Kesehatan

Cara Mendapatkan Vaksin Covid-19 Gratis dari Pemerintah

Senin, 18 Januari 2021 | 12:55 WITA
Cara Mendapatkan Vaksin Covid-19 Gratis dari Pemerintah

beritabali.com/ist/Cara Mendapatkan Vaksin Covid-19 Gratis dari Pemerintah

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Seperti yang telah diketahui bersama bahwa pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah dilaksanakan mulai tanggal 13 Januari 2021 kemarin. Tahukah anda bagaimana cara mendapatkan vaksin Covid-19 gratis dari pemerintah?
Untuk diketahui, orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 adalah Presiden Joko Widodo. Lalu pada tanggal 14 Januari 2021 dilanjutkan untuk kelompok pertama yang diprioritaskan mendapatkan vaksinasi.
Bagi kelompok prioritas yang mendapatkan vaksinasi gratis ini, perlu memperhatikan cara mendapatkan vaksin Covid-19 sesuai dengan Juknis, yaitu melakukan registrasi. 
Nah, berikut ini cara mendapatkan vaksin Covid-19. Simak baik-baik informasi di bawah ini. 
Cara Mendapatkan Vaksin Covid-19 Gratis
1. Melalui Notifikasi SMS
Pertama, adalah melalui notifikasi SMS. Juru Bicara Vaksinasi dan Perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, bahwa para calon penerima vaksin Covid-19 akan mendapatkan pemberitahuan melalui SMS.
Jika terpilih menjadi kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19, calon penerima vaksin akan mendapatkan notifikasi/pemberitahuan melalui SMS Blast dengan ID pengirim: PEDULICOVID.
"Nama xxx dengan NIK xxx. Anda calon penerima vaksin Covid-19. Vaksin yang aman dan efektif melindungi Anda dan keluarga. Ayo cek di Pedulilindungi.id," begitulah isi SMS blast tersebut.
2. Melalui Layanan Peduli LindungiSelain melalui notifikasi SMS, cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 juga bisa dilakukan melalui layanan online. Layanan yang dimaksudkan, adalah Layanan Peduli Lindungi melalui aplikasi dan situs website resminya. Jika melalui Aplikasi PeduliLindungi, langkah-langkahnya adalah
sebagai berikut:
* Pertama, install aplikasi PeduliLindungi melalui Play Store (Android) atau Apple Store (IOS).
* Di halaman awal PeduliLindungi ketuk menu "Jadi Partisipan", lalu masukkan nomor ponsel dan nama lengkap, ketuk "kirim OTP".
* Masukkan kode OTP yang telah dikirim via SMS lalu ketuk "verifikasi".
* Kemudian PeduliLindungi akan meminta persetujuan akses bluetooth, ponsel, dan lokasi (GPS). Lalu, ketuk "menuju beranda" di halaman beranda.
* Pilih menu Vaksin Covid-19, dan lanjutkan registrasi dan jika belum gilirannya akan ada pemberitahuan.
* Pemberitahuannya adalah "Maaf. Registrasi Vaksinasi Covid-19 masih menunggu pengumuman dari pemerintah".
3. Melalui Babinsa/Babinkamtibmas
Bagi yang tidak memiliki ponsel, cara untuk mendapatkan vaksin Covid-19 bisa dengan melakukan verifikasi melalui Babinsa/Babinkamtibmas. Verifikasi ini akan dibantu dan melibatkan Lurah, Kepala Dusun, Ketua RT/RW serta puskesmas setempat.
Kompilasi data sasaran penerima vaksin Covid-19 bagi yang tidak memiliki ponsel sudah termaktub di dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Cara Registrasi dan Verifikasi Penerima Vaksin Covid-19
Bagi yang sudah mendapatkan notifikasi dan melakukan pengecekan, maka tahap selanjutnya adalah registrasi. Calon penerima vaksin diwajibkan untuk melakukan registrasi ulang untuk memilih tempat serta jadwal layanan vaksinasi melalui SMS 1199 atau UMB *119# setelah mendapat SMS notifikasi dari PEDULICOVID.
Sementara itu, data penerima vaksin Covid-19 yang telah terverifikasi beserta penjadwalan vaksinasi masing-masing sasaran dapat diakses oleh petugas fasilitas pelayanan kesehatan melalui aplikasi Pcare Vaksinasi. Untuk memastikan tingginya Indeks Pemakaian (IP) vaksin, maka pihak puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dapat menghubungi sasaran sebelum hari pelayanan untuk memastikan kembali terkait kedatangannya.
Daftar Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Covid-19
Kelompok pertama yang diprioritaskan mendapatkan vaksinasi adalah, paramedis, TNI, Polri, aparat hukum, dan pelayanan publik sebanyak 3,4 juta orang dengan total kebutuhan 6,9 juta dosis. Kemudian kelompok kedua adalah masyarakat, tokoh agama, daerah, kecamatan, RT/RW sebanyak 5,6 juta orang, dengan kebutuhan vaksin 11 juta dosis.
<div style="margin-bottom: 15px;">Selanjutnya kelompok ketiga yang jadi prioritas vaksin Covid-19, adalah seluruh tenaga pendidik mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi. Kemudian kelompok keempat adalah aparatur pemerintah baik di pusat maupun daerah serta anggota legislatif sebanyak 2,3 juta orang dengan kebutuhan 4,6 juta dosis.
Kelompok prioritas kelima adalah peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sekitar 86 juta orang dengan total kebutuhan vaksin 173 juta dosis. Dan kelompok keenam adalah masyarakat yang berusia 19-59 tahun sebesar 57 orang dengan kebutuhan vaksin sekitar 115 juta dosis.
Demikian penjelasan tentang cara mendapatkan vaksin Covid-19 gratis dari pemerintah. Semoga informasi ini bermanfaat.(sumber: suara.com)

Penulis : Media Network

Editor : Juniar


TAGS : Cara Mendapatkan Vaksin Covid-19 Gratis Dari Pemerintah Denpasar Bali Beritabali


The Best Cargo Company in Bali - ADHI DARMA CARGO

ADHI DARMA CARGO is an International Freight Forwarder  that established in 1995. Adhi Darma Cargo specialized in International Air Freight and Sea Freight Forwarder and Logistics Transportation Solutions with it’s office and warehouse located  in Ubud - Bali, Indonesia. Contact us Today : 082339597441



News Lainnya :

Senin, 19 April 2021 | 19:25
Aksi Sadis Kawanan Jambret Membuat Korbannya Terseret Hingga Kepala Robek
Aksi penjambretan kian merajalela dalam beberapa waktu belakangan di Kabupaten Gresik dalam beberapa ...
Senin, 19 April 2021 | 19:10
Seorang Warga Temukan Peti Mati Dinasti Ming Dirusak Pemburu Harta Karun
Seorang warga Natuna bernama Jarkasi tak pernah menduga peti mati yang ia temukan merupakan peti mat ...
Senin, 19 April 2021 | 18:45
Mobil Plat Merah Ugal-ugalan, Tabrak Lima Kendaraan Satu Tewas
Kecelakaan yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Simpang Empat Kalista, Batam Center pada Minggu ...
Senin, 19 April 2021 | 18:35
Pengakuan Tukang Urut Cabul: Saya Tak Tahu Meraba Kelamin Melanggar Hukum
Aksi pencabulan terhadap sejumlah ibu rumah tangga yang dilakukan tukang urut berinisial SM alias St ...
Senin, 19 April 2021 | 18:15
Pemprov Bali Siapkan Lahan 25 Are Untuk Pusat Pengembangan Olahraga Tinju
Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan dukungan penuh kepada Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Provin ...


Berita Lainnya

Rabu, 07 April 2021 | 11:10
Dari Rp17 Miliar, Uang Pasutri Ini Kini Hanya Sisa Rp50 Juta
Dalam beberapa waktu yang lalu, keberadaan Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur menja ...
Minggu, 21 Maret 2021 | 12:00
Warga Heboh Setelah Menemukan Bangkai Diduga Gajah Mina
Warga Setapang Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, dihebohkan dengan kebe ...
Senin, 22 Maret 2021 | 16:45
2 Warga Asing Resmi Jadi WNI, Ternyata Punya Usaha di Bali
Bertempat di Aula Dharmawangsa Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kepala Kantor Wilayah Kementeria ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV