Pilkades Desa Muncan Diwarnai Keributan Antar Pendukung Calon - Beritabali.com

Hukrim

Pilkades Desa Muncan Diwarnai Keributan Antar Pendukung Calon

Minggu, 24 November 2019 | 18:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KARANGASEM.
Puluhan Anggota Kepolisan dan TNI tampak berjaga di areal Kantor Desa Muncan, Selat, Karangasem pascakeributan yang diduga terjadi antar pendukung calon.

Pilihan Redaksi

  • 14 Petahana Tumbang dalam Pilkades Serentak di Karangasem
  • Dandim dan Kapolres Karangasem Terjun Langsung Amankan Pilkades Serentak
  • Balik ke Golkar, Artha Dipa Siap Tarung di Pilkada Karangasem?
  • Informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), sebelum keributan yang berujung pemukulan ini terjadi, awalnya salah satu saksi calon atas nama inisial GAI berada di dalam Kantor Desa untuk menyaksikan Pleno penghitungan suara.
    Diduga ketika berada di dalam ruangan Kantor Desa, antara GAI dengan inisial GNA sempat saling melontarkan kata-kata yang membuat emosi keduanya menjadi tidak terkendali. 
    Tak mau ribut dikantor Desa, GAI kemudian keluar dari areal kantor, namun masalah tak selesai sampai disana, di depan Kantor Desa keributan justru kembali terjadi bahkan sampai terjadi pemukulan terhadap GAI.
    "Tadi sebelum Pleno mereka ada di dalam, katanya sempat saling lontarkan kata-kata, kemudian keluar dan terjadi keributan hanya saja untuk aksi pemukulan seperti yang dikatakan saya tidak tahu secara pasti karena keburu ramai dan saya juga masih ada di dalam ruangan," tutur PLT Kepala Desa Muncan, Kadek Darmika, Minggu (24/11/2019).
    Kapolsek Selat, AKP. I Gede Sunjaya Wirya, SH bersama Danramil Selat, Kapten Inf. Made Ardana dan Camat Selat yang datang langsung ke lokasi bersama anggotanya mengatakan, begitu pihaknya mendapat informasi tersebut, ia langsung menuju Kantor Desa muncan.
    Hanya saja begitu sampai di Kantor Desa Muncan, GAI yang dikatakan sempat terkena pukul sudah tidak ada di rumahnya lagi, menurut Sunjaya saat itu yang bersangkutan dikatakan sudah pergi mengendarai mobil untuk melapor ke Polisi.
    "Kami sedang patroli di Desa Peringsari dapat informasi langsung menuju TKP, kita mendatangi rumah GAI yang katanya kena pukul tetapi yang bersangkutan dikatakan sudah pergi untuk melapor," kata Sunjaya.
    Sementara itu, berdasarkan pengakuan GAI ketika dikonfirmasi, permasalahan tersebut berawal ketika Pleno, disana GAI sedang mencari foto dan merekam video untuk dokumentasi namun muncul kata-kata hingga akhirnya menyulut emosi keduanya.
    "Karena sedang berlangsung rapat pleno saya langsung keluar agar tidak mengganggu, tahu -tahunya di luar sudah ada banyak orang datang dan salah satunya ada yang main pukul sampai jatuh dan bibir saya luka," ujarnya.
    Tak sampai disana, setelah terjatuh ia kembali ditarik hingga jatuh lagi. Sampai akhirnya dilerai. Setelah itu, GAI kemudian digotong ke rumah, sesampainya di rumah ternyata GNA datang dan melakukan tindakan kekerasan kepada ayah GAI hingga mengalami sejumlah luka. 
    "Saya melerai hingga sempat bergulat, sempat membalas mukul juga namun tangan saya digigit sampe luka sampai ada tetangga datang dan melerai barulah ia pergi," tandasnya.
    Meski demikian, hingga berita ini ditulis, dari pihak terduga pelaku GNA belum bisa dikonfirmasi terkait dengan kejadian pemukukan tersebut. Sementara informasi terakhir kedua belah pihak tengah dipertemukan di Polsek Selat untuk dimediasi.

    Penulis : Kontributor Karangasem

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pilkel Serentak Karangasem Keributan Desa Muncan


    The Best Cargo Company in Bali - ADHI DARMA CARGO

    ADHI DARMA CARGO is an International Freight Forwarder  that established in 1995. Adhi Darma Cargo specialized in International Air Freight and Sea Freight Forwarder and Logistics Transportation Solutions with it’s office and warehouse located  in Ubud - Bali, Indonesia. Contact us Today : 082339597441



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV