Hukrim

Penghujat Koster di Medsos Dilaporkan ke Polda Bali

Senin, 21 Desember 2020 | 13:50 WITA
Penghujat Koster di Medsos Dilaporkan ke Polda Bali

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Sejumlah orang yang mengaku dari kalangan masyarakat pada Senin (21/12/2020) melaporkan dua akun media sosial facebook atas nama Made Nanda dan Sudiarsa Wayan ke Polda Bali karena diduga telah menghina Gubernur Bali Wayan Koster.
Akun tersebut dinilai mengunggah status yang mengandung muatan informasi bohong serta menyesatkan. Diketahui bahwa akun media sosial facebook atas nama Made Nanda membuat status berupa gambar atau foto Bapak Wayan dan disertai juga kalimat yang menyatakan; 
"Makan Kelengkeng Sambil Naik Skuter (maaf-red) Naskleng Koster" yang jelas maksudnya ditujukan langsung kepada Bapak Wayan Koster yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Bali.
Menurut pelapor Dewa Nyoman Rai, asal Desa Tembok, Kabupaten Buleleng ini, isi kalimat dalam status tersebut menekankan pada penggalan kata ”Naskleng Koster” nyata-nyata merendahkan martabat seseorang dan patut diduga mengandung unsur penghinaan mengingat arti kata “naskleng” tersebut.
Dalam kehidupan masyarakat Bali pada umumnya mengandung arti tidak baik atau kasar sehingga, kata dia, sangat tidak patut untuk digunakan, disampaikan atau diucapkan dan ditujukan kepada siapapun, terlebih kepada Gubernur Bali Wayan Koster.
"Maka dari itu, patut diduga akun media sosial facebook atas nama Made Nanda telah melakukan tindak pidana Penghinaan dan atau Pencemaran Nama Baik melalui media sosial," jelasnya, Senin (21/12) di Polda Bali, Denpasar.
Selanjutnya akun media sosial facebook dilaporkan atas nama Sudiarsa Wayan yang membuat unggahan status yang diduga mengandung informasi bohong dan menyesatkan. Dalam status tersebut memuat gambar atau foto Gubernur Bali Wayan Koster dengan kalimat sebagai berikut: 
“Gubernur Bali menghimbau agar seluruh anak muda Khususnya di Bali agar mabuk pada malam tahun Baru dan diusahakan sampai benar-benar mabuk”.
Unggahan yang diduga mengandung informasi bohong tersebut jelas menyesatkan, seolah-olah bahwa Wayan Koster selaku Gubernur Bali mengimbau masyarakat Bali untuk mabuk-mabukan pada saat perayaan malam tahun baru.
"Sehingga patut diduga akun media sosial facebook atas nama Sudiarsa Wayan telah melakukan tindak pidana menyebarkan informasi bohong atau hoaks dan menyesatkan," ujarnya.
Langkah hukum ini sangat penting dikarenakan, perbuatan tersebut menimbulkan keresahan bagi pelapor sebagai bagian dari warga masyarakat Bali. Dimana, kata dia saat ini ia sangat mengharapkan terwujudnya kehidupan harmonis dan kondusif dalam masyarakat khususnya dalam penggunaan media sosial.
"Dalam hal terjadi perbedaan pandangan dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah termasuk oleh Bapak Wayan Koster selaku Gubernur Bali khususnya dalam menghadapi masa Pandemi Covid-19. Maka, segala perbedaan pandangan atau pendapat seharusnya disampaikan dengan cara-cara beretika dan sopan santun serta mengarah pada solusi-solusi bersama, bermanfaat, dan bukan dengan cara-cara bertentangan dengan hukum," tutupnya.

Penulis : Agung Gede Agung

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Wayan Koster Hoaks Penghinaan Gubernur Bali Media Sosial Hoaks Denpasar Covid-19


Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV