News

Teman Tukar Jadwal, Pramugari Mia Akhirnya Ikut Penerbangan Sriwijaya Air SJ 182

Minggu, 10 Januari 2021 | 22:25 WITA
Teman Tukar Jadwal, Pramugari Mia Akhirnya Ikut Penerbangan Sriwijaya Air SJ 182

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Kabut kesedihan menyelimuti kediaman rumah Mia Tresetyani Wadu atau yang akrab dipanggil Mia Zet Wadu (23). 
Rumah Pramugari Pesawat Sriwijaya Air itu terletak di Jalan Tirta Gangga, Gang Tirta Gangga Nomor 4, Banjar Sasih, Desa Panjer,  Kecamatan Denpasar Selatan. 
Mia sendiri merupakan anak ke-2 dari keluarga pasangan Zet Wadu (asal Sabu NTT) dan Ni Luh Sudarni (Asal Buleleng). Sementara Minggu (10/1/2021), tampak keluarga korban masih berkumpul sembari menunggu informasi dari maskapai penerbangan Sriwijaya Air. 
Ibu dan ayah Mia sangat terpukul mendengar kabar pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak sejak Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 Wita. Bahkan ibu Mia Ni Luh Sudarni tak henti-hentinya meneteskan air mata. Mereka terus menatap layar televisi guna mengikuti berita perkembangan pencarian korban dan pesawat rute Jakarta - Pontianak. 
Sekitar pukul 17.00 WITA, pihak keluarga mulai berdoa di halaman rumahnya. Tidak hanya keluarga, teman teman Mia juga datang dan ikut berdoa yang dipimpin dari gereja Maranatha. Iringan lagu-lagu rohani dan doa kebaktian dipanjatkan. Seluruh orang yang berkumpul di rumah Mia tampak sedih dan menangis. 
Ibu Mia, Ni Luh Sudarni mengaku masih mengharapkan mukjizat dari Tuhan terhadap anak perempuan satu - satunya tersebut. "Saya masih berharap mukjizat," ungkap perempuan yang kini berusia 61 tahun dengan tatapan mata berkaca-kaca. 
Ia mengaku sejak Mia berangkat tugas, sama sekali tidak memiliki firasat buruk apa pun. Namun ia mengaku sangat heran Mia tidak menghubunginya sebelum terbang. 
"Saya tidak memiliki firasat apapun, tapi memang tumben kemarin dia tidak menelepon sebelum terbang, biasanya dia menelepon," ungkapnya. 
Ni Luh Sudarni mengatakan Mia adalah anak kesayangannya. Mia adalah sosok anak yang baik dan penurut. Selama bekerja dia tinggal di Jakarta dan terakhir pulang pada bulan September 2020. 
"Mia anaknya baik, kalau ada temannya dari sini sedang mencari kerja di Jakarta, dia tampung di kosnya sampai temannya tersebut bisa mencari kos sendiri, bisa dapat gaji," ujarnya dengan nada sedih.  
Sementara dalam keterangan kakak Mia yakni Ardi Samuel Cornelis Wadu (25) mengakui sebelum adiknya terbang ia sempat chating melalui Whatsapp. 
"Ya kami sempat chat di Wa sebelum dia terbang. Kami bercanda soal nama anjing yang baru kami dapat. Kami berdebat soal nama sambil canda," kenang Samuel. 
Ia juga mengatakan paska kejadian, Sabtu (9/1/2021), biasanya dia telpon mamanya (Ni Luh Sudarni) sebelum terbang. "Biasanya dia menelpon mama, dia terbang ke sini, dia sudah sampai, dia pasti telpon mama. Kemarin itu tumben dia tidak telpon mama," bebernya.  
Samuel juga mengaku sudah mengetahui bahwa adiknya merupakan salah satu Pramugari di pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak. Tapi dia tidak berani memberitahu orang tuanya. 
"Informasi adik saya di Flight itu sekitar jam 18.30, sedangkan orang tua saya belum tahu, saya awalnya tidak berani memberitahu," ujar Samuel dengan nada sedih. 
Tak lama, Samuel memberanikan diri memberitahu orang tuanya, karena di media sudah menginformasikan nama-nama yang ikut dalam penerbangan tersebut. 
"Jadi saya langsung kasih tau ke orang tua. Bahkan orang tua juga sudah diberitahu dari Maskapai kru yang ikut di flight itu. Pihak Sriwijaya sudah mengkonfirmasi jika benar adik saya ikut dalam penerbangan itu," ungkapnya.  
Dijelaskannya, informasi itu didapat Samuel dari rekan kerja Mia yang seharusnya flight dengan Sriwijaya pada siang hari itu bukan jadwal Mia. Tapi ada tukar jadwal dan kemudian Mia terbang dengan pesawat nahas tersebut. 
"Ya seharusnya adik saya tidak ikut. Temannya tukar jadwal. Kata teman kosnya dia seharusnya tidak di penerbangan itu, tapi jadwalnya ditukar. Dia perlihatkan saya screenshot percakapan dengan adik saya," terangnya. 

Penulis : Surya Kelana

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Pramugari Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ-182 Tukar Jadwal Pramugari


GELATO FACTORY BALI

OPEN FOR TAKEAWAY - Gelato Factory will be open for takeaway including Free Delivery services every day from 9am-1pm.
For purchase, please contact us on Whatsapp +6281 236 738 210 



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV