News

Tinggi Air Sebetis, Jokowi Nekat Terobos Banjir Gegara Jembatan Roboh

Senin, 18 Januari 2021 | 20:45 WITA
Tinggi Air Sebetis, Jokowi Nekat Terobos Banjir Gegara Jembatan Roboh

beritabali.com/ist/suara.com/Tinggi Air Sebetis, Jokowi Nekat Terobos Banjir Gegara Jembatan Roboh

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Mobil berpelat RI 1 yang ditumpangi Presiden Joko Widodo (Jokowi) nekat menerobos banjir yang kini masih melanda kawasan di seluruh Kalimantan Selatan. 
Peristiwa Jokowi dan bersama rombongan mobil pejabat sebagaimana sebuah foto yang beredar di kalangan wartawan di Istana, hari ini. 
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono membenarkan soal beredarnya foto tersebut. 
Dia mengatakan, foto tersebut merupakan rangkaian perjalanan menuju jembatan Mataraman yang roboh akibat luapan banjir.
"(Foto itu) rangkaian menuju lokasi banjir yaitu menuju jembatan," ujar Heru saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (18/1/2021).
Heru mengakui jalan yang dilewati Jokowi terdapat beberapa titik jalan yang banjir atau genangan air setinggi betis orang dewasa. 
"Nah ke lokasi tersebut terdapat beberapa titik jalan yang banjir atau tergenang air sebatas betis (orang) dewasa," kata dia.
Dia pun memastikan, tidak ada kendala yang dialami dalam perjalanan Jokowi dan rombongan menuju Jembatan Mataraman.
"Tidak ada (kendala), hanya 200 -250 meter jalan yang tergenang cukup tinggi," katanya.
Banjir Terbesar di Kalsel
Sebelumnya, Jokowi mengatakan banjir yang melanda di hampir 10 kabupaten dan kota merupakan bencana banjir yang besar yang pernah terjadi 50 tahun lalu dan baru terjadi lagi.
Hal itu dikatakan  Jokowi saat meninjau langsung lokasi banjir di Kabupaten Banjar, Kalsel, hari ini.
"Hari ini saya meninjau banjir di provinsi Kalimantan Selatan yang terjadi dihampir 10 kabupaten dan kota. Ini adalah sebuah banjir besar yang mungkin sudah lebih dari 50 tahun tidak terjadi di provinsi Kalimantan Selatan," ujar Jokowi di lokasi.
Jokowi menyebut banjir terjadi karena intensitas hujan yang tinggi selama 10 hari. Bahkan kata Jokowi, Sungai Barito yang biasanya menampung 230 juta meter kubik meningkat menjadi 2,1 miliar kubik air. 
"Curah hujan yang sangat tinggi hampir 10 hari berturut-turut sehingga daya tampung Sungai Barito yang biasanya menampung 230 juta meter kubik, sekarang ini masuk air sebesar 2,1 miliar kubik air. Sehingga memang menguap di 10 kabupaten dan kota," kata Jokowi. 
Ia mengatakan kedatangannya meninjau lokasi terdampak banjir di Banjar, Kalimantan Selatan, karena ingin melihat langsung kerusakan infrastruktur akibat bencana banjir.

BACA JUGA:

style="margin-bottom: 15px;">"Saya hanya ingin memastikan ke lapangan yang pertama mengenai kerusakan infrastruktur," kata dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan beberapa jembatan runtuh akibat banjir.
Kendati demikian, ia sudah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk memperbaikinya dalam waktu tiga sampai 4 hari. Ia tak ingin mobilitas distribusi terganggu karena runtuhnya jembatan.
"Ini juga salah satu jembatan yang runtuh akibat banjir dan tadi saya sudah minta pak Menteri PU (Basuki) agar dalam 3 -(sampai) 4 hari ini bisa diselesaikan. Sehingga mobilitas distribusi barang tidak terganggu," katanya.(sumber: suara.com) 
 

Penulis : Media Network

Editor : Juniar


TAGS : Tinggi Air Sebetis Jokowi Nekat Terobos Banjir Gegara Jembatan Roboh Bali Beritabali


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :

Selasa, 11 Mei 2021 | 09:05
Rebut Lahan Orang, Mafia Tanah Ditangkap Polisi
Satgas Anti Mafia Tanah Polrestabes Surabaya, Tim Samata Joyo, sedang menyelidiki kasus dugaan prakt ...
Selasa, 11 Mei 2021 | 08:55
Diduga Usik Anak Kiai, Kepala Aktivis Perempuan Dibenturkan Tembok
Sekelompok pria menggeruduk rumah aktivis perempuan Jombang, Rani (nama samaran). Rani dan keluargan ...
Selasa, 11 Mei 2021 | 08:40
23 Pasien Corona Hilang Saat Dirawat, Rumah Sakit Bingung
23 pasien corona yang sedang dirawat di Rumah Sakit Hindu Rao di utara Delhi dilaporkan hilang dari ...
Selasa, 11 Mei 2021 | 08:35
Ratusan Mayat Hanyut di Sungai Gangga, Diduga Korban Covid-19
Ratusan mayat dilaporkan telah hanyut di Sungai Gangga, India. Diduga jenazah-jenazah ini adalah kor ...
Selasa, 11 Mei 2021 | 08:25
Helikopter Jatuh ke Danau, Dua Pilot Tewas dan Dua Awak Hilang
Satu unit helikopter jatuh ke Danau Erhai di Provinsi Yunnan, China, Senin (10/5/2021), hingga menye ...


Berita Lainnya

Minggu, 09 Mei 2021 | 18:35
Pasek Sugiarta Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi Hotel
Penghuni hotel Olga yang terletak di Jalan Cargo Indah 1 no 16 Denpasar Utara, Sabtu 8 Mei 2021 seki ...
Kamis, 29 April 2021 | 16:50
Sidang Oknum Sulinggih, Saksi Korban Sebut Sempat Diraba Payudaranya Saat Melukat
Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar tidak mengabulkan permintaan dari pihak terdakwa I ...
Minggu, 02 Mei 2021 | 07:45
Gubernur Bali dari Jaman ke Jaman
Gubernur Bali hadir silih berganti. Tercatat sejak tahun 1950 Bali dipimpin oleh 10 pemimpin baik Gu ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV