Informasi

Protokol Kesehatan “Berjarak”, Lindungi Keluarga dari Covid-19

Minggu, 15 November 2020 | 19:30 WITA
Protokol Kesehatan “Berjarak”, Lindungi Keluarga dari Covid-19

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BULELENG.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah merilis protokol kesehatan “Berjarak” atau Bersama jaga keluarga kita. Protokol yang dipublikasikan 9 Oktober 2020 itu bertujuan untuk melindungi keluarga dari potensi terpapar Covid-19.
Sejumlah masyarakat mengaku sudah membaca  dan mengikuti protokol kesehatan keluarga itu untuk melindungi keluarga dari potensi penularan Covid-19. Ditengah pandemi yang belum berakhir, masyarakat sudah mulai paham tentang tata cara menjaga keluarga agar tidak terpapar Covid-19.
Ada sejumlah protokol yang diatur didalamnya, seperti perlindungan kesehatan keluarga, perlindungan terhadap anggota keluarga yang rentan dan beresiko, protokol penanganan ketika ada anggota keluarga yang terpapar, serta protokol ketika beraktivitas diluar rumah.
Misalnya pertama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak memberikan alur tentang perlindungan terhadap keluarga dari potensi paparan virus. Diantaranya, wajib memakai masker yang sesuai standar kesehatan, ganti masker setiap empat jam atau sebelumempat jam jika sudah lembab atau basah. Cuci masker dengan detergen dan disetrika, orang tua atau wali wajib mengawasi pemakaian masker bagi balita, anak-anak usia dibawah dua tahun hindari bertemu dengan orang lain. Jika terpaksa gunakan pelindung diri yang tidak menyebabkan kesulitan bernafas.
Masker tidak dianjurkan untuk bayi atau anak dibawah usia dua tahun, penderita pernafasan, penderita kelumpuhan, orang kehilangan kesadaran diri, dan orang yang tidakmampu melepas masker tanpa bantuan.
Selain penggunaan masker, anggota keluarga juga tetap menjaga jarak ketika beraktivitas dan bertemu dengan orang lain, meningkatkan kesehatan keluarga dengan meneapkan perilaku hidup sehat. Perilakuhidup sehat ini bisa dilakukan dengan konsumsi gizi yang seimbang, olahraga yang cukup, istirahat cukup, kelola stress, gunakan jamban yang sehat dan bersih. Memastkan ventilasi dan sanitasi rumah dan lingungan dalam kondisi baik, disinfeksi atau membersihkan benda yang disentuh secara berkala.  
Kementerian juga membuat protokol perlindungan bagi anggota keluarga yang rentan dan beresiko. Anggota keluarga yang rentan diantaranya, ib hamil, ibu menyusui, ibu nifas, bayi, lansia dna penyandang disabiitas. Sementara yang disebut dengan keluarga beresiko merek ayang mempunyai penyakit penyerta atau komorbid.
Untuk itu, mereka yang rentan dan beresiko harus dipastikan mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkala, berhati-hati ketika beraktivitas diluar rumah.
Salah satu warga, Ni Putu Eka Puspayani mengaku protokol kesehatan bagi keluarga yang dipublikasikan pemerintah ini sangat bermanfaat bagi keluarga untuk menghadri penularan Covid-19.
“Dalam protokol kesehatan keluarga ini juga dijelaskan tenang penanganan ketika ada yang kontak erat denan yangterkonfrmasi. Seperti apa saja kontak erat itu, sentuhan fisik danperawatan yang harus dilakukan. Jadi keluarga akan lebih waspada saja dan tidak panik menghadapi pandemic Covid-19 ini,’ ujarnya.
tyle="margin-bottom: 15px;">Informasi mengenai Covid-19, kata Eka sudah banyak bertebaran di dunia maya. Namun, warga juga mestiberhati-hati menyerap informasi agar tidak terjadi disinformasi. “Saya kira, harus paham dan telititi ketika menyerap informasi Covid-19,” ucapnya. (NOV)
 

Penulis : Tim Liputan COVID

Editor : Putra Setiawan


TAGS : #satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :

Selasa, 20 April 2021 | 10:55
6 Efek Samping Setelah Suntik Vaksin AstraZeneca Ini Butuh Penanganan Medis Cepat!
Vaksin AstraZeneca telah dikaitkan dengan kasus pembekuan darah yang memicu kepanikan. Sehingga satu ...
Selasa, 20 April 2021 | 10:30
Remaja Korban Asusila Diminta Layani 5 Orang Setiap Hari
PU (15), anak di bawah umur korban asusila di Bekasi mengaku harus melayani lima orang setiap hari d ...
Selasa, 20 April 2021 | 10:10
Kepala Desa, Polisi dan Pengusaha Digerebek Sedang Pesta Sabu-Sabu
Polresta Banyuwangi menggerebek pesta sabu-sabu yang digelar oknum kepala desa, anggota polisi dan s ...
Selasa, 20 April 2021 | 09:55
Pencuri Motor Tewas Setelah Jatuh dari Atap Rumah
M. Irawan (21) warga Kabupaten Pasuruan tewas usai terjatuh dari atap rumah di kawasan Perumahan Gri ...
Selasa, 20 April 2021 | 09:35
Seorang Ibu Muda Tewas Overdosis Pil Ekstasi
Penyidik Polres Aceh Tenggara menetapkan status tersangka terhadap Khairul Ansari (36), seorang angg ...


Berita Lainnya

Rabu, 07 April 2021 | 11:10
Dari Rp17 Miliar, Uang Pasutri Ini Kini Hanya Sisa Rp50 Juta
Dalam beberapa waktu yang lalu, keberadaan Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur menja ...
Minggu, 21 Maret 2021 | 12:00
Warga Heboh Setelah Menemukan Bangkai Diduga Gajah Mina
Warga Setapang Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, dihebohkan dengan kebe ...
Senin, 22 Maret 2021 | 16:45
2 Warga Asing Resmi Jadi WNI, Ternyata Punya Usaha di Bali
Bertempat di Aula Dharmawangsa Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kepala Kantor Wilayah Kementeria ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV