Kenalkan Konsep Eco-Fashion dan Zero Waste, Prodi Pengelolaan Konvensi & Peristiwa PIB Gelar Pengabdian Masyarakat - Beritabali.com

Informasi

Kenalkan Konsep Eco-Fashion dan Zero Waste, Prodi Pengelolaan Konvensi & Peristiwa PIB Gelar Pengabdian Masyarakat

Rabu, 12 Juni 2019 | 07:30 WITA

Beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Menjadi ramah lingkungan adalah kata kunci dalam skenario perkembangan kehidupan di abad 21. Saat ini dunia tengah berlomba-lomba untuk mengangkat isu lingkungan, mencoba untuk kembali ke alam, dan menggaungkan konsep go-green, eco-friendly, zero waste di semua aspek kehidupan, tak terkecuali di dunia fashion. Pembuat garmen atau tekstil bergeser ke arah penggunaan pewarna alami. Limbah dari pewarna alami ini dikembalikan ke alam dan menjadi pupuk. Pewarna alami tengah mendapatkan kembali popularitasnya di industri desain fashion, menimbulkan pertanyaan apakah zaman keemasan pewarna alami akan kembali lagi? Baik di masa lalu, masa sekarang, masa depan, dan keberlanjutan produk fashion berbahan dasar alami akan menjadi produk unggulan di ranah internasional dan banyak disajikan khususnya pada pameran-pameran bertaraf intenasional. Secara langsung maupun tidak langsung, produk kain dengan konsep eco-fashion serta zero waste menggunakan bahan pewarna alami ini berpotensi untuk menjadi daya tarik dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) di Indonesia. Hal tersebut melatarbelakangi Program Studi (Prodi) D4 Pengelolaan Konvensi & Peristiwa (PKP) Politeknik Internasional Bali (PIB) menyelenggarakan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Wisma Harapan Dalung, 28-30 Mei 2019 yang lalu. Dosen prodi PKP yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini sebanyak 3 dosen dan juga melibatkan sekitar 8 mahasiswa. Kepala Program Studi PKP, Dwi Novita Cahyaningtyas Permatasari, S.I.P, M.B.A., M.A yang sekaligus sebagai narasumber sosialisasi menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini ingin memperkenalan pewarna alami sebagai alternatif dalam dunia fashion. "Kami ingin memperkenalan pewarna alami sebagai alternatif dalam dunia fashion yang digandrungi kaum millennial dan GenZ serta menciptakan kain dengan konsep eco-fashion dan zero waste sebagai produk unggulan dalam pameran internasional," jelas Dwi Novita yang merupakan alumni UGM, double degree dengan Hochschule Osnabrück, University of Applied Sciences Germany. Selain sosialisasi tentang konsep eco-fashion dan zero waste yang diikuti sekitar 50 peserta dari Panti Asuhan Wisma Harapan Dalung, dalam rangkaian pengabdian masyarakat selama tiga hari, juga dilakukan pelatihan menulis karangan deskripsi bertema “Pesona Pariwisata Indonesia” dengan menggunakan media film pada siswa Seminari Tuka Dalung. Pelatihan ini disampaikan oleh Elsita Lisnawati Guntar, S.S.,M.Pd, dosen Program Studi PKP. Sedangkan di Panti Pondok Yatama La-Royba dilaksanakan penyuluhan "Dampak Bahaya Sampah Pelastik Terhadap Lingkungan" yang disampaikan oleh dosen Program Studi PKP yang lain yaitu Putu Ade Wijana, S.S.,M.Par. Dalam pengabdian masyarakat di tiga panti tersebut, Prodi PKP juga bekerjasama dengan PT Saka Agung Abadi dalam membagikan sembako kepada pengasuh dan anak-anak panti asuhan. Sementara itu, direktur PIB Prof. Dr.Ir. Sulistyawati, M.S.,M.M.,M.Mis.,D.Th.,Ph.D., D.Ag mengatakan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam rangka mengamalkan salah satu tridarma perguruan tinggi, selain pendidikan dan penelitian. “Dosen selain mengajar dan meneliti juga memiliki tanggungjawab melakukan pengabdian kepada masyarakat seperti yang dilaksanakan di tiga panti asuhan tersebut,” ucap Prof. Suli. Lebih lanjut Prof. Suli juga menekankan bahwa dipilihnya panti asuhan-panti asuhan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kepekaan sosial dosen dan mahasiswa selain memberikan solusi berdasarkan kajian akademik atas kebutuhan, tantangan atau persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. "Dosen dan mahasiswa harus mampu memberi solusi kepada masyarakat berdasarkan kajian akademis, khususnya kebutuhan atau masalah yang sedang dihadapi masyarakat,   seperti masalah lingkungan maupun kebutuhan di sektor pariwisata,"pungkas Prof. Suli. (gus/adv)

Pilihan Redaksi

  • Jurnalis Amerika Tertarik Kebijakan Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Denpasar
  • Pembatasan Plastik Sekali Pakai Bisa Hadirkan Gaya Hidup Ramah lingkungan
  • Momentum BBGRM di Badung Dorong Gerakan Kurangi Sampah Plastik
  • style="border: 1px solid #e3e3e3;width: 25%;float: left;margin: 10px 10px 0 0;">

    Pilihan Redaksi

  • Jadi Even Ramah Lingkungan, Dekorasi PKB Utamakan Bahan Alami
  • Wow, Untuk Hasilkan Lulusan Berkualitas, Kampus Ini Sediakan Hotel dan Asrama Mahasiswa
  • PIB Didik Mahasiswa Kuliah Sambil Jadi Tour Guide
  • Penulis : Berita Advertorial

    Editor : Gus


    TAGS : Pib Politeknik Internasional Bali Pariwisata Tabanan Penmas Go Green Eco Friendly Zero Waste


    Komodo Liveaboard And Phinisi Cruise Sailing | Bali Phinisi Yacht

    Liveaboard Indonesia, Luxury Sailing Yacht Charter, Luxury Pearl Through The Archipelago. Behike Yacht Private Cruises offer incredible journeys through some of the most extraordinarily beautiful and exotic destinations. Contact us Today 081337567123



    News Lainnya :

    Kamis, 09 Juli 2020 | 22:30
    24 Napi Lapas Kerobokan Dipindahkan ke Bangli
    Secara resmi, 24 orang narapidana Narkotika Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan dipindahkan ke ...
    Kamis, 09 Juli 2020 | 21:50
    Jukung Terbalik, Nelayan Asal Abang Menghilang
    Seorang nelayan bernama Nyoman Cenik (45) asal Desa Bunutan, Abang, Kabupaten Karangasem dikabarkan ...
    Kamis, 09 Juli 2020 | 21:35
    Peran Krama Istri Desa Adat Bali dalam Menyiasati Penyebaran Covid-19
    Ny Putri Suastini Koster menjadi pembicara dalam seminar virtual via zoom yang digelar oleh Majelis ...
    Kamis, 09 Juli 2020 | 21:20
    Gubernur Koster Tambah Pendanaan Rp50 Juta Satgas Gotong Royong Desa Adat
    Pada kesempatan yang sama, atas peran penting desa adat dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi p ...
    Kamis, 09 Juli 2020 | 21:00
    1.493 Desa Adat di Bali Miliki "Pararem" Cegah "Gering Agung"
    Keseluruhan desa adat di Bali yang berjumlah 1.493, pada Kamis (9/7) tercatat kesemuanya telah ...


    Berita Lainnya

    Rabu, 17 Juni 2020 | 15:45
    Demo Papua di Renon Dibubarkan Pecalang
    Sedikitnya 10 mahasiswa asal Papua berdemo di Bundaran Renon persis di depan Plaza Renon, Sanur, Den ...
    Kamis, 18 Juni 2020 | 22:25
    Ratusan Sopir Logistik Aksi Mogok Karena Rapid Test Mahal, Ini Kata Sekda Indra
    Ramai diberitakan di media, ratusan sopir logistik yang akan menyeberang ke Bali menggelar protes di ...
    Rabu, 01 Juli 2020 | 20:10
    Tatanan Hidup Bali Era Baru, Koster: Tidak Ada Kerumunan, Hiburan Malam, Apalagi Tajen
    Dalam kegiatan tatap muka dengan camat, perbekel dan lurah se-Bali pada Rabu (1/7), Gubernur Koster ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV