Siksa Anak Hingga Patah Tulang, Ibu ini Dituntut 2 Tahun Penjara - Beritabali.com

Hukrim

Siksa Anak Hingga Patah Tulang, Ibu ini Dituntut 2 Tahun Penjara

Rabu, 10 April 2019 | 20:30 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Fani Fatimah (28) yang tega menganiaya anak kandungnya sendiri, oleh Jaksa Made Ayu Citra Maya Sari,SH hanya dituntut selama 2 tahun penjara. Fatimah mengaku tuntutan jaksa terlalu tinggi. 

Pilihan Redaksi

  • Ditreskrimsus Polda Bali Tahan 2 Anak Buah Ketut Sudikerta
  • Tangan Diikat Borgol Plastik, Sudikerta Dikonfrontir dengan 2 Tersangka Lain
  • Gubernur Koster Lantik 12 Pejabat Eselon II Pemprov Bali
  •  
    Di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Sri Wahyuni Ariningsih,SH.MH, terdakwa hanya terlihat menangis mendengar Jaksa menuntutnya penjara 2 tahun.
     
    "Saya menyesal pak hakim. Saya mohon pak hakim bisa memberikan keringanan hukuman," ucap terdakwa langsung mengajukan pembelaan pada sidang di PN Denpasar, Rabu (10/4/2019).
     
    Jaksa dari Kejari Denpasar ini menyatakan terdakwa bersalah dan hanya menjeratnya dengan Pasal 76 C Pasal 80 ayat (2), dan (4) UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Hakim akan mengagendakan sidang putusan pada 24 April usai pemilu.
     
    Sebagaimana diketahui, kasus ini sempat jadi perhatian para pengunjung sidang, hingga banyak yang menangis. Terlebih saat anak kandungnya yang saat ini berumur 6 tahun dihadirkan dalam persidangan untuk didengarkan kesaksiannya.
     
    Dalam pengakuannya, tidak hanya dicubiti, bahkan bocah ini juga dapat penyiksaan dipukuli hingga berwajah lebam. Sadisnya lagi, ia juga mengalami patah tulang lengan dan sempat dilempar p

    Pilihan Redaksi

  • Rp. 30 Miliar Lebih Dana Hibah dari Badung untuk Gianyar
  • Meski Kalah di Tahun 2014, Bali Tetap Spesial Bagi Prabowo
  • PSK Didenda Rp. 300 Ribu, Pemulung Didenda Rp.500 Ribu
  • isau dapur hingga mengenai kakinya.
     
    Jaksa Maya juga menjelaskan kepada hakim bahwa korban sempat dirawat di rumah sakit akibat penganiayaan yang dilakukan ibunya (terdakwa) selama satu minggu akibat luka cukup berat pada bagian kepala.
     
    Penyiksaan yang dilakukan ibunya disaat korban masih nerumur 5 tahun. Dimana saat itu terdakwa mengandung bayi 4 bulan dari suami kedua ( ayah tiri korban).
     
    Penganiayaan yang dilakukan terdakwa kepada korban hingga terpaksa dilaporkan pihak keluarga, dilakukan pada 29 Juni 2018, Pukul 22.00 WITA di dalam kamar tidur rumahnya, karena kesal dengan korban yang menagis berebut telepon genggam dengan kerabatnya Hasnah.
     
    Karena terdakwa stres dan marah itulah, lantas menempeleng pipi kiri anaknya dan mengambil sapu lidi memukul punggung serta kepala korban berkali-kali hingga tubuh korban mengalami bengkak dan kepala korban bersimbah darah. [bbn/maw/psk]

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Siksa Anak Denpasar


    DELIVERYBALI

    BALI GROCERY DELIVERY

    Same day delivery for your daily needs every day from before 3 pm

    For Purchase contact on Whatsapp +6281 3201 45567

    Tokopedia & Shopee : BALI GROCERY

     

     



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV