News

Tren Penurunan Kasus Positif Covid-19 di Denpasar

Selasa, 03 November 2020 | 22:25 WITA
Tren Penurunan Kasus Positif Covid-19 di Denpasar

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Penurunan kasus positif tersebut telah membawa Kota Denpasar keluar dari zona merah dan masuk dalam kategori zona oranye.
“Dalam beberapa Minggu terakhir perkembangan kasus covid 19 di Kota Denpasar cenderung mengalami penurunan, ini bisa dilihat dari data kasus yang ditemukan setiap hari mengalami penurunan dari awalnya kisaran 40 kasus per hari menurun menjadi 30-an, terus 20-an dan dalam beberapa hari terakhir kisaran belasan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi di Denpasar pada Selasa (3/11) malam.

BACA JUGA:

Dewa Rai mengungkapkan menurunnya jumlah kasus positif baru di Denpasar tidak terlepas dari gencarnya sosialisasi protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan di masyarakat. Termasuk gencarnya penerapan sanksi bagi yang melanggar prokes.
 Menurutnya Pemerintah Kota Denpasar akan terus mengupayakan pendisiplinan masyarakat agar tidak lengah dan lalai dalam menerapkan prokes. 
“Tempat usaha, tongkrongan, restoran yang ramai pengunjung untuk disiplin prokes. Ada juga upaya untuk meningkatkan cakupan testing dengan membangun lab PCR yang diharapkan November ini bisa beroperasi,” paparnya.
Kendati terjadi penurunan jumlah kasus positif baru, Pemerintah Kota Denpasar dipastikan belum berencana membuka ruang-ruang publik. Belajar dari pengalaman sebelumnya, begitu dibuka kasus kembali melonjak.

Penulis : I Nengah Muliarta

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Positif Covid-19 Tren Penurunan Covid 19 Di Kota Denpasar Pemerintah Kota Denpasar Protokol Kesehatan


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV