Ditreskrimsus Polda Bali Tahan 2 Anak Buah Ketut Sudikerta - Beritabali.com

Hukrim

Ditreskrimsus Polda Bali Tahan 2 Anak Buah Ketut Sudikerta

Rabu, 10 April 2019 | 21:00 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Dua pekan ditetapkan sebagai tersangka tanggal 28 Maret 2018 lalu, terkait laporan Alim Markus Boss Grup Maspion dalam laporan dugaan penipuan, penggelapan, Tindak Pidana Pencucian Uang dan pemalsuan sertifikat tanah Pelaba Pura Jurit Uluwatu, penyidik Ditreskrimsus Polda Bali akhirnya menahan tersangka Wayan Wakil dan Anak Agung Ngurah Agung, sejak Rabu (10/4) pagi. 

Pilihan Redaksi

  • Tangan Diikat Borgol Plastik, Sudikerta Dikonfrontir dengan 2 Tersangka Lain
  • Direktur Reskrimsus Polda Bali Tolak Penangguhan Penahanan Sudikerta
  • KPU Bali: Belum Ada Keputusan Inkrah, Status Sudikerta Masih Sah Sebagai Caleg
  •  
    Namun untuk tersangka adik ipar Sudikerta, Ida Bagus Herry Trisna Yuda belum dilakukan penahanan karena masih menjalani pemeriksaan. Dengan demikian, kedua tersangka ini akan “berkumpul” bersama mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang sebelumnya dijebloskan ke ruang tahanan Mapolda Bali.
     
    Penahanan tersangka Wayan Wakil dan Anak Agung Ngurah Agung dibenarkan Direktur Ditreskrimsus Polda Bali Kombespol Yuliar Kus Nugroho. Menurut Kombes Yuliar, dua tersangka ditahan sejak Rabu (10/4). 
     
    “Ya keduanya sudah kami tahan,” tegasnya, Rabu (10/4). 
     
    Menurut Kombes Yuliar, dalam pemeriksaan, tersangka Wayan Wakil mengakui dirinya telah menyerahkan Sertifikat Hak Milik (SHM) No 5048 yang diduga palsu kepada tersangka I Ketut Sudikerta. Selain itu, Wayan Wakil juga mengakui telah menerima aliran dana sebesar Rp 8 miliar dari Pecatu Bangun Gemilang, terkait dari hasil penjualan tanah Pelaba Pura Jurit Luhur Uluwatu, Kuta Selatan. 
     
    “Tersangka Wayan Wakil juga mengakui telah menerima aliran dana sebesar Rp 19 miliar dari tersangka Anak Agung Ngurah Agung atas penjualan tanah tersebut,” bebernya. 
     
    Sedangkan berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka Anak Agung Ngurah Agung, perwira melati tiga dipundak itu menjelaskan, tersangka mengakui telah menerima uang sebesar Rp 26 miliar dari tersangka I Ketut Sudikerta. Pengakuan lainnya yakni, dia telah melakukan pelepasan hak terhadap SHM No 5048 yang diduga palsu kepada pelapor Alim Markus. 
     
    “Jadi, tersangka Anak Agung Ngurah Agung ini menyerahkan uang sebesar Rp 19 miliar kepada tersangka Wayan Wakil yang merupakan bagian dari Rp. 26 miliar yang diterima dari tersangka Sudikerta,” urai Kombes Yuliar. 
     
    Di sinilah, kata Kombes Yuliar, peran aktif kedua tersangka Wayan Wakil dan Anak Agung Ngurah Agung m

    Pilihan Redaksi

  • Ditreskrimsus Ungkap Peran 4 Tersangka dalam Kasus Sudikerta
  • Istri Sudikerta: Mohon Doanya untuk Suami Saya
  • Ditreskrimsus Polda Bali Sita Sejumlah Aset Sudikerta
  • Telusuri Dana Rp 150 Miliar, Polda Periksa 3 Anak Buah Sudikerta
  • Bantah Kabur ke Singapura, Sudikerta Mengaku ke Jakarta untuk Selesaikan Perkaranya
  • elakukan penipuan tersebut. 
     
    “Sehingga berdasarkan hasil pemeriksaan dan didukung dengan bukti permulaan yang cukup, kedua tersangka kami tahan,” tegasnya. 
     
    Seperti diberitakan, mantan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta berstatus tersangka dan ditahan penyidik Ditreskrimsus Polda Bali, sejak Kamis (4/4) malam. Mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar di Bali ini terlibat kasus penipuan, penggelapan, pemalsuan sertifikat dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), terkait kasus tanah Pelaba Pura Jurit, Uluwatu Kuta Selatan seluas 3300 meterpersegi dan 38,650 meterpersegi. 
     
    Kasus ini dilaporkan oleh pihak Maspion Grup dalam hal ini Alim Markus dengan kerugian Rp 150 miliar. Selain Sudikerta, tiga anak buahnya yakni tersangka Wayan Wakil, Anak Agung Ngurah Agung dan Ida Bagus Herry Trisna Yuda juga berstatus tersangka. Tak hanya itu, penyidik kepolisian sudah menyita asset tanah dan uang milik tersangka Sudikerta yang nilainya mencapai miliaran rupiah. [bbn/spy/psk]

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Sudikerta Tersangka


    Komodo Liveaboard And Phinisi Cruise Sailing | Bali Phinisi Yacht

    Liveaboard Indonesia, Luxury Sailing Yacht Charter, Luxury Pearl Through The Archipelago. Behike Yacht Private Cruises offer incredible journeys through some of the most extraordinarily beautiful and exotic destinations. Contact us Today 081337567123



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV