Desa Adat Pucang Keluarkan Perarem Denda Rp1 Juta bagi Pendaki Naik Gunung Agung - Beritabali.com

News

Desa Adat Pucang Keluarkan Perarem Denda Rp1 Juta bagi Pendaki Naik Gunung Agung

Rabu, 11 September 2019 | 10:30 WITA

Turis nekat mendaki di Gunung Agung beberapa waktu lalu (bbn/ist)

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KARANGASEM.
Demi keselamatan, salah satu desa di Kecamatan Kubu, Karangasem mengeluarkan aturan adat atau perarem dengan sanksi atau denda bagi pendaki yang menaiki Gunung Agung sebesar Rp1 Juta.

Pilihan Redaksi

  • Kebakaran Hutan Lereng Gunung Agung Masih Tersisa Satu Titik
  • Wilayah Hutan Lereng Gunung Agung yang Terbakar Meluas Menjadi 10 Hektar
  • Wilayah Hutan Lereng Gunung Agung yang Terbakar Meluas Menjadi 3,5 Hektar
  •  
    Seperti dikutip dari Liputan6.com, Camat Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali, Nyoman Suratika membenarkan adanya aturan tersebut. "Iya pararem baru kemarin (keluar)," kata Suratika saat dikonfirmasi, Selasa 10 September 2019.
     
    Suratika menjelaskan, pararem tersebut dikeluarkan oleh Desa Adat Pucang yang berada di dekat lereng Gunung Agung. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan para pendaki Gunung Agung. Sebab beberapa waktu lalu sebagian hutan di kawasan Gunung Agung terbakar.
     
    "Iya itu desa paling dekat, kurang lebih ada 3 kiloan (kilometer), dekat sekali, dekat lereng gunung. Karena kebakaran kemarin hampir habis itu, kalau tidak sigap warga kalau tidak sigap aparat keamanan habis hutan itu," ujarnya.
     
    Dia menyebut, penerapan pararem itu sudah melalui pertimbangan yang matang. Salah satunya karena status Gunung Agung masih di lev

    Pilihan Redaksi

  • Ekonomi Bali Triwulan III Diprediksi Terakselerasi Naik 5,90%
  • Kemen ESDM Anggarkan Rp100 M Bangun Politeknik Energi Baru Terbarukan di Bangli
  • Pertumbuhan Ekonomi Bali Triwulan II Melambat
  • el siaga yang bisa terjadi erupsi kapan saja.
     
    "Itu kan dengan dasar pertimbangan desa adat setempat dan sudah ada larangan dari BMKG. Semasih gunung ini aktif di level siaga. Karena selama ini banyak juga turis-turis yang naik mungkin itu," kata Suratika.
     
    "Satu sisi penyebab (lainnya) terjadinya kebakaran. Kemudian, barangkali kalau erupsi nanti kan bikin susah semua, evakuasi, keselamatan pendaki itu dan itu sudah dipertimbangkan dengan matang mengingat yang kemarin banyak yang naik takutnya erupsi," sambungnya.
     
    Suratika mengatakan, pararem denda Rp 1 juta bagi pendaki akan diberlakukan selama Gunung Agung berstatus siaga atau lebih. Tetapi jika normal, pararem tersebut bisa dicabut kembali.
     
    "Selama gunung ini erupsi dan gunung ini statusnya siaga. Nanti kalau sudah normal kembali pararem itu akan dicabut. Ini demi keamanan bersama kita menyelamatkan nyawa mereka (Pendaki)," ujarnya. (bbn/rls/rob)

    Penulis : Rilis Pers

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Perarem Desa Adat Pucang Karangasem Denda Pendaki Gunung Agung


    Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

    Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV