Indonesia Akan Masuk Jurang Resesi, Ini Penjelasan Menko Polhukam - Beritabali.com

Ekbis

Indonesia Akan Masuk Jurang Resesi, Ini Penjelasan Menko Polhukam

Selasa, 01 September 2020 | 16:00 WITA
Indonesia, Resesi, Mahfud MD, pertumbuhan ekonomi

bbn/ilustrasi/net

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Indonesia akan masuk ke jurang resesi ekonomi pada kuartal ketiga ini. Hal ini terindikasi dari pertumbuhan ekonomi RI sudah terkontraksi hingga minus 5,32 persen pada kuartal II 2020.

Pilihan Redaksi

  • Gerakkan Ekonomi, Bupati Buleleng Rencana Ambil Pinjaman PEN
  • BI Proyeksi Ekonomi Bali Triwulan III Didorong Wisatawan Domestik
  • Ekonomi Bali Minus, Perbankan Diminta Gencarkan Penyaluran Kredit UMKM
  • Resesi ekonomi terjadi apabila sebuah negara mengalami pertumbuhan negatif dalam dua kuartal berturut-turut.
    "Bulan depan, hampir dapat dipastikan 99,9 persen akan terjadi resesi ekonomi di Indonesia," ujar Menteri Koordinator  Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD dikutip dari Antara, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Senin (31/8).
    Ia memprediksi pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi di rentang minus 0,5 persen hingga 2,2 persen. Namun, ia mengimbau masyarakat tidak perlu panik lantaran resesi ekonomi bukan berarti krisis.
    "Tapi resesi itu bukan krisis," katanya.
    Selain itu, ia menegaskan pemerintah telah mengantisipasi kondisi tersebut. Salah satunya, dengan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
    Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengungkapkan potensi resesi ekonomi pada kuartal III 2020. Ia menyatakan skenario terburuk pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di kisaran 0 persen sampai minus 2 persen.
    Ani, sapaan akrabnya, mengungkapkan proyeksi negatif muncul karena pemerintah melihat aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha, yang mulai pulih sejak Juni lalu belum cukup kuat untuk berlanjut pada kuartal III.
    Ia bilang ada beberapa sektor usaha yang sudah berbalik positif, namun tidak sedikit yang justru kembali negatif seperti masa pertengahan pandemi covid-19 mewabah di dalam negeri.
    "Kami melihat pada kuartal III, down side-nya ternyata tetap menunjukkan suatu risiko yang nyata, jadi untuk kuartal III kami outlook-nya antara 0 persen hingga negatif 2 persen. Negatif 2 persen karena ada pergeseran dari pergerakan yang terlihat belum sangat solid, meskipun ada beberapa yang sudah positif," ujar Ani belum lama ini.

    Penulis : Media Network

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Indonesia Resesi Mahfud MD Pertumbuhan Ekonomi


    The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

    We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV