Gugus Tugas Covid-19 Jembrana Tangani Jenazah Korban Positif Secara Steril - Beritabali.com

News

Gugus Tugas Covid-19 Jembrana Tangani Jenazah Korban Positif Secara Steril

Sabtu, 16 Mei 2020 | 15:45 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, JEMBRANA.
Sebagai antisipasi adanya korban jiwa akibat terpapar virus covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana  menggelar simulasi pemakaman dan penanganan jenazah. Acara simulasi digelar di RSU Negara, Sabtu (16/5).

Pilihan Redaksi

  • ASN Jembrana Urunan Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Covid-19
  • Pasien Positif Covid-19 di Jembrana Sembuh Lagi, Kali Ini PMI Asal Pekutatan
  • Seorang Guru dari Desa Baluk, Jembrana Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
  • Simulasi ini dihadiri unsur Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana. Diantaranya turut hadir Bupati Jembrana I Putu Artha selaku Ketua Gugus Covid-19 Jembrana, Kapolres Jembrana, Dandim Jembrana, Kajari Jembrana serta pejabat terkait, Para rohaniawan serta unsur tokoh masyarakat.
    Simulasi dimulai dari ruang isolasi negara ketika salah satu pasien covid-19 dinyatakan meninggal dunia. Sesuai protokol pemulasaran jenazah covid-19, manajemen RSU segera menghubungi lintas sektor via grup WA untuk persiapan pemakaman. Diantaranya dari TNI/Polri , FKUB termasuk dari pihak keluarga untuk segera hadir di RSU Negara dengan jumlah kehadiran terbatas. Setelah semuanya siap, jenazah kemudian dibungkus dengan plastik dan dilakukan dekontaminasi, serta sterilisasi menggunakan desinfektan.
     
    Sesuai aturan pihak keluarga juga tidak diperkenankan melihat jenazah. Pihak Rohaniawan atau keluarga menyerahkan semua proses penanganan jenazah kepada pihak Rumah sakit, sehingga seluruh rangkaian pemakaman akan diambil alih petugas kamar jenazah sesuai protokol kesehatan. Batas waktu diberikan tidak lebih dari 4 jam.
    Selain itu , jenazah yang sudah masuk dalam peti tidak boleh dibuka kembali dengan alasan apapun. Hal ini karena peti jenazah sudah dilakukan sterilisasi maka tidak ada alasan umat untuk menolak jenazah covid-19, karena sudah steril dan tidak akan menular.
    Sesuai protap, pihak Rumah Sakit Umum Negara siap memfasilitasi dengan ambulan sampai di pemakaman. Sementara TNI Polri siap  membantu mengamankan jalur dari RSU,  membantu proses penggalian kuburan dan mengamankan Lingkungan tempat Pemakaman, hingga seluruh prosesi pemakaman jenazah selesai. Apabila dilakukan kremasi kepolisian dari (Polres Jembrana) siap mengawal sampai ke tempat krematorium.
     
    Bupati Jembrana I Putu Artha usai simulasi mengatakan simulasi digelar agar pemerintah siap melakukan penatalaksanaan penanganan jenazah Covid-19.
     
    "Tentu kita semua berharap tidak ada kasus kematian covid-19 Jembrana. Kita ingin seluruh pasien yang dirawat segera sembuh. Tapi apabila kondisi buruk itu terjadi, dari simulasi tadi saya lihat pihak RSU Negara didukung TNI Polri dan FKUB sudah siap," ujar Artha.
     
    0Ia juga menilai proses simulasi telah berjalan dengan baik. Pemulasaran jenazah hingga pemakaman dilaksanakan sesuai protokol kesehatan oenanganan covid-19 .
    "Dari simulasi kita lihat pemakaman berlangsung sangat steril mulai dari ruang isolasi hingga tempat pemakaman," tutupnya.

    Penulis : Kontributor Jembrana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Simulasi Pemakaman Covid-19 Jembrana


    Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

    Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV