Informasi

Sekda I Gede Susila Pimpin Apel Siaga Penerapan PPKM di Tabanan

Senin, 11 Januari 2021 | 15:40 WITA
Sekda I Gede Susila Pimpin Apel Siaga Penerapan PPKM di Tabanan

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila, pimpin Apel Siaga terkait penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Kabupaten Tabanan, Senin (11/1), di halaman depan Kantor Bupati setempat. PPKM tersebut berlaku mulai tanggal 11 januari 2021 sampai 25 Januari 2021.
Turut hadir dalam Apel tersebut, perwakilan Forkopimda Tabanan, para Asisten dan beberapa OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta beberapa peserta apel dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dishub dan unsur Kecamatan.
Dalam kesempatan terseebut, Sekda I Gede Susila menyampaikan, sampai saat ini kondisi di Tabanan dalam masa pandemi ini masih dalam zona merah karena penyebarannya tidak terkendali. Termasuk beberapa Kabupaten di Bali yang juga mempunyai status yang sama.
"Oleh karena itu Pemerintah, termasuk Pemprov Bali ditetapkan sebagai daerah PSBB, yakni daerah Badung dan Denpasar. Kita sebagai daerah penyangga Kabupaten tersebut, dan juga sebagai daerah zona merah juga diharuskan menerapkan PSBB tersebut," ujarnya.
Daerah yang menerapkan PSBB di Provinsi Bali, yakni Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, serta daerah penyangga daerah tersebut, termasuk Tabanan. Namun penerapan PSBB di daerah tersebut disebut dengan PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Hal tersebut merujuk pada Inmendagri Nomer 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, Pergub Bali Nomer 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam tatanan kehidupan era baru. 
Perbup Nomer 44 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan penegakan hukum Prokes sebagai Upaya Pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam tatanan kehidupan era baru.
Lebih lanjut, Sekda I Gede Susila meyakini, dengan ditetapkannya PPKM ini memberikan suatu langkah-langkah yang terukur dalam rangka menegakan disiplin penanganan Covid-19 ini. 
"Sebelumnya kita hanya memberikan himbauan dan sosialisasi, namun mulai hari ini (11-01-2021), tindakan kita harus lebih tegas dan terukur," imbuhnya.

BACA JUGA:

rgin-bottom: 15px;">Ia menegaskan, kedepannya setiap kegiatan yang melanggar ketentuan yang telah ditetapkan maka akan ditindak tegas dan berujung ke tindakan hukum. 
"Dengan demikian, bahwa masyarakat kita menyadari akan pentingnya disiplin dalam pengendalian Covid-19 ini," ungkapnya.
Disamping itu, Ia juga mengatakan pihak Pemkab Tabanan juga akan terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penyebaran virus ini sesuai dengan Inmendagri, Pergub dan Perbup. 
Pihaknya juga mengaku telah menyampaikan hal tersebut di lingkungan masyarakat melalui Bendesa Adat, Majelis Alit, Camat, untuk selalu melakukan sosialisasi dan pemantauan di masyarakat.  

Penulis : Humas Tabanan

Editor : Juniar


TAGS : Tabanan PPKM Bali


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :

Senin, 19 April 2021 | 20:40
Tega! Seorang Bayi Laki-Laki Dibuang ke Tempat Sampah
Nasib malang dialami seorang bayi laki-laki di Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Baru dilahirka ...
Senin, 19 April 2021 | 20:35
Zaenal Tayeb Mangkir Saat Jadwal Pemeriksaan di Polres Badung, Ini Alasannya
Penyidik Satuan Reskrim Polres Badung memanggil Zaenal Tayeb (65) untuk menjalani pemeriksaan sebaga ...
Senin, 19 April 2021 | 20:25
Korban Dugaan Asusila Anak Anggota DPRD, Ngaku Dijadikan PSK Online
Seorang gadis berinisial PU (15) yang disebut menjadi korban pencabulan mengaku dijadikan PSK online ...
Senin, 19 April 2021 | 20:15
Wagub Cok Ace Dengarkan Pandangan Fraksi Tentang Raperda Retribusi Jasa Usaha
Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) berkesempatan mendengarkan ta ...
Senin, 19 April 2021 | 20:05
Viral Seorang Pemuda Rela Tinggalkan Jenazah Ayahnya Untuk Ikuti Tes Masuk PTN
Sebuah kisah menyedihkan viral beredar di media sosial.  Kisah ini menceritakan tentang seor ...


Berita Lainnya

Rabu, 07 April 2021 | 11:10
Dari Rp17 Miliar, Uang Pasutri Ini Kini Hanya Sisa Rp50 Juta
Dalam beberapa waktu yang lalu, keberadaan Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur menja ...
Minggu, 21 Maret 2021 | 12:00
Warga Heboh Setelah Menemukan Bangkai Diduga Gajah Mina
Warga Setapang Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, dihebohkan dengan kebe ...
Senin, 22 Maret 2021 | 16:45
2 Warga Asing Resmi Jadi WNI, Ternyata Punya Usaha di Bali
Bertempat di Aula Dharmawangsa Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kepala Kantor Wilayah Kementeria ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV