BPOM Keluarkan Sertifikat Izin Edar Arak Bali, Wagub Cok Ace: Terima Kasih Dukungannya - Beritabali.com

Ekbis

BPOM Keluarkan Sertifikat Izin Edar Arak Bali, Wagub Cok Ace: Terima Kasih Dukungannya

Kamis, 05 Maret 2020 | 21:00 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Selain obat tradisional suplemen kesehatan dan kosmetik, saat ini Pemerintah provinsi Bali juga telah memberikan perhatian khusus pada Arak Bali sebagai minuman fermentasi khas Bali. Perhatian ini tertuang dalam peraturan Gubernur Bali nomor 1 tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi khas Bali. 

Pilihan Redaksi

  • Wagub Cok Ace Dukung BPOM Percepat Perizinan Obat Tradisional di Bali
  • Tingkatkan Stamina Pria, Arak Lemon Warnai HUT PDIP di Karangasem
  • Virus Babi Gampang Dibunuh Setelah Makan Babi, Minum Yogurt Atau Arak
  • Wagub Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat acara Dukungan Badan POM Terhadap Peningkatan Daya Saing Produk Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Melalui Percepatan Perijinan dan Binbingan Teknis di Kartika Plaza Hotel, Kuta, Badung, pada Kamis (5/3) siang mengatakan Pergub ini bertujuan memanfaatkan minuman fermentasi sebagai sumber daya ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan krama Bali. 
    Oleh sebab itu mekanisme pemasaran arak Bali telah diatur secara legal. Harapannya ke depan arak Bali yang diproduksi oleh masyarakat Bali dapat menjadi komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani atau para perajin tuak/arak.
    Proses legalisasi arak Bali ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan dari Badan POM. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan terutama melalui pengeluaran sertifikat izin edar arak Bali.
    Kepala Badan POM Republik Indonesia Dr. Ir. Penny K. Lukito, MCP dalam sambutannya menyampaikan hal ini adalah dukungan terhadap peningkatan daya saing produk. Dalam kesempatan ini juga nanti akan ada penyerahan hasil dukungan proses perizinan yang sudah berjalan.
    Badan POM adalah badan yang membawahi pengawasan obat herbal, kosmetik, suplemen kesehatan.  Arak Bali itu ada di bawah pengawasan pangan, pihaknya ingin kembali menyampaikan bahwa Badan POM sebagai institusi pemerintah yang menjamin aspek keamanan dan kualitas dari produk obat dan makanan yang diproduksi dan diedarkan di Indonesia pada intinya adalah melakukan pengawasan dimulai dari pre market dan post market. 
    "Jadi tugasnya Badan POM tidak hanya melakukan upaya-upaya pengawasan yang sifatnya post market," sebutnya.
    Pemerintah ingin memberikan suasana dunia usaha yang ramah dan dunia usaha yang memberikan terus investasi yang banyak dan daya saing pada produk yang diproduksi dan diedarkan di Indonesia. Maka Badan POM selalu dituntut untuk melakukan percepatan, jadi menumbuhkan dunia usaha yang baik dengan memberikan pelayanan publik yang lebih baik melalui percepatan perizinan dan tentunya memastikan juga para pelaku usaha bisa memenuhi standar standar yang ada.
    Tentunya aman dan berkualitas dan berdaya saing sehingga bisa mengisi dimensi yang sangat besar di negeri kita ini. Tentunya kita membutuhkan banyak usaha bersama lintas sektor. Berbagai program sudah dikerahkan dan sifatnya juga lintas sektor karena memang keberpihakan untuk UMKM membutuhkan kerjasama dengan lintas sektor dan lintas pemerintah pusat dan daerah. 
    Pihaknya juga dalam rangka untuk mendorong pengembangan herbal kita ada satgas pengembangan jamu dan fitofarmaka. Dalam kondisi sekarang wabah virus Corona di mana obat kimia itu bahan bakunya sangat tergantung dengan negara lain terutama China, kita harus berinovasi sekarang bagaimana mendatangkan bahan baku yang penting karena kemandirian kita masih menjadi tantangan dengan sumber bahan baku.
    "Saya menyampaikan selamat kepada Bali sebagai provinsi pertama yang berhasil menjadikan minuman tradisional “Arak Bali” minuman beralkohol tradisional yang melalui proses panjang sampai mendapatkan izin edar tidak mudah. Tentunya proses tersebut didukung, dalam arti bahwa memang kita harus menghargai keberagaman dan bahwa setiap wilayah sebaiknya memiliki kuliner atau pangan yang tradisional yang khas masing-masing. Bisa mendorong pada pengembangan pariwisata di wilayahnya masing-masing dan saya melihat pemerintah provinsi Bali sangat mendukung dan ada di depan mengeluarkan berbagai peraturan," jelasnya.
    Mudah-mudahan ke depan, kata dia, ini akan memberikan manfaat tidak hanya lokal tapi juga aspek nasional. Aspek tourism dan ekonomi lokal yang berkembang. Mudah-mudahan ini juga akan menjadi inspirasi, karena bukan hanya Bali yang mempunyai potensi tersebut dan berkeinginan untuk banyak sisi positifnya sehingga produk ini perlu kita berikan perizinan. 
    "Kita bisa lebih menjaga aspek standarnya, membatasi, mengendalikan dan mengontrol perlindungan masyarakat dari aspek penyalahgunaan. Jadi saya kira lebih baik dibandingkan membiarkan begitu saja, apalagi banyak sekali potensi yang bisa untuk kita semua manfaatkan," ujarnya.
    BPOM memberikan sertifikasi untuk herbal kosmetik yang bernuansa tematik herbal, yang khusus dari tanaman dari Bali. 
    "Saya kira tanggung jawab untuk menjaga aspek keamanan dan kualitas dari produk. Kami siap untuk membantu dengan pendampingan, semoga ini memberikan manfaat tidak hanya pemerintah daerah Bali, masyarakat Bali dan sekitarnya tapi juga untuk bangsa kita, secara nasional, seluruh masyarakat Indonesia," sebutnya.
    Pada kesempatan ini diserahkan Sertifikat CPKB/CPOTB Bertahap dan Nomor Izin Edar (NIE) Obat Tradisional, Kosmetik dan Pangan.

    Penulis : Rilis Pers

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Arak Bali Ijin Edar Badan POM


    The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

    We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV