Aksi Bersih Sampah Wujud Implementasi Segara Kertih - Beritabali.com

Informasi

Aksi Bersih Sampah Wujud Implementasi Segara Kertih

Sabtu, 15 September 2018 | 16:40 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Gerakan bersih sampah yang dilaksanakan di sekitaran pantai dan danau di Bali dalam rangka Hari Bersih-Bersih Sedunia tahun 2018 merupakan salah satu wujud implementasi kearifan lokal Segara Kertih. 

Pilihan Redaksi

  • World Clean Up Day, Gubernur Koster Ajak Masyarakat Peduli Sampah
  • Masyarakat Desa Takmung Klungkung Antusias Ikuti World Clean Up Day
  • World Clean Up Day Akan Libatkan 13 ribu Lebih Peserta
  •  
    Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) pada acara World Cleanup Day (WCD) tahun 2018 tingkat Provinsi Bali di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Sabtu (15/9). Selain di Denpasar, kegiatan ini diselenggarakan secara serentak di semua kabupaten/kota se-Bali.
     
    Koster mengatakan gerakan bersih sampah sebagai bentuk komitmen dan aksi dalam rangka pengendalian pencemaran pesisir dan laut. Kegiatan ini juga merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di laut serta mengelola dan melindungi lingkungan hidup sesuai dengan tata kehidupan krama Bali secara sekala dan niskala yang didasari asas nilai filsafat Sad Kertih. 
     
    “Kegiatan hari ini merupakan implementasi nyata dalam mewujudkan  Segara Kertih,” ujarnya. 
     
    Ia berharap gerakan bersih sampah ini bukan sekedar sebuah seremonial, namun juga benar-benar merupakan suatu gerakan yang membumi dan efektif untuk mengatasi ancaman sampah di Bali. “Saya instruksikan kepada seluruh masyarakat Bali mulai dari OPD Provinsi, instansi vertikal, kabupaten/kota, perbankan, desa pakraman se-Bali dan stakeholders lainnya agar melakukan gerakan pemilahan, pengolahan melalui program 3R baik di kantor dan lingkungan sekitarnya,” tegasnya.
     
    Wagub Cok Ace yang hadir didampingi Ny. Tjok Putri Hariyani Sukawati juga menekankan agar bersih sampah ini menjadi sebuah budaya dan bukan hanya dilakukan pada hari tertentu saja. “Mari kita biasakan jika menemukan sampah untuk memungut dan membuang pada tempatnya,” kata tokoh pariwisata ini.
     
    Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Drh. Luh Ayu Aryani, MP dalama laporannya mengatakan World Clean Up Day 20

    Pilihan Redaksi

  • Petitenget Festival: Uniknya Lomba Ngelawar Berbahan Dasar Ikan
  • Hamil Diluar Nikah, Tersangka Bunuh Lalu Kubur Bayi di Halaman Depan Rumah
  • Revisi UU, Nilai Cukai Vape Akan Dikenakan 57% dari Harga
  • 18 dilakukan secara serentak pada tanggal 15 September 2018 di 150 negara dengan harapan diikuti lima persen dari populasi penduduk. 
     
     “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap permasalahan sampah dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan” kata Aryani. 
     
    Ia menambahkan aksi ini diharapkan menjadi gerakan masif menuju Bali yang hijau serta menunjukkan kepada dunia kekompakan masyarakat Bali untuk merawat lingkungan.  Aksi pungut sampah di Denpasar ini melibatkan berbagai unsur seperti OPD Provinsi Bali, OPD Kabupaten/Kota, Instansi Vertikal, Komunitas Lingkungan, pelaku usaha, masyarakat setempat dan berbagai komponen dengan jumlah peserta sekitar 2500 orang.
     
    Total ada 29 titik aksi bersih-bersih dengan tajuk “Suksma Bali” di seluruh Bali pada tanggal 15 September 2018 baik itu di pantai, pura, wilayah desa dan campuhan. (bbn/rlspemprov/rob)

    Penulis : bbn/humasprovinsibali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : World Clean Up Day Pantai Mertasari Wagub Cok Ace Segara Kertih


    Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

    Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV