Ini Alasan Koster Cetuskan Kebijakan Tatanan Kehidupan Era Baru - Beritabali.com

Informasi

Ini Alasan Koster Cetuskan Kebijakan Tatanan Kehidupan Era Baru

Sabtu, 11 Juli 2020 | 21:10 WITA
pandemi Covid-19, Koster, Era Baru, pariwisata

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Guna memulihkan kembali denyut roda perekonomian Bali yang sempat melemah selama tiga bulan lebih akibat pandemi Covid-19, Gubernur Wayan Koster telah mempersiapkan langkah strategis penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru dalam tiga tahapan. 

Pilihan Redaksi

  • Era Baru, Momentum Lebih Disiplin Protokol Kesehatan
  • Mobil VW Wagub Cok Ace Pimpin "Touring" Dimulainya Tatanan Bali Era Baru
  • Gubernur Koster Resmi Berlakukan Tahap I Tata Kehidupan Era Baru
  • Tahapan pertama Tatanan Kehidupan Era Baru telah dimulai pada Kamis (9/7) lalu yang ditandai dengan pelepasan rombongan mobil kuno “Road to Penerapan Tata Kehidupan Era Baru Provinsi Bali” oleh Gubernur Koster di halaman Kantor Gubernur Bali, Denpasar. Kegiatan ini pula dibarengi  dengan kunjungan pada sejumlah objek. 
    Kemudian disusul pada Sabtu (11/7), Gubernur Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) meresmikan diberlakukannya Tatanan Kehidupan Era Baru di Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Badung. Selain itu, pada kesempatan ini juga dilaksanakan penerapan digitalisasi kawasan wisata pantai Pandawa berbasis Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).
    Dijelaskan Gubernur Koster, penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru ini mengingat masyarakat Bali sudah cukup lama aktivitasnya dibatasi akibat pandemi Covid-19, hingga berdampak pada perekonomian masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengambil langkah untuk melaksanakan Tatanan Kehidupan Era Baru di tengah pandemi.
    "Untuk diketahui pelaksanaan Tatanan Era Baru terbagi dalam tiga tahap. Yakni tahap pertama tanggal 9 Juli untuk masyarakat lokal. Selanjutnya tahap kedua nanti tanggal 31 Juli aktivitas diperluas untuk sektor pariwisata untuk wisatawan Nusantara. Jika semua berjalan lancar, tahap ketiga tanggal 11 September 2020 akan dibuka untuk wisatawan mancanegara," jelas Gubernur Koster.
    Dikatakan Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini, 52% perekonomian masyarakat Bali bergantung pada aktivitas pariwisata. Sehingga dengan adanya pandemi Covid-19 ini, masyarakat Bali sangat merasakan dampaknya.
    "Sebagian besar kehidupan perekonomian di Bali ditopang oleh pariwisata. Karena situasi ini, pariwisata di Bali tidak bisa beraktivitas sama sekali. Sehingga kita merasakan dampaknya sangat luar biasa terhadap keseluruhan kehidupan perekonomian yang ada di Bali yang berkaitan dengan kepariwisataan," ujarnya.
    Oleh karena itu, sebagai Gubernur Bali yang juga sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, pihaknya lantas mengambil kebijakan penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru. Kebijakan ini pun telah menjadi kesepakatan semua bupati/walikota se-Bali serta berbagai pihak yang menjadi bagian dari GTPP Covid-19 Bali dan juga kabupaten/kota. Yang kemudian secara bersama-sama diputuskan penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru untuk masyarakat produktif dan aman Covid-19 secara bertahap, selektif dan terbatas. 
    "Pertama adalah tetap kita menangani Covid 19 ini dengan sebaik-baiknya agar masyarakat kita sehat dan aman dari covid-19. Yang kedua adalah bersamaan dengan penanganan covid-19 ini juga kita harus berani memulai aktivitas perekonomian. Kita tidak mungkin seterusnya akan menjalani sesuatu yang tidak ada kepastiannya, jadi karena itu pilihannya adalah dua-duanya kita jalankan secara bersama-sama. Penanganan konflik sebagai bagian dari pada upaya kita menangani kesehatan masyarakat agar bebas dan aman dari Covid-19 dengan sebaik-baiknya dengan semua pihak bersamaan dengan itu juga kita memulai aktivitas perekonomian di Provinsi Bali ini," jelasnya dengan rinci.
    Untuk mengawali penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru akan bisa  terlaksana dengan baik sesuai tujuan, Gubernur Koster memulai pelaksanaanya secara sekala-niskala. Hal ini sesuai dengan keyakinan dan tradisi kearifan lokal masyarakat Bali. 
    "Tahapan ini diawali dengan upacara yadnya Pemahayu Jagat pada tanggal 5 Juli yang lalu di Penataran Pura Besakih bertepatan dengan Purnama Kasa. Hari baik yang kita pilih pada saat itu adalah untuk mengucapkan syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Memohon tuntunan dan bimbingan Beliau agar penanganan Covid-19 di provinsi Bali dapat kita jalankan dengan relatif baik. Kasus di Provinsi Bali dapat kita kendalikan, yang sembuh bisa terus kita tingkatkan dan dengan doa kita semua agar yang meninggal ini tidak lagi bertambah. Itu yang kita jalankan secara niskala. Kemudian setelah itu kita melaksanakan tahapan yang pertama yang dimulai pada tanggal 9 Juli," terangnya.

    Penulis : Humas Bali Covid 19

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pandemi Covid-19 Koster Era Baru Pariwisata


    Komodo Liveaboard And Phinisi Cruise Sailing | Bali Phinisi Yacht

    Liveaboard Indonesia, Luxury Sailing Yacht Charter, Luxury Pearl Through The Archipelago. Behike Yacht Private Cruises offer incredible journeys through some of the most extraordinarily beautiful and exotic destinations. Contact us Today 081337567123



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV