Informasi

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Denpasar Capai 92,98%

Selasa, 03 November 2020 | 22:05 WITA
Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Denpasar Capai 92,98%

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Perkembangan kasus Covid-19 di Denpasar masih terus bergerak. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTPP) Covid-19 masih terus mencatat adanya penambahan kasus positif dan kasus sembuh. 
Pada Selasa (3/11) tercatat penambahan kasus sembuh sebanyak 23 orang dan kasus positif diketahui bertambah 13 orang yang tersebar di 9 wilayah desa/kelurahan. Sementara itu, 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia. 

BACA JUGA:

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Wali Kota Denpasar pada Selasa (3/11) menjelaskan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan. 
Penambahan kasus sembuh dan kasus positif masih ditemukan setiap harinya. Pun demikian, pasien meninggal dunia juga mengalami penambahan pada hari ini. 
"Hari ini Update Covid-19 Kota Denpasar tercatat  kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 23 orang sembuh dan kasus positif tercatat bertambah sebanyak 13 orang, sementara itu 1 pasien tercatat meninggal dunia," ujarnya.
Lebih lanjut Dewa Rai merinci persebaran 9 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Kelurahan Pedungan yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 3 kasus positif baru. Disusul Kelurahan Peguyangan dan Kelurahan Sesetan yang mencatatkan kasus positif sebanyak 2 orang. 
Sementara itu sebanyak 6 desa/kelurahan masing-masing mencatatkan penambahan sebanyak 1 orang. Sedangkan, sebanyak 34 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.  
Terkait kasus meninggal dunia, Dewa Rai menjelaskan bahwa pasien diketahui seorang perempuan usia 54 tahun dengan status domisili di Kelurahan Pemecutan. Dimana, pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 26 September 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 29 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta atau komorbid sakit Jantung. 
Dikatakan Dewa Rai, perkembangan kasus positif covid 19 di Kota Denpasar dalam beberapa hari terakhir ini cendrung mengalami penurunan, namun demikian masyarakat harus tetap waspada serta disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, disamping juga ada klaster upacara keagamaan dan klaster perkantoran," ujar Dewa Rai.
Dengan demikian, secara kumulatif  perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan angka sebagai berikut. Yakni kasus positif tercatat sebanyak 3.278 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 3.048 orang  (92,98 persen), meninggal dunia sebanyak 77 orang (2,35 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak  153 orang (4,67 persen).  
Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.  
"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan) serta menghindari 3 R (ramai-ramai, rumpi-rumpi dan ruangan sempit)," kata Dewa Rai. 

Penulis : Humas Denpasar

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Covid-19 Di Denpasar Kasus Sembuh Kasus Covid-19 Di Kota Denpasar Update Covid-19 Kota Denpasar


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV