas, Puan mengharapkan BNPB dan BPBD untuk memformulasikan berbagai agenda strategis untuk pembangunan kapasitas. Rakernas ini merupakan momentum yang baik dalam membangun kapasitas individu, kelembagaan, program dan kegiatan BNPB – BPBD agar penanggulan

    Pilihan Redaksi

  • Ruang Gerak Sempit di Putaran Underpass Penyebab Parahnya Kemacetan
  • Beristri Dua, Oknum Perwira Polsek Densel Dilaporkan ke Propam Polda
  • Kasus 19 Ribu Butir Ekstasi, 4 Terdakwa Dituntut Penjara Seumur Hidup
  • gan bencana di Indonesia semakin efektif. 
    Sementara itu, Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan bahwa rakernas ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Selain itu juga meningkatkan kapasitas manajerial di tingkat pimpinan BPBD, keterpaduan rencana kerja pusat dan daerah dalam mencapai sasaran RPJMN 2015 – 2019, serta kapasitas pengetahuan melalui knowledge sharing.
    Tantangan penanggulangan bencana di Indonesia sepanjang 2017 sangat besar. Berdasarkan data BNPB, sebanyak 2.372 kejadian bencana terjadi pada tahun lalu. Meskipun jumlah ini lebih kecil dibandingkan tahun 2016, jumlah kejadian bencana sangat tinggi. Pada Januari 2018 ini saja, BNPB mencatat 204 kejadian bencana dan menimbulkan korban jiwa meninggal hingga 19 jiwa. Dilihat dari tren kejadian, bencana hidrometeorologi tetap menjadi yang paling dominan dengan tanah longsor sebagai bencana paling mematikan. [bbn/rls/mul]

    Penulis : I Nengah Muliarta

    Editor : bbn/rls/mul


    TAGS : Penanggulangan Bencana Berbasis Rakyat Sinergi


    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV