3.559 Orang Sudah Tes Swab di Denpasar - Beritabali.com

Informasi

3.559 Orang Sudah Tes Swab di Denpasar

Minggu, 05 Juli 2020 | 21:30 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar mencatat sedikitnya 3.559 masyarakat Kota Denpasar sudah melaksanakan Tes Swab, dan 13. 634 orang sudah melaksanakan Rapid Tes.

Pilihan Redaksi

  • Covid-19 di Denpasar: Bertambah 21 Kasus Positif, 10 Sembuh, 1 Meninggal
  • Covid-19 di Denpasar: 13 Pasien Sembuh, Tambah 29 Kasus Positif
  • Positif Covid-19 di Denpasar Kumulatif 649 Kasus
  • Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Sri Armini  dikonfirmasi Minggu (5/7) menjelaskan bahwa penamuan kasus menjadi fokus penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Sehingga dengan adanya data kasus berdasarkan nama dan alamat, maka kebijakan yang tepat sasaran akan lebih mudah dirancang dan diterapkan.
    “Hingga saat ini, jumlah masyarakat Kota Denpasar yang sudah mengikuti Tes Swab sebanyak 3.559 orang, sedangkan yang mengikuti Rapid Test sebanyak 13.634 orang,” ungkap Sri Armini.
    Pihaknya mengatakan, saat ini penularan covid 19 masih terjadi, namun jika mempedomani New Normal Indikator atau Indikator Adaptasi Kebiasaan Baru maka dari segi pelaksanaan tes Kota Denpasar sudah memenuhi kriteria. Hal ini lantaran jika dilihat dari perhitungan indikatornya yakni 3.500 tes untuk 1.000.000 penduduk maka angka yang dimiliki Kota Denpasar sudah memenuhi. 
    Namun pihaknya tetap mewanti-wanti agar masyarakat lebih disiplin lagi menerapkan protokol leaehatan. "Harus ada kesadaran yang tinggi dari seluruh elemen masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga dari hulu dapat dicegah adanya penularan yang baru," katanya.
    “Kota Denpasar penduduknya 962.000 jiwa, sedangkan tes yang dilaksanakan sudah 3.559 orang, ini sudah memenuhi, namun diperlukan penyeseuaian terhadap indikator lainnya untuk menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru,” jelas Sri Armini.
    Dengan pelaksanaan tes masif inilah mengakibatkan melonjaknya kasus. Hal ini lantaran semakin di cari semakin ditemukan kasus. Hal ini harus dilaksanakan guna menghindari adanya lonjakan tanpa pemetaan yang jelas.
    “Jika tidak di tes, maka kita tidak mengetahui pemetaan untuk dilaksanakan tracing, dan jika dibiarkan, dikhawatirkan akan terjadi ledakan kasus seperti bola salju, mengingat jumlah lansia yang berusia 45 tahun ke atas sebagai usia rentan di Kota Denpasar saat ini di kisaran  21,83 persen, inilah yang wajib kita waspadai,” katanya.
    “Dan kembali kami mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan masyarakat selama pelaksanaan tes masif ini, sehingga tidak terjadi penularan di tingkat keluarga, dan percepatan penanganan dapat dioptimalkan,” ajak Sri Armini.

    Penulis : Humas Denpasar

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Covid-19 Denpasar Tes Swab Rapid Test


    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV