Kapolri Harap Pemerintah Kurangi Insentif Kendaraan Pribadi - Beritabali.com

Informasi

Kapolri Harap Pemerintah Kurangi Insentif Kendaraan Pribadi

Kamis, 15 November 2018 | 17:45 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Beritabali.com,Denpasar. Kapolri Tito Karnavian berharap ke depan ada terobosan-terobosan lain yang bisa dilakukan untuk membuat pelayanan samsat menjadi lebih baik mulai dari hulu sampai ke hilir. 

Pilihan Redaksi

  • Dishub Denpasar Tindak 17 Kendaraan Pelanggar Parkir di Jalan Gajah Mada
  • Koster Paparkan Rencana Pembangunan Infrastruktur Bali pada Komisi V DPR RI
  • Belasan Warga Seraya Siaga Cek Tiap Kendaraan Antisipasi Orang Mencurigakan
  •  
    Di sisi lain, Kapolri juga mengingatkan daerah-daerah di Indonesia yang rawan macet agar mulai memikirkan untuk mengurangi insentif untuk kendaraan pribadi dan sebaliknya memberi insentif untuk angkutan publik. Ia berharap insentif untuk pembangunan transportasi publik ditambah dan laju pertumbuhan kendaraan pribadi mulai ditekan atau dikendalikan.
     
    Hal itu diungkapkannya saat penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepolisian Negara RI, Kemendagri, PT Jasa Raharja dan 24 Pemerintah Provinsi dengan 23 BPD, 4 Bank BUMN dan 3 Bank Swasta se-Indonesia tentang pengembangan dan pemanfaatan aplikasi layanan samsat online nasional dilakukan pada pembukaan Rapat Koordinasi Pembina Samsat Nasional 2018 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali (15/11).
     
    Kapolri Tito Karnavian mengatakan pelayanan Samsat kendaraan bermotor jadi bagian yang penting karena lalu lintas seperti pembuluh darah. “Kalau lalu lintas lancar maka segalanya akan berjalan lancar, terutama ekonomi dan pembangunan,” kata Jenderal Tito. 
     
    Sebagai sumber pendapatan daerah, ia berharap samsat tidak membuat masyarakat terbebani. Caranya dengan mengurangi kebocoran yang disebabkan adanya calo dan perilaku koruptif. Untuk mensiasati itu salah satunya dengan menggunakan pemanfaatan IT melalui sistem online.
     
    Kakorlantas Polri Irjen Pol. Refdi Andri menga

    Pilihan Redaksi

  • Bali Masuk 5 Besar Pengguna Narkoba di Indonesia
  • Perarem Anti Narkoba Persempit Ruang Gerak Pengedar di Desa Pekraman
  • Penekanan Kewenangan Pemerintah Desa Agar Tidak Tumpang Tindih Pemerintah Kota
  • takan samsat online nasional ini merupakan upaya dalam rangka mempermudah pelayanan kendaraan bermotor. Penggabungan ini akan menyempurnakan sistem aplikasi yang ada di masing-masing daerah sehingga pelayanan samsat bisa dilakukan dimana saja.
     
    Pemerintah Provinsi Bali secara resmi ikut bergabung ke dalam jaringan pemanfaatan aplikasi Samsat Online Nasional. Gubernur Bali Wayan Koster secara langsung menandatangani Nota Kesepahaman disaksikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo. 
     
    Seusai acara, Gubernur Wayan Koster mengatakan Bali sudah cukup lama menjalankan samsat online sehingga tak ada kendala dalam penggabungan ini. Di sisi lain Ia juga sepakat dengan Kapolri bahwa Bali membutuhkan transportasi publik dan perlu mengurangi insentif untuk kendaraan pribadi. 
     
    “Benar yang dikatakan pak Kapolri kalau insentif (untuk kendaraan pribadi) yang diberikan bagus nanti sepeda motor tambah banyak di Bali,” ujarnya. (bbn/rlspemprov/rob)

    Penulis : bbn/humasprovinsibali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Samsat Online Kapolri Kurangi Insentif Kendaraan Pribadi


    Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

    Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV