Keluh Kesah Warga Batu Rotok Pasca-Ratusan Rumah Terbakar - Beritabali.com

Informasi

Keluh Kesah Warga Batu Rotok Pasca-Ratusan Rumah Terbakar

Kamis, 12 November 2020 | 11:25 WITA
Keluh Kesah Warga Batu Rotok Pasca-Ratusan Rumah Terbakar

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NTB.
Desa Batu Rotok, Kecamatan Batulanteh, lokasi terjadinya kebakaran ratusan unit rumah pada Sabtu (7/11) lalu merupakan desa terpencil di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). 
Akses jalan belum diaspal, penuh bebatuan, serta terjal. Membuat siapa saja yang datang harus berhati-hati. Selain akses jalan belum diaspal, Desa Batu Rotok, satu dari enam desa di Kecamatan Batulanteh ini belum memiliki aliran listrik dari PLN. 
Sejumlah masyarakat menggunakan tenaga Surya dan mikro Hidro. Memanfaatkan air terjun alam dan debit air sebagai pembangkit listrik skala kecil. Jadi ketika air surut, lampu akan meredup bahkan mati. Cerita keterbatasan fasilitas dasar di desa berpenduduk petani ini semakin bertambah, dengan kebakaran hebat melahap ratusan rumah warga. 
Sulitnya akses jalan menuju Desa Batu Rotok, terekam saat Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah mengunjungi lokasi kebakaran, Selasa (10/11). Gubernur Zul datang memboyong sejumlah kepala dinas OPD, menempuh perjalan dengan medan yang cukup berat, terlebih di musim hujan ini. 
Bahkan orang nomor satu di Pemprov NTB ini harus rela terjungkal dari motor trail yang dikendarainya sendiri. Dari dalam tenda, Gubernur Zul mendengar keluh kesah warga korban kebakaran. Hariati, seorang ibu rumah tangga meminta perhatian berupa bantuan pemerintah karena musibah kebakaran tersebut.
"Pak Gubernur, kami sudah tidak punya rumah. Apalagi listrik dan sinyal internet," ungkap Hariati. 
Kata ibu usia 45 tahun ini, banyak anak putus sekolah karena akses jalan yang rusak, serta lokasi sekolah yang jauh. Hal sama diungkapkan Makbullah, mengeluhkan kondisi jalan yang sejak dirinya lahir hingga sekarang, tidak ada perubahan sama sekali. 
"Jalan rusak, gelap, sebelah kiri dan kanan jurang. Tiap hari jalan tersebut kami lalui," ungkap Makbullah sedih.
Laki-laki usia 38 tahun ini juga menceritakan masalah kesehatan di Desa Batu Rotok. Bahwa penyakit diare paling sering dirasakan masyarakat. Untuk berobat pun jauh. Lagi-lagi mereka harus melewati jalan yang cukup berbahaya.
"Kalau sakit kadang pakai obat tradisional. Kalau ke rumah sakit, jauh, bahaya," keluhnya.
Menanggapi keluhan warga, Gubernur Zul berjanji akan merealisasikannya segera. Dari semua keluhan warga, Gubernur Zul akan memprioritaskan pembangunan rumah.
"Dalam waktu dekat perumahan untuk masyarakat terdampak kebakaran akan segera dibangun," janji Gubernur Zul.  
Ke depan lanjut Gubernur, masalah listrik,  jalan, serta kesehatan akan terus diperhatikan.
"Beberapa kepala OPD sudah kami bawa. Jadi seluruh keluhan bapak ibu semua sudah dicatat. Dan saya minta untuk ditindaklanjuti," janji Zul lagi.
Kebakaran di Desa Batu Rotok, Sabtu (7/11) mengakibatkan 120 rumah terbakar serta 280 jiwa harus mengungsi tinggal di tenda-tenda darurat bantuan Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa. 
Kebakaran berawal dari meledaknya aki di salah satu rumah warga. Karena sebagian rumah terbuat dari kayu, api cepat membesar dan menyebar ke rumah warga lainnya.

Penulis : Humas NTB

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Kebakaran Ratusan Unit Rumah Desa Batu Rotok Terdampak Kebakaran Gubernur NTB


The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV