Apakah Imlek Hari Buddhist? - Beritabali.com

Spiritual

Apakah Imlek Hari Buddhist?

Sabtu, 25 Januari 2020 | 13:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Banyak orang keturunan Tionghoa Buddhist setelah beralih memeluk agama lain seperti Kristen, Katolik, Islam, Hindu ataupun tidak beragama. Tidak lagi mau merayakan Imlek dengan mengatakan kalo mereka bukan lagi Buddhist. 

Pilihan Redaksi

  • Hari Raya Imlek Adalah Penanggalan Khonghucu
  • Umat Khonghuchu Sembahyang Tutup Tahun di Khongcu Bio Denpasar
  • Matakin Bali: Ucapan Imlek "Gong Xi Fa Cai" Kurang Tepat
  • Statement ini seolah olah mengimplikasikan bahwa Imlek adalah hari Buddhist. Imlek sesungguhnya bukan hari Buddhist jadi setiap orang keturunan Tionghoa apapun agamanya boleh merayakannya. Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok pada Tahun 65 M dibawa oleh dua orang Bhiksu dari Asia Tengah yang bernama Bhiksu Kasyapa Matangga dan Bhiksu Gobarana. 
    Pada saat Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok 1952 thn yang lalu, di daratan Tiongkok sudah ada dua ajaran yang dianut oleh warga setempat yaitu Taoisme dan Konfusianisme.
    Tapi Buddhisme tidak saling bersinggungan dengan dua ajaran setempat malah diterima dengan tangan terbuka oleh masyarakat disana. 
    Sehingga terjadilah sinkretisme (Percampuran Tiga Ajaran) yang kita kenal sekarang sebagai Sam Kaw Sam: Tiga Kaw: Ajaran (Tiga Ajaran). Pada saat itu awal Buddhisme masuk ke daratan Tiongkok, 1952 tahun yang lalu, masyarakat Tiongkok sudah merayakan Imlek selama 2763 tahun.
    Dari sejarah ini kita bisa menyimpulkan bahwa Imlek bukan hari Buddhist. Imlek dirayakan pertama kali pada: 4715 tahun yang lalu sejak dinasti awal di daratan Tiongkok yaitu dinasti XIA. Imlek dirayakan untuk menyambut datangnya musim semi, saat itu masyarakat Tiongkok hidup dari bercocok tanam dan selama datangnya musim dingin.
     Mereka tidak bisa beraktifitas di ladang mereka selama beberapa bulan. Dan ketika musim semi tiba mereka menyambutnya dengan suka cita karena bisa kembali beraktifitas di ladang mereka. 
    Datangnya musim semi ini mereka rayakan sebagai Tahun Baru Imlek dan mereka mengucapkan "SIN CHUN KIONG HI"  (Selamat datang musim semi ). Banyak orang keturunan Tionghoa di Indonesia mengatakan Imlek tahun ini (2020) adalah Imlek yang ke-2571.   Imlek ke- 2571 bukan lah Imlek yang dihitung sejak jaman dinasti XIA. Imlek 2571 adalah Imlek versi kaum Konfusianisme. Yang dihitung sejak tahun kelahiran Confusius / Nabi Kong Hu Cu. Confusius lahir pd thn 551 SM. Kaum Konfusianisme begitu berterima kasih kepada Confusius, yang telah mengajarkan mereka etika dan moralitas. Sehingga tahun lahir beliau dianggap sebagai Imlek pertama.Walau sesungguhnya masyarakat Tiongkok saat itu sudah merayakan Imlek selama  2147 tahun. 
    Kini aliran Confusius sudah masuk menjadi agama ke-6 di Indonesia. Sebagaimana halnya 5 agama sebelumnya yang masing-masing mempunyai hari besar keagamaan maupun hari raya, Kong Hu Cu pun demikian.
     Karena memang sebelumnya hanya aliran kepercayaan, bukan agama, yagn tidak mempunyai hari raya, dan Imlek satu-satunya hari yang selalu dirayakan oleh semua warga keturunan Tionghoa di semua penjuru dunia, maka dipakailah sekarang Imlek sebagai hari raya umat Kong hu Chu. Sekalipun mereka sendiri merasa keberatan,dan banyak pro dan kontra. 
    Yang penting,semua warga keturunan Tionghoa, bisa merayakan Imlek dengan penuh sukacita dan rasa syukur dengan bebas tanpa larangan, dan tidak sembunyi-sembunyi lagi, di bumi Nusantara, dan ikut berkontribusi menambah kebudayaan yang penuh warna.

    Penulis : Rilis Pers

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Hari Imlek Buddhist


    Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

    Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV