Tangkal "Grubug" Babi dan Corona, Badung Gelar Upacara Nangluk Merana - Beritabali.com

Informasi

Tangkal "Grubug" Babi dan Corona, Badung Gelar Upacara Nangluk Merana

Senin, 09 Maret 2020 | 21:30 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Bupati Badung yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Eka Sudarwitha menghadiri Upacara Nangluk Merana dan Mepekelem di Pura Mas Ceti Ulun Tanjung Petitenget, bertepatan dengan Purnama Kesanga, Senin (9/3). 

Pilihan Redaksi

  • Masyarakat Bali Diminta Tetap di Rumah Saat "Ngembak Geni"
  • Kabar Baik: Kemensos Percepat Bantuan bagi 15,2 Juta Keluarga Miskin Terdampak Corona
  • Kabar Baik: Jokowi Minta Pemda Beri Bantuan Sosial kepada Pekerja Harian
  • BPS Badung Sinergi Dampingi Pelaku Pariwisata Isi Data Sensus Penduduk Online
  • Upacara yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini tergolong dalam jenis Bhuta Yadnya yang bertujuan untuk memohon keselamatan serta dijauhkan dari hal-hal yang bersifat negatif dan malapetaka dimana agar segala merana (hama) atau virus-virus maupun penyakit itu sirna.
    Upacara yang dipuput oleh Ida Pedanda Sakti Griya Telabah Banjar Batu Bidak Kerobokan Kuta Utara juga dihadiri oleh Anggota DPRD Badung AA Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Ida Bagus Made Sunartha, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Ni Wayan Kristiani, Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Pesedahan Agung I Made Sutama, Kadis Perhubungan. AA Ngr. Rai Yuda Dharma, Camat Kuta Utara  Putu Eka Parmana, Lurah Kerobokan Kelod I Made Wistawan, Bendesa Adat Kerobokan A.A Putu Sutarja, Ketua Harian PHDI Badung Gede Rudia Adiputra dan seluruh kelian subak se- Badung. 
    Kepala Dinas Kebudayaan  Badung I Gede Eka Sudarwitha disela-sela kegiatan menyampaikan pada pelaksanaan Upacara Nangluk Merana di Pura Mas Ceti Ulun Tanjung pada tahun ini dilaksanakan bertepatan dengan purnama kesanga, dengan harapan agar segala penyakit, hama yang ada di dunia, baik itu di sawah maupun di lingkungan terlebih lagi pada saat ini sedang merebaknya virus Corona (Covid-19) dan kasus kematian pada hewan ternak Babi agar bisa segera hilang dan sirna sehingga akan tumbuh kesejahteraan dan kemakmuran di jagat Badung, di Bali dan di dunia pada umumnya. 
    "Sesungguhnya segala merana atau penyakit itu bersifat sama yang merupakan hama atau petaka bagi manusia oleh karena itu diadakannya upacara dan upakara Nangluk Merana sebagai sarana kita berdoa bersama untuk selalu dilindungi oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar segala hal-hal negatif baik itu virus maupun hama yang dapat merugikan masyarakat bisa dihilangkan dan masyarakat kita selamat dihindarkan dari penyakit dan marabahaya," ujarnya.
    Lebih lanjut dikatakan dengan upacara nangluk merana ini, masyarakat seperti  petani yang mengandalkan kehidupannya dari pertanian dapat terhindar dari gangguan-gangguan hama ataupun penyakit yang mengganggu tanaman pertanian sehingga nantinya dapat memperoleh hasil panen yang memuaskan.
    Dalam acara tersebut  Kadis Kebudayaan Badung ikut melaksanakan persembahyangan bersama dengan seluruh masyarakat dan pekaseh se-Kabupaten Badung di Pura Mas Ceti Ulun Tanjung Petitenget serta ikut melalukan prosesi Mulang Pekelem di Pantai Petitenget.  

    Penulis : Humas Badung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Badung Upacara Nangluk Merana


    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV