Batasi Aktivitas, Presiden Jokowi: Saatnya Kerja, Belajar dan Ibadah di Rumah - Beritabali.com

News

Batasi Aktivitas, Presiden Jokowi: Saatnya Kerja, Belajar dan Ibadah di Rumah

Minggu, 15 Maret 2020 | 17:00 WITA

bbn/antara

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo meminta segenap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona dan penyakit Covid-19. Salah satu caranya, menurut Jokowi, adalah dengan memulai mengurangi aktivitas di luar rumah.

Pilihan Redaksi

  • Menhub Budi Terinfeksi Corona, Ini Imbauan Sekda Indra bagi Pejabat di Daerah
  • Menhub Budi Positif Corona, Mensesneg Pratikno: Tidak Perlu Panik
  • Pasien Positif Corona di Indonesia Naik Menjadi 96 Orang, 8 Orang Sembuh
  • "Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.
    Menurut Jokowi, langkah ini perlu dilakukan agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan lebih maksimal.
    "Agar penyebarannya bisa kita hambat dan stop," ujar Kepala Negara.
    Selain itu, Jokowi juga meminta semua orang untuk mulai bekerja sama dan saling tolong-menolong agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan baik.
    "Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong-menolong dan bersatu padu. Gotong royong, kita ingin ini jadi gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 bisa ditangani maksimal," ujar Jokowi.
    Dalam menangani penyebaran virus corona atau Covid-19, Jokowi memastikan bahwa pemerintah akan terus berkomunikasi dengan Badan Kesehatan Dunia atau WHO.
    "Dan menggunakan protokol kesehatan WHO, serta konsultasi dengan ahli kesehatan masyarakat dalam mengatasi penyebaran Covid-19," ucapnya.
    Saat ini, Jokowi menjelaskan, pemerintah telah membentuk Gugus Tugas yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo.
    Pembentukan gugus tugas dilakukan untuk mensinergikan semua unsur lembaga, baik itu pusat dan daerah, dalam menangani Covid-19.
    Presiden Joko Widodo juga menyatakan pemerintah daerah dapat mengeluarkan banyak kebijakan demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Salah satunya adalah meliburkan sementara proses belajar mengajar di sekolah dan universitas dan mengimbau mereka belajar di rumah. 
    "Kemudian membuat kebijakan tentang sebagian ASN bisa bekerja dari rumah dengan menggunakan interaksi online dengan tetap mengutamakan pelayanan prima kepada masyaakat," ujarnya. 
    Selain itu, Presiden juga menyebutkan untuk meningkatkan pelayanan pengetesan infeksi Covid-19 dan pengobatan secara maksimal dengan memanfaatkan kemampuan rumah sakit daerah bekerja sama dengan swasta. Meski demikian, Presiden Jokowi mengingatkan agar pemerintah daerah melaksanakan pemetaan terlebih dahulu terkait penyebaran virus corona di daerahnya. 
    Melalui monitoring itu, kepala daerah diminta segera menentukan status daerahnya. 
    "Saya minta kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota untuk terus memonitor kondisi daerahnya dan berkonsultasi dengan pakar medis dalam menelaah setiap situasi yang ada," ujar Presiden Jokowi. 
    "Kemudian, terus berkonsultasi dengan BNPB, untuk menentukan status daerahnya apakah siaga darurat ataukan tanggap bencana non alam," lanjut dia. 

    Penulis : Media Network

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Presiden Joko WIdodo Batasi Aktivitas Corona


    Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

    Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV