Gedung Terancam Roboh, Kantor Pemadam Kebakaran Tabanan Dinilai Tidak Layak - Beritabali.com

News

Gedung Terancam Roboh, Kantor Pemadam Kebakaran Tabanan Dinilai Tidak Layak

Rabu, 04 Maret 2020 | 12:10 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Komisi I DPRD Tabanan melakukan kunjungan kerja ke Gedung Pemadam Kebakaran pada Selasa (3/3). Terungkap gedung tua yang masih difungsikan itu sudah tidak layak bahkan terancam roboh. Yang paling miris kasur tempat istirahat petugas di malam hari sudah berlubang.   Ketua Komisi I DRPD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi mengaku prihatin atas kondisi gedung tersebut. Sebab melihat dari kondisinya sangat sudah tidak layak. Padahal tugas mereka sangat berat.    "Lokasi titik kantor sangat strategis karena dekat dengan kota, namun sarana dan gedung sudah tidak layak," katanya.     Hadir pula anggota lainya I Made Arsana Yasa alias Sadam, Ni Made Dewi Trinayanti dan Ni Luh Wayan Dewi Marheni. Rombongan dewan diterima oleh Sekretaris Satpol PP Tabanan I Made Arimbawa dan Pelaksanaan Harian Kabid Pemadam Kebakaran I Wayan Suakta.    Dewan berkunjung pertama ke gedung sekretaris Pemadam Kebakaran. Mereka sudah disuguhkan dengan pemandangan sejumlah kasur petugas yang berlubang. Tak hanya itu gedung lantai bertingkat yang terancam roboh sejak lama itu masih digunakan petugas istirahat utamanya malam hari. Sebab setiap shif ada 25 orang petugas.    Padahal kondisinya sudah tidak layak karena lantai sudah bolong serta atapnya bisa dibilang beratap langit meskipun ada atap dari gedek namun hanya sekedar. Dan karena kekurangan tempat tidur kadang petugas istirahat di armada.    Dengan kondisi tersebut DPRD Tabanan akan memperjuangkan. Setiap rapat akan terus bersuara agar bisa sarana utamanya kendaraan dan gedung menjadi skala prioritas mendapat dukungan. 

Pilihan Redaksi

  • Dewan Geram Data Aset Disperindag Tabanan Amburadul
  • Tabanan Miliki Patung Ganesha Setinggi 7,5 Meter
  • Truk Pengangkut Air Mineral Terguling Masuk Got di Tabanan
  • "Kami tetap berusaha dan terus berusaha, kalau masalah mampu tidak mampu itu tergantung eksekutif nanti," imbuh Eka.   Meskipun demikian dengan kondisi sarana dan fasilitas belum maksimal Eka meminta petugas pemadam kebakaran tetap semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.  "Kita datang ke sini juga memberi semangat kepada kawan-kawan untuk tetap bersemangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.    Terkait hal tersebut Sekretaris Satpol PP Tabanan I Made Arimbawa didampingi Pelaksana Harian Kabid Pemadam Kebakaran I Wayan Suakta mengatakan pengajuan perbaikan gedung tiap tahun sudah diajukan. Hanya saja memang belum terealiasi. 
    "Kita sudah ajukan tiap tahun, mungkin karena keuangan sehingga belum bisa terealiasi," ujarnya.    Menurut Arimbawa dengan kondisi gedung seperti itu, gedung memang harus dibangun ulang dengan anggaran diprediksi mencapai Rp 700 juta. Hanya saja untuk armada mengingat yang maksimal bisa digunakan 2 kendaraan sudah mengajukan ke Pemda DKI Jakarta.    Tetapi menurut Arimbawa untuk memastikan harus ke Pemda DKI. Sebab dari informasi bahwa dari Pemda DKI ada 20 kendaraan yang akan dihibahkan ke daerah. "Kita masuk berjuang untuk dapatkan itu, kira-kira ada lampu hijau," katanya.     Dia pun berharap pimpinan juga ikut memperhatikan kondisi gedung yang sudah tidak layak. Apalagi tugas pemadam kebakaran sangat berat dan beresiko. 
    "Kami harapkan juga dari APBD ada dukungan. Paling tidak fasilitas dengan pelayananan seimbang," ujar Arimbawa. 

    Penulis : Kontributor Tabanan

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pemadam Kebakaran Tabanan Gedung Tidak Layak


    Komodo Liveaboard And Phinisi Cruise Sailing | Bali Phinisi Yacht

    Liveaboard Indonesia, Luxury Sailing Yacht Charter, Luxury Pearl Through The Archipelago. Behike Yacht Private Cruises offer incredible journeys through some of the most extraordinarily beautiful and exotic destinations. Contact us Today 081337567123



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV