Antisipasi Hama Tikus, Dinas Pertanian Gencarkan Pengendalian dan Burung Hantu - Beritabali.com

Informasi

Antisipasi Hama Tikus, Dinas Pertanian Gencarkan Pengendalian dan Burung Hantu

Minggu, 21 Juni 2020 | 23:10 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Untuk mengantisipasi meluasnya serangan hama tikus di lahan persawahan, krama subak dan kelompok tani diminta untuk lebih gencar melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus secara serius.

Pilihan Redaksi

  • Badung Kembali Cairkan Insentif bagi Tenaga Pariwisata Terdampak Covid-19
  • Begini Jalannya Proses Lelang Jabatan Eselon II di Pemkab Badung
  • Pandemi Covid-19, Badung Masih Miliki Dana Cadangan Rp500 Miliar
  • Antara lain dengan cara menjaga kebersihan saluran irigasi, pola tanam yang serentak, pengeropyokan, pengasapan, memelihara musuh alami dan langkah yang paling terakhir memasang racun tikus secara selektif serta upaya niskala sesuai keyakinan masyarakat Bali.
      Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana, S.Sos, Msi mengungkapkan hal itu pada kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Tikus bertempat di Subak Cemagi Let, Desa Cemagi Kecamatan Mengwi, beberapa waktu yang lalu. Pada acara ini dihadiri pula oleh Kepala UPT. BPTPH Bali, Perbekel Desa Cemagi, Babinkamtibmas dan krama Subak Cemagi Let. 
      Lebih lanjut dikatakan oleh mantan Kabag Organisasi ini, sesuai laporan petugas POPT saat ini serangan hama tikus sudah terjadi di beberapa subak dengan luas 63 Hektar, sedangkan khusus di Subak Cemagi Let yang luasnya sekitar 327 Hektar mendapat serangan tikus pada lokasi pembenihan sekitar 16 Hektar. Untuk mengurangi penggunaan racun tikus, pihaknya juga akan menjajaki kemungkinan pemanfaatan musuh alami tikus yaitu dengan budi daya burung hantu, dan mengajak seluruh krama subak di Badung untuk bersama-sama melaksanakan Gerdal agar hama tikus bisa dikendalikan dan produksi pangan utama bagi masyarakat bisa dipertahankan.
      Sementara itu Kepala UPT. BPTPH Bali Ir Nyoman Suastika, Msi mengharapkan agar petani mewaspadai serangan hama tikus ini karena jika tidak ditangani dengan serius bisa menyebabkan gagal panen. Untuk itu dikatakan Kementerian Pertanian sudah meluncurkan program terkait Covid-19 yakni Gerakan Pengendalian Hama Tikus Padat Karya untuk menjaga ketahanan ekonomi petani. Pihaknya mendukung kegiatan di Subak Cemagai Let ini karena Kabupaten Badung merupakan salah satu pemasok beras bagi Bali.

    Penulis : Humas Badung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Hama Tikus Badung


    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

    Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV