Gempa Susulan 6,2 SR Menyebabkan Masyarakat Makin Trauma - Beritabali.com

Informasi

Gempa Susulan 6,2 SR Menyebabkan Masyarakat Makin Trauma

Kamis, 09 Agustus 2018 | 21:00 WITA

istimewa

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, .
Beritabali.com, NTB. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan bahwa gempa susulan 6,2 SR yang terjadi pada Kamis (9/8) pukul 12.25 WIB menyebabkan masyarakat makin trauma. Apalagi gempa dengan pusat gempa 6 km  Barat Laut Lombok Utara dengan kedalaman 12 km menyebabkan beberapa bangunan rusak. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima redaksi pada Kamis (9/8).

Pilihan Redaksi

  • Hingga H+4 tercatat 259 Orang Meninggal Akibat Gempa 7 SR
  • Menurut Sutopo, tercatat 24 orang luka-luka tertimpa bangunan roboh akibat gempa 6,2 SR. Jumlah gempa susulan dari gempa utama 7 SR hingga saat ini sebanyak 362 kali gempa, dimana 18 kali gempa dirasakan.
    Sementara itu ribuan personil dikerahkan untuk penanganan dampak gempa. Guna melakukan evakuasi dikerahkan 21 alat berat yang terdiri dari escavator, dozer, dump truk, loader, trailer, dan mobile crane.
    Alat berat akan terus ditambah dari wilayah sekitar da

    Pilihan Redaksi

  • BMKG Mencatat 362 Aktivitas Gempabumi Susulan
  • n pihak swasta. Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, ESDM dan relawan terus melanjutkan proses pencarian korban.
    Akibat adanya gempa 6,2 SR pada siang tadi menyebabkan tim SAR mengalami kesulitan saat melakukan pencarian dengan alat berat di Masjid Jabbal Nur Dusun Lading-Lading Desa Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Dimana tanah sekitar masjid retak dan menara bergeser sehingga membahayakan tim SAR.[bbn/BNPB/mul]

    Penulis : I Nengah Muliarta

    Editor : bbn/rls/mul


    TAGS : Gempa Susulan Masyarakat Trauma


    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV