Sekolah di Zona Kuning dan Hijau Boleh Melakukan Pembelajaran Tatap Muka - Beritabali.com

News

Sekolah di Zona Kuning dan Hijau Boleh Melakukan Pembelajaran Tatap Muka

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:10 WITA
zona kuning, pembelajaran tatap muka, protokol kesehatan pandemi Covid-19

bbn/Kastara.ID

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Pemerintah memutuskan, pembelajaran secara tatap muka boleh dilakukan oleh sekolah-sekolah yang berada di zona kuning dan hijau. 

Pilihan Redaksi

  • Tahun Ajaran Baru, Kepala Sekolah Diminta Persiapkan dengan Baik
  • Lomba Menggambar Online Obati Kerinduan Anak-Anak Bersekolah
  • Namun dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, masyarakat secara umum, serta mempertimbangkan tumbuh kembang peserta didik, maka pemerintah minta agar pembelajaran tatap muka dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.
    Keputusan ini telah dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pembelajaran, berbagai masukan dari para ahli dan organisasi, serta mempertimbangkan evaluasi implementasi SKB Empat Menteri. 
    “Prioritas utama pemerintah adalah untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat secara umum, serta mempertimbangkan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial dalam upaya pemenuhan layanan pendidikan selama pandemi Covid-19,” jelas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim dalam taklimat media Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, di Jakarta, Jumat (7/8/2020) seperti dikutip dari Suara.com.
    Bagi daerah yang berada di zona oranye dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan Belajar dari Rumah (BDR). Berdasarkan data per 3 Agustus 2020 dari http://covid19.go.id, terdapat sekitar 57 persen peserta didik masih berada di zona merah dan oranye, sementara itu, sekitar 43 persen peserta didik berada di zona kuning dan hijau.
    Mendikbud mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar berlangsung secara normal. Menurutnya, terdapat ratusan ribu sekolah ditutup untuk mencegah penyebaran, sehingga sekitar 68 juta siswa melakukan kegiatan belajar dari rumah, dan sekitar empat juta guru melakukan kegiatan mengajar jarak jauh.
    Beberapa kendala yang timbul dalam pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), diantaranya, kesulitan guru dalam mengelola PJJ dan masih fokus dalam penuntasan kurikulum. Sementara itu, tidak semua orang tua mampu mendampingi anak-anak belajar di rumah dengan optimal, karena harus bekerja ataupun kemampuan sebagai pendamping belajar anak.
    “Para peserta didik juga mengalami kesulitan berkonsentrasi belajar dari rumah dan meningkatnya rasa jenuh yang berpotensi menimbulkan gangguan pada kesehatan jiwa,” ujar Nadiem.
    Untuk mengantisipasi kendala tersebut, pemerintah mengeluarkan penyesuaian zonasi untuk pembelajaran tatap muka. Dalam perubahan SKB Empat Menteri ini, izin pembelajaran tatap muka diperluas ke zona kuning, dari sebelumnya hanya di zona hijau.
    Prosedur pengambilan keputusan pembelajaran tatap muka tetap dilakukan secara bertingkat seperti pada SKB sebelumnya. Pemda/kantor/kanwil Kemenag dan sekolah memiliki kewenangan penuh untuk menentukan, apakah daerah atau sekolahnya dapat mulai melakukan pembelajaran tatap muka.
    “Jadi bukan berarti ketika sudah berada di zona hijau atau kuning, daerah atau sekolah wajib mulai tatap muka kembali ya,” tambah Nadiem.
    Mendikbud juga menekankan, sekali pun daerah sudah dalam zona hijau atau kuning, pemda sudah memberikan izin, dan sekolah sudah kembali memulai pembelajaran tatap muka, orang tua atau wali tetap dapat memutuskan untuk anaknya tetap melanjutkan belajar dari rumah.
    Penentuan zonasi daerah sendiri tetap mengacu pada pemetaan risiko daerah yang dilakukan oleh satuan tugas penanganan Covid-19 nasional, yang dapat diakses pada laman https://covid19.go.id/peta-risiko. Berdasarkan pemetaan tersebut, zonasi daerah dilakukan pada tingkat kabupaten/kota.
    “Dikecualikan untuk pulau-pulau kecil, zonasinya menggunakan pemetaan risiko daerah yang dilakukan oleh satgas penanganan Covid-19 setempat,” tambah Mendikbud.
    Tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau dan zona kuning dalam SKB Empat Menteri yang disesuaikan tersebut dilakukan secara bersamaan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dengan pertimbangan risiko kesehatan yang tidak berbeda untuk kelompok umur pada dua jenjang tersebut. Sementara itu, jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat memulai pembelajaran tatap muka paling cepat dua bulan setelah jenjang pendidikan dasar dan menengah.
    “Dengan pertimbangan bahwa pembelajaran praktik adalah keahlian inti SMK, maka pelaksanaan pembelajaran praktik bagi peserta didik SMK diperbolehkan di semua zona dengan wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Mendikbud.
    Madrasah dan sekolah berasrama di zona hijau dan zona kuning dapat membuka asrama dan melakukan pembelajaran tatap muka secara bertahap sejak masa transisi. Kapasitas asrama dengan jumlah peserta didik kurang dari atau sama dengan 100 orang pada masa transisi bulan pertama adalah 50 persen, bulan kedua 100 persen, kemudian terus dilanjutkan 100 persen pada masa kebiasaan baru.
    Untuk kapasitas asrama dengan jumlah peserta didik lebih dari 100 orang, pada masa transisi bulan pertama sebanyak 25 persen, dan bulan kedua 50 persen, kemudian memasuki masa kebiasaan baru pada bulan ketiga 75 persen, dan bulan keempat 100 persen.
    “Evaluasi akan selalu dilakukan untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan. Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan Provinsi atau Kabupaten/Kota, bersama Kepala Satuan Pendidikan akan terus berkoordinasi dengan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 untuk memantau tingkat risiko Covid-19 di daerah,” imbuh Nadiem.
    “Apabila terindikasi dalam kondisi tidak aman terdapat kasus terkonfirmasi positif Covid-19, atau tingkat risiko daerah berubah menjadi oranye atau merah, maka satuan pendidikan wajib ditutup kembali,” tegasnya.

    Penulis : Media Network

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Zona Kuning Pembelajaran Tatap Muka Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19


    The Best Cargo Company in Bali - ADHI DARMA CARGO

    ADHI DARMA CARGO is an International Freight Forwarder  that established in 1995. Adhi Darma Cargo specialized in International Air Freight and Sea Freight Forwarder and Logistics Transportation Solutions with it’s office and warehouse located  in Ubud - Bali, Indonesia. Contact us Today : 082339597441



    News Lainnya :

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined property: stdClass::$nama_kategori

    Filename: views/read.php

    Line Number: 778

    Backtrace:

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/views/read.php
    Line: 778
    Function: _error_handler

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 371
    Function: include

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 315
    Function: _ci_load

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/libraries/Template.php
    Line: 464
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/controllers/Read.php
    Line: 132
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

    Senin, 21 September 2020 | 20:30
    COVID-19 di Denpasar: Bertambah 16 Pasien Sembuh dan 21 Kasus Positif
    Perkembangan kasus Covid-19 di Denpasar cenderung berfluktuatif. Pada Senin (21/9) tercatat penambah ...

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined property: stdClass::$nama_kategori

    Filename: views/read.php

    Line Number: 778

    Backtrace:

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/views/read.php
    Line: 778
    Function: _error_handler

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 371
    Function: include

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 315
    Function: _ci_load

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/libraries/Template.php
    Line: 464
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/controllers/Read.php
    Line: 132
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

    Senin, 21 September 2020 | 20:00
    Dilecehkan Oknum Dokter di Bandara Soetta, Begini Pengakuan Korban
    Setelah berkoordinasi dengan Direktorat Reskimum Polda Bali, Polres Metro Bandara Soetta telah memer ...

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined property: stdClass::$nama_kategori

    Filename: views/read.php

    Line Number: 778

    Backtrace:

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/views/read.php
    Line: 778
    Function: _error_handler

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 371
    Function: include

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 315
    Function: _ci_load

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/libraries/Template.php
    Line: 464
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/controllers/Read.php
    Line: 132
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

    Senin, 21 September 2020 | 20:00
    Bertambah 6 Orang Meninggal Karena Covid-19 di Bali
    Perkembangan Pandemi Covid-19 di Bali per Senin (21/9/2020) hari ini mencatat penambahan kasus ...

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined property: stdClass::$nama_kategori

    Filename: views/read.php

    Line Number: 778

    Backtrace:

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/views/read.php
    Line: 778
    Function: _error_handler

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 371
    Function: include

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 315
    Function: _ci_load

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/libraries/Template.php
    Line: 464
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/controllers/Read.php
    Line: 132
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

    Senin, 21 September 2020 | 18:10
    Bali Siapkan 10 Hotel Karantina untuk OTG dan Gejala Ringan
    Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memberi apresiasi atas kinerja dan dedikasi sejumlah ...

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined property: stdClass::$nama_kategori

    Filename: views/read.php

    Line Number: 778

    Backtrace:

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/views/read.php
    Line: 778
    Function: _error_handler

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 371
    Function: include

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 315
    Function: _ci_load

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/libraries/Template.php
    Line: 464
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/controllers/Read.php
    Line: 132
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

    Senin, 21 September 2020 | 18:00
    Klaster Pekerja Swasta dan BUMN Mulai Dominasi Covid-19 di Denpasar
    Meningkatnya intensitas penyebaran Covid-19 di Denpasar memunculkan beberapa klaster baru. Setelah s ...


    Berita Lainnya

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined property: stdClass::$nama_kategori

    Filename: views/read.php

    Line Number: 839

    Backtrace:

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/views/read.php
    Line: 839
    Function: _error_handler

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 371
    Function: include

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 315
    Function: _ci_load

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/libraries/Template.php
    Line: 464
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/controllers/Read.php
    Line: 132
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

    Kamis, 27 Agustus 2020 | 11:45
    Aplikasi "Live Streaming" Cabul, Warganet: Lapor Kominfo Tidak Ada Tanggapan
    Seorang warganet bernama Ayu ingin melaporkan aplikasi live streaming cabul, yang sudah berkali-kali ...

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined property: stdClass::$nama_kategori

    Filename: views/read.php

    Line Number: 839

    Backtrace:

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/views/read.php
    Line: 839
    Function: _error_handler

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 371
    Function: include

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 315
    Function: _ci_load

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/libraries/Template.php
    Line: 464
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/controllers/Read.php
    Line: 132
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

    Minggu, 23 Agustus 2020 | 21:00
    Krisis Ekologis di Balik Ekowisata?
    Usaha membangkitkan pariwisata Bali terus mendapatkan perhatian utama negara. Normalisasi baru membe ...

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined property: stdClass::$nama_kategori

    Filename: views/read.php

    Line Number: 839

    Backtrace:

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/views/read.php
    Line: 839
    Function: _error_handler

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 371
    Function: include

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/third_party/MX/Loader.php
    Line: 315
    Function: _ci_load

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/libraries/Template.php
    Line: 464
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/application/modules/read/controllers/Read.php
    Line: 132
    Function: view

    File: /home/k3055690/news.beritabali.com/index.php
    Line: 315
    Function: require_once

    Minggu, 23 Agustus 2020 | 12:40
    Seks Jarak Jauh Pakai Alat Bantu Seksual, Berbahayakah?
    Tanya: Dok, aku masih juga berpisah dengan suami sudah lima bulan lamanya sejak pandemi ini. Suami m ...

    Trending News

    Berita Bali TV