Isu Bali Dijual Murah: Wagub Temukan Pekerja Asing dan Tidak Ada Produk Khas Bali - Beritabali.com

Informasi

Isu Bali Dijual Murah: Wagub Temukan Pekerja Asing dan Tidak Ada Produk Khas Bali

Kamis, 18 Oktober 2018 | 23:55 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Dalam kesempatan mengunjungi beberapa toko yang menjual yang menjual kasur, latex, sutra dan juga perhiasan untuk turis tiongkok, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menemukan beberapa hal seperti dalam toko-toko tersebut tidak ada yang menjual produk khas Bali, serta ditemukan beberapa pekerja asing.

Pilihan Redaksi

  • Pembangunan Desa Wisata Jatiluwih Mulai Meninggalkan Prinsip Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan
  • Pemprov Perjuangkan Dana Bagi Hasil dari Sektor Pariwisata
  • Wagub Cok Ace Tak Ingin Pariwisata Bali Dijual Murah
  •  
    Didampingi pelaku pariwisata seperti Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Cok Ace pun berjanji akan mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.  
     
    Tindakan tersebut terkait pemberitaan tentang Bali yang dijual sangat murah di Tiongkok di sejumlah media massa baik cetak maupun online membuat Pemprov Bali bertindak cepat. Cok Ace bertindak cepat dengan mendatangi sejumlah toko yang ditengarai dimiliki oleh investor asal Tiongkok di Benoa, Badung, Kamis (18/10).
     
    Menurut Cok Ace yang didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, hal ini merupakan aksi tanggapan atas pemberitaan di sejumlah media. “Ada pemberitaan wisata ke Bali dijual sangat murah di Tiongkok dan harga tersebut di bawah rata-rata. Dalam berita tersebut juga terdapat isu bahwa wisatwan Tiongkok dipaksa untuk belanja di sejum

    Pilihan Redaksi

  • Dewan Gubernur Kenya Ingin Belajar Tata Kelola Pemerintahan di Bali
  • Penyelundup Shabu ke Lapas Mengaku Belajar jadi Pengedar dari Adik
  • KPU Tabanan Bingung Aturan Kampanye di Medsos Belum Jelas
  • lah toko yang diduga mempekerjakan tenaga kerja asing asal Tiongkok tanpa ijin. Jadi ini tentu saja merugikan pariwisata kita,”jelasnya. 
     
    Apalagi, Dia mengatakan sistem pembayaran dicurigai memakai sistem perbankan dari Tiongkok dan tidak ada sepeser pun yang didapat oleh Bali. Sehingga, hal itu semakin merugikan bisnis pariwisata, karena Bali hanya mendapatkan sampahnya saja. 
     
    Untuk langkah selanjutnya, Ia mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak keimigrasian untuk mengecek tentang status tenaga kerja asing di sejumlah toko tersebut. “Selain itu kami juga akan mendata setiap barang jualan mereka, karena kami ingin barang-barang yang dijual adalah produk khas Bali,” imbuhnya. 
     
    Cok Ace menambahkan ke depan ingin lebih selektif mendatangkan wisatawan ke Bali. Pemberitaan seperti ini tentu saja telah merugikan citra pariwisata Bali, apalagi wisatawan asal Tiongkok mendominasi angka kunjungan wisatawan ke Bali.  (bbn/rlspemprov/rob)

    Penulis : bbn/humasprovinsibali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Bali Dijual Murah Tidak Ada Produk Khas Bali Pekerja Asing


    The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

    We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV