4 Saksi Ahli Dihadirkan, Kuasa Hukum Jerinx Pertanyakan Arti Kata "Kacung WHO" - Beritabali.com

Hukrim

4 Saksi Ahli Dihadirkan, Kuasa Hukum Jerinx Pertanyakan Arti Kata "Kacung WHO"

Kamis, 15 Oktober 2020 | 16:10 WITA
saksi ahli,  Jerinx, Kacung WHO, IDI, Sidang

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Empat orang saksi ahli dihadirkan pihak JPU di muka sidang PN Denpasar terkait kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Ikatan dokter Indonesia (IDI) yang dituliskan terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx, di media sosial.

Pilihan Redaksi

  • Mengintip Kemesraan Jerinx dan Nora Saat Jeda Sidang
  • Jerinx ke Ketua IDI Bali: Tatap Mata Saya, Apakah Saya Ini Orang Jahat?
  • Akses Ditutup, Wartawan Kesulitan Meliput Sidang Jerinx
  • Keempat saksi ahli yang didengarkan pendapatnya berdasarkan ilmu yang dimilikinya, pertama saksi ahli bahasa Wahyu Aji Wibowo, yang merupakan seorang ASN di bidang tata bahasa. Kemudian, Saksi ahli Hukum Pidana, Dr.Gst Ketut Ariawan.SH.MH dari dosen Unud.
    Selanjutnya, Gede Sastrawangsa.ST.MT yang menguasai ilmu ITE (Media Sosial) dan merupakan dosen Stikom Bali. Serta, Made Dwi Aritanaya, ahli Digital Forensik dan merupakan Anggota Polri, yang bertugas di Subdit V (Siber) Ditreskrimsus Polda Bali.
    Sidang yang digelar di ruang Utama/Cakra, Kamis (15/10) dihadirkan pertama saksi ahli Wahyu Aji Wibowo. Sempat dari pihak Wayan 'Gendo' Suardana,dkk.,menilai bahwa saksi Wahyu tidak layak untuk didengarkan pendapatnya karena latar belakang pendidikan seorang ahli bahasa Inggris. 
    Namun oleh Majelis Hakim pimpinan Ida Ayu Adnyanadewi,SH.MH masih bisa untuk dilanjutkan mengingat saksi saat ini sebagai ahli dalam bidang tata bahasa di tempatnya bertugas. Setidaknya lebih dari satu jam lamanya, baik dari pihak Penuntut umum maupun tim kuasa hukum Jerinx mencerca pertanyaan terkait ungkapan kata "Kacung". Namun dengan tegas, dikatakan saksi ahli bahwa kata tersebut memiliki kata arti sebagai pelayan atau pesuruh.
    "Apakah ungkapan kata Kacung WHO, yang mana IDI bukan bagian dari bawahan WHO, namun dalam kalimat tersebut disebutkan sebagai kacungnya WHO, apakah itu penghinaan atau pencemaran ataukah sebagai ungkapan kebencian," tanya Gendo di muka sidang.
    Dijawab saksi ahli bahwa apa yang dipertanyakan itu tergantung sebagaimana yang dirasakan oleh pihak IDI. "Tergantung dari pihak yang disebutkan, dalam hal ini yang disebutkan adalah IDI (Ikatan Dokter Indonesia)," jawabnya.
    Hal lainnya juga dipertegas dari laporan yang merasa dihinakan atau dicemarkan, namun saat tertuang dalam laporan justru tertulis kata ujaran kebencian. 
    Terkait itu, saksi ahli Hukum Pidana, Dr.Gst Ketut Ariawan.SH.MH mengatakan bahwa penyidik dalam menerima laporan tidak boleh melebihi atau menuliskan hal yang tidak sesuai dengan apa yang dilaporkan.
    Sebagaimana diketahui, bahwa pria kelahiran 1977 yang baru menikahi artis foto model Nora Alexandra Philip bulan Juni, lalu dilaporkan terkait dugaan ujaran kebencian terhadap Ikatan dokter Indonesia (IDI) yang ditulisnya di media sosial (medsos) pada akun pribadi miliknya. 
    Dimana Ia menulis postingan kalimat berupa "Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19".
    Dalam berkas penyidikan, Jerinx diancam Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat (2) atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 64 ayat 1 ke 1 KUHP.

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Saksi Ahli Jerinx Kacung WHO IDI Sidang


    The Best Cargo Company in Bali - ADHI DARMA CARGO

    ADHI DARMA CARGO is an International Freight Forwarder  that established in 1995. Adhi Darma Cargo specialized in International Air Freight and Sea Freight Forwarder and Logistics Transportation Solutions with it’s office and warehouse located  in Ubud - Bali, Indonesia. Contact us Today : 082339597441



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV