Kurun Waktu 3 Hari, 11 Penyu Ditemukan Mati di Pantai Jembrana - Beritabali.com

News

Kurun Waktu 3 Hari, 11 Penyu Ditemukan Mati di Pantai Jembrana

Kamis, 14 Juni 2018 | 15:25 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana, Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih menyebutkan dalam kurun waktu tiga hari sudah 11 ekor penyu yang ditemukan mati di pesisir pantai Jembrana.

Pilihan Redaksi

  • BKSDA Bali Lepas liarkan 21 Penyu Hijau Hasil Tangkapan
  • Polres Jembrana Ungkap Penyelundupan 27 Penyu Hijau
  • Pelestari Penyu Soroti Kerap Matinya Penyu di Pesisir Pantai Jembrana
  •  
    Ketua Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih Desa Perancak Wayan Anom Astika Jaya mengatakan penyu yang mati itu merupakan jenis penyu lekang dan mayoritas betina. Sedangkan yang lain usianya masih remaja sehingga belum diketahui jenis kelaminnya. Pihaknya masih belum mengetahui penyebab pasti matinya belasan penyu di pesisir pantai Jembrana tersebut. 
     
    Sebelumnya, penemuan 2 penyu mati pertama ditemukan di pantai Tembles desa Penyaringan, Mendoyo. Penemuan penyu mati juga ditemukan Kamis (14/6) pagi yakni 2 ekor penyu jenis lekang dalam kondisi mati di pantai Yehkuning dan pantai Perancak, Jembrana oleh sejumlah nelayan.
      
    Menurut informasi, dua ekor penyu lekang yang ditemukan mati di pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana tersebut ditemukan pertama kali oleh I Gede Raka Susila, salah seorang warga setempat pada Selasa (12/6) sekitar pukul 18.30 Wita.
     
    Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kelian Banjar Anyar Kelod I Kadek Winastra, yang langsung menuju lokasi penemuan bersama I Gede Putu Suegardana Cita, salah seorang anggota DPRD Jembrana dari Fraksi PDIP.
     
    “Saya bersama Kelian Banjar Anyar Kelod, langsung mengecek penyu tersebut. Ada dua ekor yang ditemukan mati terdampar, besarnya hampir sama, tapi satu ekor kondisinya busuk sehingga langsung kami kubur,” terang Suegardana, Rabu (13/6).
     
    Sedangkan satu ekor lainnya, kondisinya masih utuh dan bagus. Diperkirakan

    Pilihan Redaksi

  • Bupati Mas Sumatri Resmikan PAM Dusun Belatung Saat Gunung Agung Erupsi
  • Seseorang Tega Menyayat Sapi yang Menyusui di Karangasem
  • Komunitas Animator Denpasar luncurkan Animasi 9 Jurus Nawacandra
  • baru mati sehari karena belum tercium bau busuk. Suegardana, kemudian berkoordinasi dengan Ketua Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih Desa Perancak, Jembrana untuk langkah selanjutnya terhadap penyu yang ditemukan mati tersebut.
     
    “Dari hasil koordinasi dengan Ketua Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih, kami diminta membawa penyu yang masih utuh tersebut ke Perancak untuk diteliti penyebab kematiannya,” ujar Suegardana.
     
    Lanjutnya, dari hasil pengukuran terhadap bangkai penyu tersebut diketahui besar penyu tersebut lebar 62 cm dan panjang mencapai 59 cm. Kedua penyu tersebut merupakan jenis lekang yang habitatnya mulai punah dan dilindungi.
     
    Sementara itu dari informasi Kamis (14/6) juga kembali ditemukan dua ekor penyu lekang dalam kondisi mati. Satu ekor ditemukan di pantai Yehkuning dan satu ekor lagi ditemukan di pantai Perancak, Jembrana. (bbn/jim/rob)
     
     

    Penulis : bbn/jim

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Penyu Ditemukan Mati Jembrana


    Komodo Liveaboard And Phinisi Cruise Sailing | Bali Phinisi Yacht

    Liveaboard Indonesia, Luxury Sailing Yacht Charter, Luxury Pearl Through The Archipelago. Behike Yacht Private Cruises offer incredible journeys through some of the most extraordinarily beautiful and exotic destinations. Contact us Today 081337567123



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV