Komite III DPD RI Rekomendasikan Bali Jadi Contoh Penanganan Lansia - Beritabali.com

News

Komite III DPD RI Rekomendasikan Bali Jadi Contoh Penanganan Lansia

Selasa, 19 Maret 2019 | 21:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Delegasi Komite III DPD RI yang dipimpin oleh Novita Anakotta senator asal Maluku bersama dengan senator DPD RI lainnya yakni Syarif (Lampung), Oni Suwarman (Jabar), Lalu Suhaimi Ismy (NTB), Stefanus BAN Liow (Sulut), AM. Iqbal Parewangi (Sulsel),  dan Chaidir Jafar (Papua Barat), melakukan kunjungan kerja ke provinsi Bali, Selasa (19/03/19). 

Pilihan Redaksi

  • Gubernur Koster Bentuk Tim Penyusun Raperda, Rapergub dan Program Tematik 2019
  • Ranperda Desa Adat: Pecalang Akan Diberi Pelatihan "Skill" dan Dibentuk Asosiasinya
  • Suwirta Akui Kinerja Penerapan Perda Soal Sampah di Klungkung Belum Tegas
  •  
    Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka menjaring aspirasi, memperoleh masukan, pandangan dan pendapat bagi inisiasi DPD RI terhadap revisi UU No.13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia. Dalam kunjungan kerja tersebut delegasi Komite III  melakukan rapat kerja daerah  dengan jajaran organisasi pemerintahan daerah yang terkait dengan  pelaksanaan program dan kebijakan kesejahteraan lansia di provinsi Bali.  
     
    Besarnya presentase penduduk lansia menyebabkan Indonesia termasuk negara berstruktur tua. Pada tahun 2017 penduduk lansia mencapai 8,97% atau mencapai 23,4 juta orang, dan diperkirakan mencapai 10% pada tahun 2021. Struktur penduduk yang menua tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan manusia secara global dan nasional. 
     
    Lansia juga sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia, memiliki kemampuan dan pengalaman dalam mengarungi kehidupan. Kemampuan dan pengalaman itu sangat bermanfaat apabila dikembangkan dalam kancah kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Sebagai warga negara Indonesia, para Lansia telah mendharmabhaktikan seluruh hidup dan kehidupannya dalam proses pembangunan di tanah air. Mereka memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman hidup yang sangat berguna bagi generasi penerus bangsa.
     
    Meski demikian menurut Novita, berdasarkan aspirasi masyarakat dan daerah yang diterima oleh Komite III DPD RI, terkemuka bahwa lansia di Indonesia menghadapi berbagai permasalahan yang menuntut penyelesaian segera agar upaya pemberdayaan terhadapnya dapat dilakukan. 
     
    Upaya pemberdayaan mana harus diselaraskan dengan perkembangan dunia yang menuju revolusi industri 4.0. UU No. 13 Tahun UU No.13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia dalam implementasinya sudah sangat ketinggalan jaman sehingga tidak mampu untuk menyelesaian berbagai permasalahan yang ada. Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber,  dari sisi kesehatan, sekitar 4,8% lansia miskin menyandang disabilitas. 
     
    Jenis disabilitas terbesar adalah tuna rungu, tuna netra dan tuna daksa. Dari sisi ekonomi, terjadi penurunan dukungan anak, keluarga besar, dan lingkungan tetangga kepada Lansia, sementara terdapat trend beban yang ditanggung Lansia semakin panjang. 
     
    Lansia tidak hanya menanggung anak tetapi juga cucu. Dari sisi hukum, munculnya kasus hukum baik pidana maupun perdata kepada Lansia. Lansia yang sebagai otak maupun pendukung kejahatan pidana. Dan dari sisi sosial terjadi disharmoni interaksi dan komunikasi Lansia dengan keluarga, sesama lansia dan masyarakat.
     
    Kadinas Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM, menyambut baik kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Komite III. Disampaikan oleh Ketut,  Umur Harapan Hidup (UHH) orang Bali saat ini rata-rata  73,35 tahun.  Lebih tinggi dari angka Nasional yang hanya 73.06 tahun. Menyadari layanan kesehatan menjadi salah satu ujung tombak peningkatan UHH, maka  program dan kebijakan kesehatan bagi lansia diprioritaskan pada peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi Lansia di fasyankes primer (khususnya puskesmas santun). Jumlah puskesmas santun di provinsi Bali hingga saat ini mencapai 20 dari 45 puskesmas yang ditargetkan.

    Pilihan Redaksi

  • PHDI Minta Jenazah yang Dititipkan di Rumah Sakit Agar Segera Dikuburkan Atau "Mekinsan di Geni"
  • Tahanan Lapas Kerobokan Diduga Kendalikan Peredaran Narkoba
  • Bea Cukai Denpasar Musnahkan Barang Bukti Hasil Penindakan Senilai Rp1,3 M
  • >  
    Penanganan lansia yang dilakukan oleh dinas sosial provinsi Bali meliputi penanganan di dalam panti dan di luar panti. Penanganan di dalam panti dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti pemenuhan kebutuhan dasar, kegiatan spiritual, kegiatan  ketrampilan dan kegiatan kesenian. Adapun penanganan di luar panti dilaksanakan dalam bentuk kegiatan bantu lanjut usia, perawatan sosial (home care), dukungan  keluarga (family support), terapi (day care) dan lanjut usia berbasis masyarakat, demikian penjelasan Dewa Gede Mahendra Putra selaku Kadinas sosial pemprov Bali. 
     
    Menutup rapat kerja daerah dengan pemprov Bali, Novita menyampaikan apresiasinya kepada pemprov Bali yang telah mengundangkan Perda No 11 Tahun 2018 tentang Kesejahteraan Lansia.  Kehadiran Perda menjadi komitmen dan keberpihakan pemda terhadap kesejahteraan lansia, baik dari sisi alokasi anggaran daerah maupun penanggung jawab pelaksana kebijakan di tingkat daerah. Novita juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, masyarakat, keluarga dan dunia usaha dalam penanganan lansia. (bbn/rls/rob)

    Penulis : Rilis Pers

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Komite III DPD RI Bali Contoh Lansia


    DELIVERYBALI

    BALI GROCERY DELIVERY

    Same day delivery for your daily needs every day from before 3 pm

    For Purchase contact on Whatsapp +6281 3201 45567

    Tokopedia & Shopee : BALI GROCERY

     

     



    News Lainnya :

    Kamis, 28 Mei 2020 | 19:00
    Bertambah 5, Pasien Covid-19 di Bali Jadi 420 Orang, 314 Pasien Sembuh
    Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dapat menyampaikan per ...
    Kamis, 28 Mei 2020 | 18:25
    Bupati Eka Belum Setuju Wacana "New Normal" Pariwisata
    Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti belum setuju penerapan 'new normal' pada bidang pariwi ...
    Kamis, 28 Mei 2020 | 18:10
    2 PMI dari Kelurahan Sesetan dan Panjer Positif Covid-19
    Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Kota Denpasar terus meningkat. Pada Kamis (28/5), sebanyak 2 o ...
    Kamis, 28 Mei 2020 | 18:00
    Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Didominasi Usia 18-45 Tahun
    Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar saat ini memang masih fluktuatif, kendati jumlah pasien ...
    Kamis, 28 Mei 2020 | 17:55
    2 Hari Nihil Kasus Positif, Penyebaran Covid-19 di Buleleng Mulai Terkendali
    Selama dua hari terakhir tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di Buleleng. Hal tersebut menun ...


    Berita Lainnya

    Selasa, 26 Mei 2020 | 21:30
    Sumbang Ribuan Paket Sembako, Intip Sumber Penghasilan Wanita Muda Bali Ini
    Pandemi Covid-19 yang kini tengah melanda dunia sangat memukul usaha masyarakat. Bahkan banyak dari ...
    Senin, 11 Mei 2020 | 13:50
    Lelah Hidup di Jakarta, Hotman Paris Ingin Bertani dan Pelihara Bebek di Bali
    Lelah menggeluti profesinya sebagai pengacara selama 36 tahun di Jakarta, Hotman Paris ingin hidup d ...
    Senin, 18 Mei 2020 | 10:45
    Aktifitas Permukaan Matahari Turun Drastis, Waspadai Berbagai Bencana
    Para ilmuwan mengatakan, Matahari saat ini tengah memasuki periode ‘lockdown’ yang berpo ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV