Pasien Covid-19 Asal Desa Pengambengan Jembrana Kembali Meninggal - Beritabali.com

News

Pasien Covid-19 Asal Desa Pengambengan Jembrana Kembali Meninggal

Jumat, 04 September 2020 | 16:55 WITA
Covid-19, meninggal, protokol pemakaman covid-19, Desa Pengambengan

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, JEMBRANA.
Jumlah kasus kematian karena Covid-19 di Kabupaten Jembrana kembali bertambah. Terbaru, satu orang warga Pengambengan berusia 65 tahun meninggal dunia dan sudah dimakamkan menggunakan protokol pemakaman covid-19.

Pilihan Redaksi

  • Salah Satu Kepala OPD Pemkab Jembrana Positif Covid-19
  • Sembuh dari Covid-19, Kabid di OPD Jembrana dan Anaknya Dipulangkan
  • 1 Pasien Covid-19 Asal Desa Pengambengan Jembrana Meninggal
  • Dari data dihimpun gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Jembrana, secara keseluruhan kini total kematian berjumlah 4 orang.
    "Pasien yang meninggal laki-laki usia 65 tahun. Meninggal kemarin malam pukul 20.45 WITA di RSU Negara. Awalnya Pasien dirawat di ruang isolasi sejak 28 agustus dan tercatat sebagai pasien suspek dengan keluhan sesak. Dari hasil swab yang keluar hasilnya tanggal 30 agustus 2020, pasien ini dinyatakan positif covid-19, memiliki komorbid (penyakit penyerta) hipertensi dan paru," ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Jumat (4/9/2020).
    Dengan tambahan kasus kematian itu, Arisantha membenarkan sudah ada dua orang warga asal Desa Pengambengan yang meninggal dunia. Bahkan keduanya berasal dari banjar yang sama. Sesuai protokol covid-19, pasien langsung dimakamkan di TPU Desa Pengambengan tadi pagi.
    "Kita masih lakukan tracing kontak terhadap pasien ini. Termasuk akan mengambil sampel swab dari keluarganya dan beberapa kontak dekatnya," papar Arisantha.
    Catatan pasien terkonfirmasi di Jembrana secara kumulatif sudah menyentuh angka 161 orang. Per hari ini kembali bertambah kasus positif sebanyak 4 orang. Arisantha merinci tambahan kasus itu berasal dari Desa Baluk merupakan Klaster bidan yang bekerja di puskesmas I Negara. Setelah sebelumnya ibu, anak dan keponakannya yang tertular, kini giliran ayahnya (61 tahun) terkonfirmasi positif.
    Penambahan kedua juga seorang bidan asal Loloan Timur bekerja di UGD RSU Negara. Bidan ini terkonfirmasi positif setelah sebelumnya sempat mengeluh alami anosmia (gangguan penciuman pada hidung). Sedangkan penambahan ketiga seorang kepala seksi bekerja di Kantor Camat Mendoyo berusia 48 tahun. 
    Pasien asal Mendoyo Dangin Tukad ini terkonfimasi positif setelah sebelumnya ada riwayat bepergian ke daerah dengan catatan kasus tinggi. Terakhir, penambahan yang keempat dari seorang warga asal Yehembang. Sebelum dinyatakan positif dari hasil swab, pasien ini ada keluhan demam dan sempat bepergian keluar Jembrana.
    Selain penambahan pasien, hari ini juga dinyatakan sembuh satu orang pasien terkonfirmasi yang jalani isolasi mandiri di hotel. Sehingga jumlah pasien sembuh di Jembrana kini tercatat 106 orang.
    "Penambahan covid-19 masih akan terjadi bahkan hingga dua bulan diprediksi akan mencapai puncaknya. Karena itu tetap laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin untuk memutus penyebarannya," tandas Arisantha.

    Penulis : Kontributor Jembrana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Covid-19 Meninggal Protokol Pemakaman Covid-19 Desa Pengambengan


    The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

    We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV