Presiden Jokowi Siapkan Sanksi bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 - Beritabali.com

News

Presiden Jokowi Siapkan Sanksi bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

Senin, 13 Juli 2020 | 16:35 WITA
Presiden Joko Widodo, protokol kesehatan Covid-19, sanksi, masker

bbn/Liputan6.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi berencana memberikan sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan virus Corona atau Covid-19. Sebab, Jokowi menilai tingkat kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan masih rendah.

Pilihan Redaksi

  • Presiden Jokowi ke Menteri-menteri: WFH Kayak Cuti, Padahal Kondisi Krisis
  • Jokowi Minta Polri "Gigit" Oknum yang Ingin Korupsi Anggaran Covid-19
  • Jengkel pada Menteri-menteri, Jokowi: Suasana Ini Krisis, Kerja Masih Biasa-biasa Saja
  •  
    "Tadi Presiden memberi arahan kemungkinan akan dipertegas disamping sosialisasi dan edukasi, adanya sanksi untuk pelanggaran atas protokol kesehatan," kata Menko PMK Muhadjir Effendy usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/7/2020) seperti dikutip dari Liputan6.com.
     
    Menurut dia, dasar hukum atas sanksi tegas tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut oleh kementerian/lembaga terkait. Muhadjir menjelaskan, sanksi tegas tersebut dibuat karena imbauan dan sosialisasi belum dapat membuat masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19.
     
    "Intinya Presiden melihat imbauan sosialisasi, dipandang belum cukup tanpa ada sanksi yang tegas terhadap pelanggaran. Terutama yang melanggar protokol kesehatan," kata dia.
     
    Untuk itu, dia meminta masyarakat memahami rencana pemerintah tersebut untuk menekan penyebaran virus Corona. Terlebih, kasus Covd-19 di Indonesia melonjak signifikan beberapa hari terakhir.
     
    "Mohon masyarakat memahami bahwa apa yang disampaikan Presiden, menandakan bahwa betapa sangat tingginya resiko yang masih dihadapi Indonesia terhadap Covid-19," ujar Muhadjir.
     
    Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta jajaran menterinya untuk memasifkan gerakan disiplin protokol kesehatan. Hal ini disampaikan lantaran Jokowi melihat masih banyak masyarakat yang tak disiplin menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan. Dia menyebut hal tersebut terlihat dari survei yang dilakukan pemerintah provinsi Jawa Timur.
     
    "Dari survei yang kita lihat misalnya, saya mendapatkan laporan saat ke Jawa Timur, survei mereka di Jatim itu 70 persen masyarakat tidak menggunakan masker," tutur Jokowi saat memimpin rapat terbatas, Senin pagi.
     
    Selain itu, dia juga menyoroti lonjakan kasus Corona di sejumlah daerah, khususnya DKI Jakarta. Jokowi mengatakan bahwa positivity rate atau rasio jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jakarta naik dua kali lipat dari 4-5 persen menjadi 10,5 persen.
     
    Sehingga, Jokowi menekankan pentingnya mobilisasi TNI-Polri, relawan, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh-tokoh untuk menggerakan masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan. Dengan begitu, maka penyebaran virus Corona di Tanah Air dapat ditekan.

    Penulis : Media Network

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Presiden Joko Widodo Protokol Kesehatan Covid-19 Sanksi


    The Best Cargo Company in Bali - ADHI DARMA CARGO

    ADHI DARMA CARGO is an International Freight Forwarder  that established in 1995. Adhi Darma Cargo specialized in International Air Freight and Sea Freight Forwarder and Logistics Transportation Solutions with it’s office and warehouse located  in Ubud - Bali, Indonesia. Contact us Today : 082339597441



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV