Sejumlah Media Sebut Bali Kota Hantu, Gubernur Koster: Itu Tidak Benar - Beritabali.com

Informasi

Sejumlah Media Sebut Bali Kota Hantu, Gubernur Koster: Itu Tidak Benar

Minggu, 23 Februari 2020 | 11:40 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Terkait pemberitaan Bali seperti kota hantu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan hal Itu Tidak Benar. Pariwisata Bali masih ramai, puluhan ribu wisatawan baik domestik maupun mancanegara masih berkunjung ke Bali. 

Pilihan Redaksi

  • Bali Mandiri Energi, Koster: Rumah Hingga Hotel Dipasang "Solar Cell"
  • Pergub Angkutan Pangkalan Diterbitkan, Koster: "Suud Ngalih Uyut Nah"
  • Bali Sepi Wisatawan Seperti Kota Hantu, Kadis Pariwisata: Itu Hoax
  • Ini menunjukkan bahwa Bali masih sebagai destinasi pariwisata terbaik di dunia. Bali masih nyaman, dan menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan di tengah dampak wabah virus corona yang melanda Wuhan, China. 
    Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster usai menghadiri peluncuran Calendar of Even Tahun 2020 Kota Banjarmasin, di Pantai Double Six, Kuta, Badung pada Sabtu (22/2) malam.
    "Jangan percaya pada pemberitaan di beberapa media yang mengatakan Bali sebagai kota hantu. Berita tentang Bali jadi kota hantu saya tegaskan itu tidak benar, karena apa yang kita lihat sekarang, Bali masih hidup pariwisatanya," tegas Koster dalam wawancara dengan awak media.
    Di akhir wawancaranya, Koster  mengundang masyarakat dunia untuk tidak takut datang ke Bali, karena hingga saat ini Bali masih aman dan Ia berharap musibah virus Corona bisa segera diatasi.
    Sementara terkait peluncuran Calender of event pariwisata Banjarmasin, Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini menyampaikan bahwa sektor pariwisata memang semestinya terus dibangun karena semakin ke belakang sektor pariwisata menjadi sektor unggulan yang paling cepat dirasakan dampaknya oleh masyarakat dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
    Saat ini sektor pariwisata terus melonjak dan bahkan sekarang menempati peringkat kedua setelah minyak dan gas sebagai penghasil devisa negara. 
    "Pariwisata yang dikelola dan dipelihara dengan baik, tidak akan pernah habis tidak seperti sumber daya alam yang lain. Untuk membangun pariwisata semua daerah di Indonesia harus bersinergi satu sama lain. Suatu hari Banjarmasin juga diharapkan bisa maju pariwisatanya seperti Bali," pungkasnya.
    Sementara itu Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pariwisata Bali, meski banyak isu menerpa pariwisatanya tetap eksis. 
    Ibnu Sina menyampaikan bahwa Banjarmasin memiliki seribu sungai dan menjadi kota dengan sungai terindah di Indonesia. Untuk itu pihaknya optimis dengan potensi alam serta budaya yang dimiliki sektor pariwisata bisa menjadi sektor penggerak pertumbuhan perekonomian daerahnya. 
    Dengan peluncuran Calendar of Even 2020 di Bali ini, Ibnu Sina berharap akan menjadi titik awal yang baik bagi upaya membangun branding Banjarmasin dan merupakan momentum untuk belajar pariwisata langusng dari pusat pariwisata dunia yaitu Bali. 
    Acara peluncuran Calendar of Even 2020 Kota Banjarmasin juga diisi dengan pameran kerajinan Banjarmasin, pentas seni dan budaya. Turut hadir pada kesempatan ini perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali dan Kalimantan Selatan, Jajaran Forkopimda Banjarmasin, para pelaku pariwisata Bali dan Banjarmasin serta undangan lainnya.

    Penulis : Humas Provinsi Bali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Koster Bali Kota Hantu Tidak Benar


    Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

    Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV