Akses Keluar Masuk Buleleng Diperketat - Beritabali.com

Informasi

Akses Keluar Masuk Buleleng Diperketat

Jumat, 19 Juni 2020 | 18:30 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BULELENG.
Untuk beberapa hari ke depan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng memberlakukan pengetatan di pintu keluar masuk Kabupaten Buleleng. Baik itu dari dan ke Buleleng. Dengan begitu, masyarakat diminta untuk melengkapi administrasi perjalanan.  

Pilihan Redaksi

  • Prokom Setda Buleleng Tanam Bibit Terong dan Cabai di Lingkungan Kantor
  • Gugus Tugas Imbau PHRI Buleleng Bersabar Soal Pembukaan Pariwisata
  • Putri Suastini Koster Bagikan "Leaflet" Pencegahan Covid-19 di Buleleng
  • Pengetatan pada pintu keluar masuk Kabupaten Buleleng dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, seluruh masyarakat yang akan keluar atau masuk Kabupaten Buleleng diminta untuk melengkapi administrasi perjalanan. Kelengkapan administrasi diperlukan untuk menghindari kendala-kendala yang tidak diinginkan saat perjalanan. Termasuk bisa balik pulang ke daerah asal. Masyarakat diminta ikuti segala imbauan pemerintah yang semata-mata bertujuan untuk mengurangi penyebaran Covid-19. 
    “Buleleng saat ini transmisinya terjadi dari satu keluarga ke keluarga lain. Dan juga dari salah satu pelaku perjalanan yang menularkan ke tenaga medis maupun keluarga lainnya. Sehingga, saya harap masyarakat tetap mengikuti seluruh aturan yang ada,” jelas Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng yang juga Sekda Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat memberikan keterangan pers secara virtual bersama awak media terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, Jumat (19/6).  
    Selain itu, imbuh Suyasa, saat ini ada fenomena klaster pasar yang menjadi klaster yang sangat subur terjadinya penyebaran ataupun penularan Covid-19. Dengan fenomena tersebut, GTPP Covid-19 Buleleng terus memantau pasar agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Tentunya dengan lebih ketat lagi. Jika ada pendekatan-pendekatan humanis yang dilakukan oleh petugas, masyarakat diminta memahami dan menyadari hal tersebut. 
    “Jangan sampai menunggu tindakan-tindakan yang lebih represif untuk bisa menjalankan protokol kesehatan,” imbuhnya.   Sementara itu, data perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng menunjukkan bahwa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Buleleng secara kumulatif berjumlah 87 orang, PDP terkonfirmasi sembuh secara kumulatif 77 orang. Untuk PDP terkonfirmasi dalam perawatan sebanyak 10 orang (9 orang dirawat di Buleleng dan 1 orang di rujuk ke Denpasar).   
    Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 119 orang, ODP yang masih dipantau saat ini satu orang. sebanyak 109 orang berakhir masa pantau dan ODP terkonfirmasi sebanyak 9 Orang.  Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.775 orang yang terdiri dari OTG yang selesai masa pantau sebanyak 1.389 orang, OTG yang masih karantina mandiri sebanyak 311 orang, dirawat di Rumah Sakit Pratama Giri Emas dua orang , dan OTG terkonfirmasi sebanyak 73 orang .  
    Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala). Secara kumulatif berjumlah 3.780 orang dengan rincian 3.615 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari dan sisa yang masih dipantau sebanyak 165 orang yang terdiri dari pekerja kapal pesiar berjumlah 136 orang, TKI lainnya terdapat lima orang, pulang dari luar negeri ada satu orang, serta orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia berjumlah 23 orang. 

    Penulis : Humas Buleleng

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Buleleng Pengetatan


    The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

    We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV