Diduga Soal Warisan, Ibu dan Anak Dianiaya di Pematang Sawah - Beritabali.com

Hukrim

Diduga Soal Warisan, Ibu dan Anak Dianiaya di Pematang Sawah

Kamis, 19 Maret 2020 | 22:30 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Ni Nyoman Sumartini (51) dan anaknya I Putu Indra Yohana (24), keduanya warga Banjar Abing, Desa Sulangai, Petang Badung, mendatangi Polsek Petang, Kamis (19/3/2020) siang. 

Pilihan Redaksi

  • Korban Penganiayaan AWK Diteror, Keluarga Tidak Mau Damai
  • Kasus AWK Diduga Aniaya Ajudan, Polisi Dalami Keterangan Korban
  • Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Akan Laporkan AWK ke Badan Kehormatan DPD RI
  • Keduanya mengaku dianiaya sabit dan cangkul  oleh I NM alias Tika (71) di areal pematang sawah. Akibat penganiayaan itu, Ni Nyoman Sumartini mengalami luka terbuka di bagian kepala samping kiri, sedangkan anaknya luka terbuka pada bagian pangkal leher kiri.   Peristiwa penganiayaan itu terjadi saat kedua korban membersihkan rumput di areal sawah yang selama ini digarap oleh suaminya Wayan Adi Widana (52). Cerita pun bergulir bahwa sawah itu adalah warisan dan masih sengketa antara Widana dan kakak kandungnya tersangka Tika. 
    Menurut Kasubag Humas Iptu Ketut Oka Bawa, saat kejadian tersangka Tika baru datang ke sawah membawa cangkul dan sabit. Melihat ipar dan ponakannya datang ke sawah dan membersihkan rumput, tersangka Tika emosi.   Ketika akan menghampiri, sang keponakan I Putu Indra Yohana sempat menegurnya, bagaimana pak Man ? Tapi pertanyaan itu tidak direspon tersangka yang sudah emosi. 
    “Ini tanah saya, mau apa kamu? Tersangka langsung menebas sabit dan mengenai pangkal leher I Putu Indra Yohana,” beber Iptu Oka.
    Mahasiswa ini berusaha merebut sabit dan kemudian melemparkannya ke utara. Namun tersangka Tika makin kalap. Cangkul yang dipegangnya digunakan untuk menyerang adik iparnya, Ni Nyoman Sumartini. Nahas cangkul tersebut mengenai kepala korban. Dalam keadaan berdarah-darah, Sumartini berlari mendekat ke anaknya. 
    Melihat ibunya ditebas memakai cangkul, Yohana akhirnya baku hantam dengan tersangka. Yohana berhasil membuang cangkul dan melemparnya jauh-jauh. Warga yang melihat kejadian memberikan bantuan.   Kasus ini baru diketahui suami Sumartini, Wayan Widana Yasa yang sedang mengangkut buah manggis ke Desa Pelaga, sekitar pukul 10.00 WITA. 
    Saksi berangkat ke Puskesmas dan  mendapati istri dan anaknya sudah dalam keadaan luka-luka dibagian kepala dan leher.  "Setelah ditanya, istrinya menjawab dianiaya terlapor I NM alias Tika," ujar Iptu Oka.   Setelah kasusnya dilaporkan ke Polsek Petang, tersangka Tika langsung ditangkap."Terlapor sudah diamankan dan kasus ini diduga masalah harta warisan," terangnya.   

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Penganiayaan Ibu Dan Anak Petang Badung Warisan


    Komodo Liveaboard And Phinisi Cruise Sailing | Bali Phinisi Yacht

    Liveaboard Indonesia, Luxury Sailing Yacht Charter, Luxury Pearl Through The Archipelago. Behike Yacht Private Cruises offer incredible journeys through some of the most extraordinarily beautiful and exotic destinations. Contact us Today 081337567123



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV