1.443 Desa Adat di Bali Sudah Membuat Perarem Protokol Era Baru - Beritabali.com

Informasi

1.443 Desa Adat di Bali Sudah Membuat Perarem Protokol Era Baru

Selasa, 07 Juli 2020 | 21:20 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster meminta desa adat harus menerapkan aturan adat atau perarem yang mengatur protokol Tatanan Kehidupan Era Baru

Pilihan Redaksi

  • 9 Juli, Bupati Walikota Se-Bali Sepakat Mulai Tatanan Kehidupan Era Baru
  • Sejumlah Even Tandai Kesiapan Bali Memasuki Tatanan Hidup Era Baru
  • Perlukah Desa Adat Membuat Pararem dan Awig-awig Covid-19?
  •  
    “Dari 1.493 desa adat, sebanyak 1.443 desa adat sudah menyelesaikan peraremnya. Kita harapkan besok semua selesai sehingga mulai tanggal 9 Juli desa adat serentak menerapkan perarem penanganan covid 19,” ujarnya saat rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali yang dipimpin Gubernur Wayan Koster, Selasa (7/7) di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar.
     
    Mantan anggota DPR RI ini mengatakan dampak pandemi Covid-19 sudah cukup lama tanpa ada kepastian kapan akan berakhir. Oleh karena itu, pemerintah perlu bersikap untuk menghidupkan kembali aktivitas perekonomian di Bali yang terpukul karena terhentinya sektor pariwisata. 
     
    “Jika ini kita biarkan bisa menimbulkan masalah sosial baru dan muncul kerawanan di dalamnya,” terang Gubernur.
    Sebelumnya Gubernur Bali sudah mengeluarkan surat edaran Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. “Kalau mau dipertajam, diperdetil silakan Bupati/Walikota mengeluarkan kebijakan sesuai dengan kondisi di wilayahnya,” kata Gubernur.

    Penulis : Humas Bali Covid 19

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Koster Era Baru Desa Adat Pandemi Covid-19


    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV