Yayasan Dharma Bhakti Gelar Upacara Sucikan Bayi yang Telah Meninggal - Beritabali.com

Spiritual

Yayasan Dharma Bhakti Gelar Upacara Sucikan Bayi yang Telah Meninggal

Senin, 07 September 2020 | 20:00 WITA
Yayasan Dharma Bakti, bayi yang telah meninggal, protokol kesehatan, keguguran

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Hadir sebagai solusi Yadnya saat pandemi Covid-19, Yayasan Dharma Bhakti Pura Puseh Denpasar menggelar upacara Dewa Yadnya, Senin (7/9) di Pantai Padanggalak. 

Pilihan Redaksi

  • Bayi Meninggal Karena Prosedur Rapid Test, Ini Klarifikasi RSAD Mataram
  • Kronologi Bayi Meninggal Karena Prosedur Rapid Test
  • Polisi Buru Pembuang Bayi di Sidakarya
  • Upacara meliputi Pengepah Ayu, Warak Kruron, Ngelangkir dan Ngelungah. Upacara ini diperuntukkan menyucikan atma para bayi yang telah meninggal
    Ketua Paguyuban Pinandita Yayasan Dharma Bhakti Pura Puseh Desa Adat Denpasar, Jero Kadek Iwan Wirawecana, SE  menjelaskan, kegiatan ini diikuti 120 Pemilet lintas kabupaten/kota di Bali. 
    Upacara tetap menerapkan protokol kesehatan, tanpa mengurangi makna upacara. Pemilet selalu diingatkan mengenakan masker dengan benar, dan menjaga jarak fisik.
    "Ini adalah upacara adat bagi bayi meninggal. Dipercaya atma masih mengandung unsur butha, sehingga upacara ini bertujuan menyelaraskan energi bayi agar bersih, sehingga dapat menyatu dengan Tuhan," ungkapnya. 
    Terkait penjelasan masing-masing upacara, Warak Kruron bertujuan menghilangkan energi buruk orang tua bayi. 
    Upacara Ngelangkir, diperuntukkan kepada bayi yang meninggal sebelum pusarnya terputus. Sedangkan upacara Ngelungah, diperuntukkan bayi yang meninggal sebelum gigi tanggal. 
    Kata dia, suasana berlangsung khusuk dan mengharukan. Terutama ketika doa permohonan maaf dari orang tua kepada bayi. 
    "Ini sekaligus simbolis bahwa pihak keluarga ikhlas atas kepergian bayi. Dalam Warak kruron tadi juga ada seremonial ada narasi, permintaan maaf dari orang tua kepada anak yang meninggal, baik keguguran yang disengaja maupun tidak," terangnya, yang didampingi Ketua Panitia acara, Jero Mangku Ketut Pasek Budiarta. 
    Jero Mangku Budiarta menjelaskan, kegiatan ini dipimpin oleh Ida Bagawan Agra Sagening dan Ida Bagawan Wiweka Dharma. 
    "Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat, dengan cara yang sederhana, sehingga biaya dapat dioptimalkan, namun tidak lepas dari teks-teks suci," ungkapnya.
    Dia menyebutkan, Yayasan Dharma Bhakti Pura Puseh Denpasar rutin menggelar kegiatan keagamaan dan sosial. Sebab hal itu yang menjadi landasan terbentuknya yayasan. Sebelumnya, yayasan itu juga menggelar pelatihan pemangku dan serati pemula, juga aksi donor darah. Dia berharap, kegaitan yayasan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dalam bertanya.

    Penulis : Rilis Pers

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Yayasan Dharma Bakti Bayi Yang Telah Meninggal Protokol Kesehatan Keguguran


    The Best Cargo Company in Bali - ADHI DARMA CARGO

    ADHI DARMA CARGO is an International Freight Forwarder  that established in 1995. Adhi Darma Cargo specialized in International Air Freight and Sea Freight Forwarder and Logistics Transportation Solutions with it’s office and warehouse located  in Ubud - Bali, Indonesia. Contact us Today : 082339597441



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV