Hukrim

Diberi Upah Rp2 Juta, Tukang Tempel Sabu Dituntut 12 Tahun Penjara

Kamis, 21 Januari 2021 | 15:30 WITA
Diberi Upah Rp2 Juta, Tukang Tempel Sabu Dituntut 12 Tahun Penjara

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pria 32 tahun kelahiran Denpasar bernama Ahmad Alifin Hidayat hanya terlihat terdiam saat Jaksa dari Kejari Denpasar menuntutnya hukuman pidana penjara selama 12 tahun.
Dia yang didampingi Posbakum Peradi Denpasar secara Virtual mengajukan pembelaan secara tertulis karena dirasa hukuman yang diajukan oleh Jaksa Gusti Ayu Surya Yunita,SH dinilai terlalu tinggi.
Jaksa Yunita, menilai perbuatan terdakwa telah sesuai sebagaimana tertuang dalam Pasal 112 ayat (2) UU RI.No.35 tahun 2009, terkait kepemilikan barang bukti narkotika yang dikuasai terdakwa berupa sabu berat bersih 51,34 gram dan 15 butir pil ekstasi.
"Menuntut hukuman terhadap terdakwa selama 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp.1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan dapat digantikan dengan penjara selama 2 bulan," baca Jaksa yang didengarkan Hakim Ketua IGN Putra Atmaja,SH.MH di PN Denpasar.
Untuk diketahui, terdakwa ditangkap di Jalan Mahendradatta, Padangsambian Klod, Denpasar, Sabtu, 17 Oktober 2020 sekitar pukul 20.15 WITA saat sedang melakukan

BACA JUGA:

="https://www.news.beritabali.com/read/2021/01/21/202101210034/diberi-upah-rp2-juta-tukang-tempel-sabu-dituntut-12-tahun-penjara">tempelan. Selanjutnya oleh petugas dari Polresta Denpasar digiring ke alamat tinggalnya. 
Dalam kamar kos terdakwa, di Jalan Tukad Badung, Renon, Denpasar Selatan, Polisi mendapatkan 15 butir pil ekstasi yang beratnya 6,69 gram netto dan sejumlah paket sabu yang berat total 51,34 gram netto.
Terdakwa mengaku selama ini hanya mendapat perintah untuk memecah dan melakukan tempelan. Dalam menjalankan tugasnya selama ini, telah menerima upah sebesar Rp.2 juta.

Penulis : Made Ari Wirasdipta

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Pidana Penjara Jaksa Tempelan Sabu


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :

Minggu, 09 Mei 2021 | 11:35
Fakultas Pariwisata Unud Gelar Penghijauan dan Temu Alumni
Fakultas Pariwisata Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Penghijauan Kampus dan Temu Alumni ...
Minggu, 09 Mei 2021 | 11:00
Tanggapi Kelas Orgasme di Bali, MUI: Seksualitas Tidak Perlu Diajarkan ke Masyarakat
Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengkritik bisnis 'kelas orgasme' yang dik ...
Minggu, 09 Mei 2021 | 08:55
Pria Ditangkap Karena Nekat Sebarkan Foto Syur Mantan Pacar
Tak terima cintanya diputus sang pacar, seorang pria berinisial I (32 tahun) nekat mengunggah foto s ...
Sabtu, 08 Mei 2021 | 22:40
Meski Penularan Covid-19 di Bali Sedang, Shalat Ied Disarankan Tak Berjamaah
Penularan virus covid-19 di Bali dinilai relatif sedang. Dari sembilan daerah, delapan di antaranya ...
Sabtu, 08 Mei 2021 | 22:20
Ini Hasil Tes Usap 25 Orang Kontak Erat Pasien Covid-19 Varian Baru
Sebanyak 25 kontak erat dalam dua kasus virus corona varian baru telah diperiksa tim medis Satg ...


Berita Lainnya

Kamis, 29 April 2021 | 16:50
Sidang Oknum Sulinggih, Saksi Korban Sebut Sempat Diraba Payudaranya Saat Melukat
Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar tidak mengabulkan permintaan dari pihak terdakwa I ...
Minggu, 02 Mei 2021 | 07:45
Gubernur Bali dari Jaman ke Jaman
Gubernur Bali hadir silih berganti. Tercatat sejak tahun 1950 Bali dipimpin oleh 10 pemimpin baik Gu ...
Senin, 26 April 2021 | 14:05
Sejak Lahir, Almarhum Brigjen TNI Gusti Putu Danny Belum Pernah Pulkam di Gianyar
Rumah keluarga Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya ada di Lingkungan Kelod Ka ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV