Hukrim

Tagih Utang dan Rampas Mobil Korban, 4 Anggota Ormas Ditangkap

Kamis, 04 Maret 2021 | 19:30 WITA
Tagih Utang dan Rampas Mobil Korban, 4 Anggota Ormas Ditangkap

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Empat anggota ormas ditangkap Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali, pada Senin (1/3/2021) sore, setelah melakukan pengancaman dan perampasan mobil terhadap seorang korbannya I Komang Ery Darma Yuda. 
Aksi premanisme yang dilakukan para tersangka itu terjadi di rumah korban di Jalan Muding Kerobokan Kuta Utara, 8 Februari 2021 lalu. 

BACA JUGA:

Mereka adalah Bagus Made (29) tinggal di Jalan Werkundara, Denpasar. Wira Sanjaya (28) tinggal di Jalan Kecubung, Denpasar Timur. 
Santa Dwipayana (28) tinggal di Jalan Muncan, Badung. Wira Guna (26) tinggal di Jalan Lembusura, Denpasar Utara. 
Tersangka terakhir, yakni Okta Riani (30) tinggal Banjar Pabean Desa Ketewel, Gianyar. Perempuan inilah yang menyuruh para tersangka untuk merampas mobil terkait masalah utang piutang. 
Menurut Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro keempat oknum ormas itu ditangkap karena melakukan tindakan pengancaman dan perampasan terhadap korban untuk menagih utang sebesar Rp.300.000 juta. 
"Utang itu dalam bentuk arisan. Jadi mereka diorder dan diberikan komisi 5 juta untuk menagih utang ke istri korban," terang Kombes Raharjo, Kamis (4/3/2021). 
Perwira melati tiga di pundak itu mengatakan keempat tersangka berbadan besar dan bertatto itu mendatangi rumah korban di Jalan Muding Buit Gang Muding Perdana II Banjar Muding Kelod Kuta Utara, pada 8 Februari 2021 sekitar pukul 20.30 WITA. 
Mereka datang untuk menagih utang kepada Ni Luh Yanita Oktapristyanti Yuda atas suruhan bosnya, Ni Kadek Oktariani. Namun setibanya di rumah tersebut, mereka tidak bertemu dengan Ni Kadek Oktariani tapi dengan suaminya, I Komang Ery Darma Yuda. 
"Sehingga terjadi adu argumentasi antara korban dengan ke 4 pelaku namun tidak ada titik temu," ujarnya. 
Walhasil, keempat oknum ormas itu memaksa korban untuk menyerahkan mobil CRV warna hitam DJ 693 KN yang parkir di halaman rumah korban. Tapi korban menolak karena mobil tersebut bukan miliknya tapi milik teman kakaknya. Bahkan korban sempat menelpon kakaknya terkait adanya pemaksaan tersebut. 
Hanya saja, para tersangka tetap memaksa agar mobil diberikan sebagai jaminan atas utang-utang istrinya. Tapi korban tetap saja menolak. Jengkel permintaanya tidak digubris korban, para tersangka mengamuk. 
Tanpa dikomando, para tersangka memegang tangan kanan dan kiri korban. Bahkan ada yang mencekik leher korban dari belakang. Mereka kemudian menggiring korban masuk ke dalam rumah untuk menandatangi surat pernyataan agar memberikan mobil tersebut. 
"Mereka membuat surat pernyataan untuk menjaminkan mobil korban kalau tidak akan ditembak kakinya," ujar Kombes Raharjo. 

BACA JUGA:

tom: 15px;">Merasa tertekan, apalagi para tersangka berjumlah banyak dan badannya besar-besar, korban akhirnya bersedia tangan tangan. Selanjutnya mereka memanggil tukang derek dan kunci untuk mengangkut mobil dari pekarangan rumah korban. 
Atas informasi dari korban, Kombes Raharjo menerangkan pihaknya langsung menangkap keempat pelaku di rumahnya tersangka Bagus Made Putra Pardana, Senin (1/3/2021) sore. 
Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa mobil Honda CRV DK 693 KN atas nama Anak Agung Subawa, satu kunci duplikat palsu, satu buah STNK, satu buah BPKB, dan satu surat kuasa dari tersangka Ni Kadek Oktariani kepada tersangka Bagus Made Putra Pardana. 
"Dia ini (Bagus Made Putra) residivis, pernah terlibat kasus buat berita bohong di medsos menyudutkan Polisi," ujar Kombes Raharjo. 
Ia menegaskan terkait dengan praktek praktek premanisme pihaknya tidak akan tinggal diam dan terus melawan aksi premanisme apapun bentuknya. 
Karena ini untuk menjaga agar Bali tetap aman. Bila perlu diberikan tindakan tegas terukur. "Kalau perlu mereka kami antar ke UGD," tegasnya sembari mengatakan kelimanya dijerat Pasal 368 KUHP Jo Pasal 55 KUHP ancaman 9 tahun penjara. 

Penulis : Surya Kelana

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Ormas Perampasan Mobil Menagih Utang Premanisme


The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



News Lainnya :

Sabtu, 10 April 2021 | 23:00
BNPB: 7 Korban Meninggal Akibat Gempa Malang
Hingga pukul 20.00 WIB, BNPB melaporkan total ada tujuh korban meninggal akibat Gempa Malang, Jawa T ...
Sabtu, 10 April 2021 | 22:40
3 Wanita Uzbekistan Jadi PSK di Bali, Diduga Karena Faktor Ekonomi
Kasus prostitusi melibatkan warga negara asing (WNA) yakni tiga orang bule Uzbekistan di Bali berhas ...
Sabtu, 10 April 2021 | 22:20
Pasang Lampu Hias, Pemuda 18 Tahun Tewas Kesetrum
Ahmad Faisal (18 tahun), warga Dusun Mensoran, Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten ...
Sabtu, 10 April 2021 | 22:10
Aksi Keprok Kaca Bobol Uang Rp38 Juta di Mobil
Nasib apes dialami Fathurrahman, warga Dusun Marang Selatan, Desa Kotaraja, Lombok Timur (Lotim). Ia ...
Sabtu, 10 April 2021 | 21:55
Tabrakan Beruntun, Truk dan Bus Sama-sama Terjun ke Sawah
Tabrakan beruntun tiga unit kendaraan besar terjadi di jalan lintas Sumbawa—Bima, tepatnya di ...


Berita Lainnya

Minggu, 21 Maret 2021 | 12:00
Warga Heboh Setelah Menemukan Bangkai Diduga Gajah Mina
Warga Setapang Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, dihebohkan dengan kebe ...
Rabu, 07 April 2021 | 11:10
Dari Rp17 Miliar, Uang Pasutri Ini Kini Hanya Sisa Rp50 Juta
Dalam beberapa waktu yang lalu, keberadaan Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur menja ...
Senin, 22 Maret 2021 | 16:45
2 Warga Asing Resmi Jadi WNI, Ternyata Punya Usaha di Bali
Bertempat di Aula Dharmawangsa Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kepala Kantor Wilayah Kementeria ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV