Pilkada Serentak Diadakan 9 Desember 2020 dengan Protokol Kesehatan - Beritabali.com

Politik

Pilkada Serentak Diadakan 9 Desember 2020 dengan Protokol Kesehatan

Jumat, 29 Mei 2020 | 09:00 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
DPR melalui Komisi II bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan KPU RI menyepakati pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Kesepakatan tersebut diambil usai ketiga pihak melakukan rapat kerja, Rabu (27/5/2020).

Pilihan Redaksi

  • "Nyejer" Pejati dan Politik Ritual
  • Golkar Bali Bentuk Satgas Bantuan Hukum Covid-19, Apa Tugasnya?
  •  
    Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia mengemukakan, kesepakatan juga sudah merujuk pertimbangan dan dukungan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terhadap pelaksanaan Pilkada melalui surat Ketua Gugus Tugas Nomor: B 196/KA GUGAS/PD.01.02/05/2020 Tanggal 27 Mei 2020
    "Maka Komisi II DPR RI bersama Mendagri RI dan KPU RI setuju pemungutan suara serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020," kata Doli, Rabu (27/5/2020) seperti dikutip dari Suara.com.
    Komisi II sekaligus menyetujui usulan perubahan terhadap Rancangan Peraturan KPU RI tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020. Di mana tahapan selanjutnya dimulai pada 15 Juni 2020.
    "Dengan syarat, bahwa seluruh tahapan pilkada harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan, berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19, serta tetap berpedoman pada prinsip-prinsip demokrasi," ujar Doli.
    Atas keputusan tersebut, Doli meminta KPU RI, Bawaslu RI dan DKPP RI untuk mengajukan usulan tambahan anggaran terkait Pilkada di provinsi, kabupaten/kota secara lebih untuk kemudian dapat dibahas oleh pemerintah dan DPR.
    Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan pilkada serentak tetap dilaksanakan pada 9 Desember sebagaimana Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang penundaan Pilkada 2020.
    Hal itu ia sampaikan saat gelaran rapat kerja dengan Komisi II DPR RI. Dalam paparannya, Tito mengungkapkan bahwa 47 negara di dunia yang melaksanakan pemilihan umum tahun ini tetap melanjutkan. Meski ada sebagian yang menunda, tetapi penundaan hanya perpindahan bulan bukan tahun. Adapun pelaksaan Pilkada serentak nantimya tetap bakal mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.
    "Belajar dari pengalaman negara lain dan kemudian bagaimana mensiasatinya, pilkada Desember ini tetap kita laksanakan namun protokol kesehatan kita komunikasikan dan kita koordinasikan," kata Tito, Rabu (27/5/2020).
    Terkait pelaksanaan Pilkada pada Desember mendatang, Tito mengatakan pihaknya telah melakukam komunikasi dengan Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganam Covid-19. Ia berujar mereka mendukung dengan catatan tahapan Pilkada harus mematuhi protokol kesehatan.
    "Kami sudah komunikasikan dengan Kemenkes dan Gugus Tugas, prinsipnya mereka lihat belum selesai 2021 mereka dukung 9 Desember. Namun protokol kesehatan dipatuhi, disusun dengan mengikutsertakan mereka-mereka dan waktu pelaksanaan bersama dan bisa menjadi pendorong," ujar Tito.

    Penulis : Media Network

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pilkada Protokol Kesehatan


    Komodo Liveaboard And Phinisi Cruise Sailing | Bali Phinisi Yacht

    Liveaboard Indonesia, Luxury Sailing Yacht Charter, Luxury Pearl Through The Archipelago. Behike Yacht Private Cruises offer incredible journeys through some of the most extraordinarily beautiful and exotic destinations. Contact us Today 081337567123



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV