Cegah Virus Corona, Wanita di Kanada Tutupi Kepala Pakai Galon - Beritabali.com

News

Cegah Virus Corona, Wanita di Kanada Tutupi Kepala Pakai Galon

Kamis, 30 Januari 2020 | 13:00 WITA

bbn/vancouverisawsome

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DUNIA.
Virus corona menyebar luas ke negara-negara di luar China. Penyebaran virus mematikan itu membuat warga dunia ketakutan dan berupaya melindungi diri mereka agar tak terjangkit virus tersebut.

Pilihan Redaksi

  • Virus Corona Meluas ke 14 Negara dan 4.593 Orang Positif
  • Otoritas Kesehatan China Sarankan Obat HIV untuk Pengobatan Virus Corona
  • Pasien Pramugari di BRSUD Tabanan Negatif Virus Corona
  • Berbagai cara dilakukan oleh warga dunia agar tak terjangkit virus tersebut. Salah satunya wanita di Kanada yang menggunakan galon untuk menutupi kepalanya agar tak terinfeksi virus corona.
    Foto penampakan wanita mengenakan galon ini beredar luas di media sosial. Ia tampak mengenakan galon berukuran kecil saat sedang di Bandara Internasional Vancouver, Kanada.
    Seperti dikuti Suara.com, dialihbahasakan dari Vancouver Is Awesome, Kamis (30/1/2020), tampak wanita itu sedang berdiri menunggu bongkar muat barang bawaan di Bandara Internasional Vancouver. Ia memotong bagian bawah galon dan mengenakannya di kepala.
    Selain itu, ia juga melubangi bagian belakang galon tersebut agar rambutnya yang dikuncir bisa masuk.
    Hal serupa juga ditemukan Hong Kong. Seorang ibu dan anaknya mengenakan masker kemudian ditutupi dengan galon yang telah dilubangi bagian bawahnya.
    Korban kematian akibat epidemi virus corona di China dilaporkan terus meningkat. Hingga Kamis (30/1/2020) korban tewas telah mencapai 170 orang dan lebih dari 1.700 infeksi baru terkonfirmasi, demikian laporan pemerintah setempat.
    Disadur dari laman Channel News Asia, Kamis pagi, sebanyak 37 dari dari 38 kematian baru terjadi di Provinsi Hubei yang merupakan pusat penyebaran penyakit menular yang menyebabkan meningkatnya ketakutan secara global itu. Kematian lain terjadi di Provinsi Sichuan barat daya, kata pemerintah pusat di China.
    Sementara itu, sejumlah negara asing telah menerbangkan warganya keluar dari daerah itu, karena jumlah kematian melonjak dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyuarakan "keprihatinan serius" tentang penyebaran virus corona orang-ke-orang di tiga negara lain.
    Lebih dari 50 juta orang telah dikurung di dalam dan sekitar Wuhan, kota industri pusat di mana wabah pertama kali dimulai.

    Penulis : Media Network

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Wanita Kanada Tutup Kepala Galon


    Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

    Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV