Hukrim

Ungkapan Pembelaan Sudikerta Jelang Persidangan

Rabu, 11 September 2019 | 22:25 WITA
Ungkapan Pembelaan Sudikerta Jelang Persidangan

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Kasus yang menjerat mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta yang dilaporkan pihak bos PT Maspion Grup, Alim Markus akan dijadwalkan memasuki sidang perdana, Kamis (12/9) di PN Denpasar.
 
Namun pria yang pernah menjadi wakil Bupati Badung selama dua periode di masa pemerintahan AA Gede Agung, itu ternyata berkesempatan menggoreskan ungkapan hatinya atas kasus yang menjeratnya hingga kini harus dititipkan di Lapas Kelas II A Kerobokan.
 
Di dalam pengapnya sel, pria yang akrab disapa Tommy ini menuliskan secarik kertas yang kemudian diketik oleh kerabat atau keluarga. Pada ketikan sebanyak tiga lembar dan berisikan tulisan penuh dua lembar, itu berisikan ungkapan semacam pembelaan atas kasus yang menjeratnya.
 
 
Dirinya tidak ingin bentuk diamnya selama ini akhirnya memunculkan opini masyarakat yang akhirnya menuding dirinya seakan 100 persen bersalah atas laporan yang ditudingkan pihak Alim Markus.
 
Menariknya surat tersebut langsung ditujukan kepada rekan-rekan media dengan membeberkan bagaimana awal dirinya bertemu dengan Alim Markus. Intinya selama ini Sudikerta mengaku memilih diam dan menerima langsung ditahan oleh penyidik tanpa memberikan keterangan apapun kepada pers, tidak lain lantaran ingin menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum.
 
Namun bentuk diamnya itu disadari justru membuat "luka" bagi keluarga (istri dan anak-anak) serta keluarga besar, sahabat dan para kerabat. "Tidak lebih karena saya ingin menunjukkan kepada masyarakat sebagai warga negara yang taat hukum. Sehingga membiarkan proses hukum berjalan," demikian ungkapan yang dikutip dari salah satu kerabat keluarga Sudikerta.
 
Dalam ungkapan yang dituliskan Sudikerta dirinya mengulas soal fakta yang sebenarnya. Termasuk soal kasus yang sudah di SP3 kan hingga pelapor mengajukan (Gede Subakat) untuk Pra-peradilan juga ditolak permohonannya oleh Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar.
 
"Karena tidak ada pemalsuan surat, tidak ada penggelapan dan tidak ada penipuan, maka uang yang saya terima bukanlah hasil kejahatan, sehingga tidak ada tindak pidana pencucian uang," tulis Sudikerta dalam ungkapannya.
 
Ada lima poin hal yang disimpulkan oleh mantan Penguasa partai Golkar di Bali, ini dalam ungkpannya. Salah satunya pada poin pertama disebutkan bahwa bahwa dirinya tidak terbukti adanya tindak pidana pemalsuan surat, karena tidak ada pihak yang dirugikan. 
"Saya juga tidak mengetahui soal adanya sertifikat No.5048 dengan luas tanah 38.650 m² tersebut dan tidak pernah membuat atau menyuruh orang lain untuk melakukan pemalsuan," tulisnya dalam poin pertama.
 

BACA JUGA:

li.com/assets/CKImages/images/IMG_20190911_184606.jpg" style="width: 446px; height: 600px;" />
 
Dan selanjutnya, di poin kedua pria asal bukit Pecatu Kuta Selatan ini juga menuliskan bahwasannya dirinya tidak melakukan tindak pidana penggelapan. "Uang yang saya terima adalah merupakan uang milik saya yang dikelola oleh PT Pecatu Gemilang," tulisnya.
 
Ada beberapa poin lagi yang ia jabarkan dalam tulisannya, dimana pada intinya bahwa apa yang ditudingkan dan disangkakan padanya akan dibuktikan dalam persidangan. Dirinya pun berharap Majelis Hakim yang menangani perkara ini bisa menilai seadil adilnya, sebagaimana ungkapan yang ia tuliskan dalam sel sejak dirinya ditahan oleh Penyidik Polda Bali tertanggal 4 April 2019 atau sekurang kurangnya selama 5 bulan menjalani proses penyidikan dari Polisi hingga di Kejaksaan. (bbn/maw/rob)

Penulis : Made Ari Wirasdipta

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Sudikerta Ungkapan Pembelaan Jelang Persidangan


The Best Cargo Company in Bali - ADHI DARMA CARGO

ADHI DARMA CARGO is an International Freight Forwarder  that established in 1995. Adhi Darma Cargo specialized in International Air Freight and Sea Freight Forwarder and Logistics Transportation Solutions with it’s office and warehouse located  in Ubud - Bali, Indonesia. Contact us Today : 082339597441



News Lainnya :

Kamis, 23 September 2021 | 23:15
Puluhan Difabel di Denpasar Tuntas Vaksinasi Dosis Kedua
Puluhan difabel di Kota Denpasar tuntas menjalani vaksinasi hingga dosis kedua pada Kamis (23/9).&nb ...
Kamis, 23 September 2021 | 23:10
Viral Pohon Kelapa Bercabang Delapan, Sempat Ditawar Rp15 Juta
Pohon kelapa bercabang delapan ditemukan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur milik Kateno (56), warga D ...
Kamis, 23 September 2021 | 23:05
Pulau Terluar di Lombok Bakal Punya Pos Pantau
Dalam melakukan pemantauan pulau terluar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Polres Lombok Barat, Polda ...
Kamis, 23 September 2021 | 22:50
Sejumlah Atap Rumah Warga Rusak Disapu Puting Beliung
Sejumlah rumah warga di tiga Desa di Lombok Tengah, disapu angin puting beliung, Kamis (23/9) pukul ...
Kamis, 23 September 2021 | 22:40
Wabup Lombok Utara Jadi Tersangka Korupsi Proyek RSUD
Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat menetapkan Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto (D ...


Berita Lainnya

Rabu, 15 September 2021 | 13:45
Bola Api Turun dari Langit, Warga Teriak Histeris
Sebuah video yang memperlihatkan kemunculan sebuah benda yang memancarkan cahaya berwarna merah di t ...
Kamis, 16 September 2021 | 14:50
Viral Cewek Pelihara Ular Raksasa Bikin Merinding
Video cewek yang memelihara ular raksasa membuat warganet merinding. Bagaimana tidak, penampakan ula ...
Sabtu, 18 September 2021 | 16:20
Viral Cowok Cekikikan Lihat Laut Hilang di Pantai
Video cowok yang sedang liburan di pantai baru-baru ini menjadi viral. Bagaimana tidak, cowok itu sy ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Denpasar Terkini

Lihat Semua

Berita Bali TV