Pemakaman Jenasah COVID-19 Bisa Ditunda, Ini Prosedurnya - Beritabali.com

Informasi

Pemakaman Jenasah COVID-19 Bisa Ditunda, Ini Prosedurnya

Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:15 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BULELENG.
Pasca pemberlakukan revisi kelima Permenkes penanganan pasien COVID 19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Buleleng melakukan banyak penyesuaian. Salah satunya terkait dengan tatalaksana pemulasaran jenazah yang berstatus terkonfirmasi positif COVID-19.

Pilihan Redaksi

  • Bantu Pasien Covid-19, 23 Orang Ikut Donor Darah "Convalesent"
  • Salah satu yang disesuaikan adalah penundaan proses pemulasaran jenazah, karena sesuai dengan tradisi Hindu di Bali, proses pemulasaran harus dilaksanakan sesuai dengan hari baik yang ditentukan. Satgas  COVID-19 mewajibkan agar jenazah harus melalui proses disinfeksi dan dititipkan di RSUD maksimal selama tiga hari.
    Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Buleleng Gede Suyasa mengatakan, proses disinfeksi juga harus dilakukan di rumah sakit yang memiliki instalasi dan dokter spesialis forensik. Sementara di RSUD Buleleng, instalasi dan dokter spesialis forensik sudah ada. 
    Ruang instalasi disinfeksi tersebut disediakan secara terpisah dengan tempat penyimpanan jenazah pasien umum. Disinfeksi ini pun menunjang kebijakan penitipan jenazah yang mengarah COVID 19 dengan waktu maksimal tiga hari.
    “Kebijakan pemulasaran jenazah yang mengarah ke COVID-19 dalam revisi kelima itu boleh dititipkan tiga hari tetapi harus didisinfeksi oleh dokter forensik,” ujar Suyasa yang juga Sekda Buleleng, Minggu 4 Oktober 2020.
    Sementara itu, Direktur Utama (RSUD) Buleleng dr Putu Arya Nugraha menjelaskan, pihak RSUD Kabupaten Buleleng menyiapkan beberapa skema untuk tatalaksana pemulasaran jenazah terkonfirmasi atau terduga COVID-19.
    Pihak keluarga bisa memilih tatalaksana tanpa biaya. Dimana proses pemulasaran jenazah dilaksanakan dengan protokol COVID-19 yang dikerjakan oleh BPBD Buleleng dengan sepenuhnya dibiayai oleh Negara.
    Skema selanjutnya kata Arya Nugraha, pihak keluarga dapat menunda pemakaman untuk mencari hari baik dengan menitipkan jenazah di ruang jenazah RSUD Buleleng. Namun sebelumnya, jenazah akan diberikan tindakan disinfeksi untuk mencegah penularan virus COVID 19.
    “Skema ini belum ada regulasi untuk ditanggung Pemerintah, makanya dikenakan biaya kepada keluarga dan disampaikan dengan pemilih jenazah. Kalau harga, itu diatur Perbup, bukan RSUD yang menentukan, karena RSUD tidak pernah membuat tarif,” jelasnya.
    Selain itu, RSUD Buleleng juga menyiapkan skema lain, ketika nantinya pihak keluarga menolak hasil medis menyebutkan pasien meninggal dengan status terkonfirmasi positif COVID-19 maka manajemen RSUD Buleleng akan meminta pihak keluarga untuk menandatangani surat pernyataan menolak pemulasaran jenazah dengan tatalaksana protokol COVID-19.
    “Kasus ini memang belum terjadi di Buleleng, tapi tetap kami siapkan sebagai antisipasi jika nantinya ada keluarga yang menolak,” kata Arya Nugraha.
    Terkait dengan disinfeksi jenazah, dr Arya Nugraha menyebut jika tingkat keamanan mencapai 98 persen tanpa ada penularan. Hal itu pun sesuai dengan analisa yang dilakukan pihak kedokteran, yang menjamin tingkat keamanan, sehingga desinfeksi terhadap jenazah COVID-19 bisa diterapkan.
    “Itu namanya prinsip medis, secara umum diterapkan apabila manfaatnya lebih besar dari kerugiannya, keberhasilannya tinggi. Kalau kegagalannya tinggi dan tetap menularkan pasti tidak diterapkan, prinsip medis memang seperti itu,” imbuhnya. [NOV]

    Penulis : Tim Liputan COVID

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun


    Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

    Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV