Informasi

Pelaksanaan PPKM, Pengawasan Penerapan Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Diperketat

Senin, 25 Januari 2021 | 10:40 WITA
Pelaksanaan PPKM, Pengawasan Penerapan Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Diperketat

beritabali.com/ist/Pelaksanaan PPKM, Pengawasan Penerapan Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Diperketat

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pemkot. Denpasar melalui Satgas Penanganan  Covid-19 terus berupaya mendukung penurunan kasus Covid-19. Karenanya, selama penerapan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih diijinkan untuk beroperasi turut melaksanakan pengetatan penerapan disiplin penerapan Protokol Kesehatan. Seperti halnya penerapan protokol kesehatan di Pasar Tradisional yang berada dibawah naungan Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar yang turut dilaksanakan pengawasan ketat.
Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, IB Komyang Wiranata saat dikonfirmasi Minggu (24/1) menjelaskan bahwa sebagai salah satu sektor esensial masih tetap beroperasi saat penerapan PPKM. Pun demikian dalam pelaksanaanya penerapan prokes menjadi yang utama. Sehingga upaya penekanan penyebaran Covid-19 dapat dilaksanakan secara terintegrasi dan holistik.
"Walaupun pasar masih diijinkan untuk buka sebagai sektor esensial, kami tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan," jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa saat ini Perumda Pasar Sewakadarma menaungi 16 pasar tradisonal. Dimana, di masing-masing pasar telah dibentuk Satgas Covid-19 untuk mendukung maksimalisasi penerapan disiplin protokol kesehatan.
"Setiap pasar sudah ada Satgas Covid-19, dan secara rutin melaksanakan sidak penerapan protokol kesehatan dan mengirimkan laporan rutin ke Perumda Pasar Sewakadarma," ujarnya.
Gus Kompyang mengatakan bahwa secara umum baik pedagang dan pengunjung pasar sudah memiliki kesadaran dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan. Pun demikian tak dipungkiri masih ditemukannya pelanggaran.
"Secara umum baik pedagang dan masyarakat sudah disiplin menerapkan protokol kesehatan, namun tidak bisa kita pungkiri jika ada pelanggaran atas alasan tertentu, dan semua kedepan semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk menerapakan protokol kesehatan," jelasnya.
Berdasarkan data Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar Minggu (24/1) terkait pelaksanaan Sidak Disiplin Prokes di 16 pasar tradisional, pelanggaran tertinggi hanya sebanyak 7 orang dalam satu pasar. Yakni di Pasar Ketapian yang terdiri atas 5 orang pengunjung dan 2 orang pedagang yang melakukan pelanggaran.
"Jadi pelanggaranya rata-rata tidak memakai masker dengan benar, namun pada prinsipnya telah membawa masker, dan semoga dengan pelaksanaan PPKM serta pengawasan yang ketat ini kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin menerapakan protokol kesehatan terus ditingkatkan," kata Gus Kompyang.
Adapun secara keseluruhan hasil sidak pada Minggu (24/1) yakni empat pasar tercatat nihil pelanggaran. yakni Pasar Gunung Agung Malam, Pasar Abiantimbul, Pasar Sanglah dan Pasar Asoka tercatat yang nihil pelanggaran.

BACA JUGA:

: 15px;">Sementara itu di Pasar Badung tercatat pelanggar sebanyak 2 orang pedagang dan 3 orang pengunjung, Pasar Kumbasari Siang tercatat pelanggar sebanyak 3 orang pengunjung, Pasar Kumbasari Malam tercatat 1 orang pengunjung yang melanggar, Pasar Gunung Agung Siang tercatat 2 orang pengunjung yang melanggar.
Selanjutnya di, Pasar Anyar Sari tercatat 2 orang pedagang dan 1 orang pengunjung yang melanggar, Pasar Pidada tercatat nihil pelanggaran, Pasar Kreneng tercatat 2 orang pedagang dan 3 pengunjung yang melanggar, Pasar Satrya tercatat 2 orang pedagang dan 2 orang pengunjung yang melanggar. Pasar Cokroaminoto tercatat 2 orang pedagang dan 2 orang pengunjung yang melanggar serta Pasar Lokita Sari yang mencatat 1 orang pedagang dan 3 orang pengunjung yang melanggar. 

Penulis : Humas Denpasar

Editor : Juniar


TAGS : Pelaksanaan PPKM Pengawasan Penerapan Disiplin Prokes Di Pasar Tradisional Diperketat Denpasar Bali Beritabali


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :

Rabu, 16 Juni 2021 | 22:15
Pandemi, Dirjen Imigrasi Tetap Sesuaikan Kebijakan Pemberian Izin Tinggal WNA
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Jesaja Samuel Enock mengatakan selama ...
Rabu, 16 Juni 2021 | 21:55
Pasar Blahbatuh Akan Dibangun Taman Dituding Konspirasi, Bupati Mahayastra: Mana Ada Gitu
Bupati Gianyar Made Mahayastra merencanakan untuk bangunan Pasar Blahbatuh yang rusak ke depan akan ...
Rabu, 16 Juni 2021 | 21:35
Insiden Berdarah di Tambang Emas Ilegal, Antar Penambang Saling Tusuk
Kisruh terjadi di lokasi tambang emas ilegal di wilayah Bunut Kantor Desa Buwun Mas Kecamatan Sekoto ...
Rabu, 16 Juni 2021 | 21:25
Belasan Warga Terjaring Langgar Prokes di Taman Ayun Mengwi
Walau sudah diingatkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19 guna terhindar dari virus cor ...
Rabu, 16 Juni 2021 | 20:45
Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
Pohon tumbang di Dusun Perigi, Desa Ketara, Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, NTB memakan kor ...


Berita Lainnya

Sabtu, 22 Mei 2021 | 12:50
Kawah Misterius Muncul di Perairan Utara Bali, Ini Penjelasan Pakar
Kapal Militer China menemukan keberadaan kawah misterius di lokasi karamnya KRI Nanggala-402, di per ...
Senin, 07 Juni 2021 | 15:05
Masih di Bawah Umur, Pengantin yang Viral Mendaki Bukit Mengaku Tidak Punya Ortu
Pasangan pengantin asal Desa Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng yang viral di media sosial ka ...
Selasa, 18 Mei 2021 | 07:55
"Grubug" Belasan Tahun di Desa Umahanyar, Banyak Krama Meninggal Tidak Wajar
Desa Adat Umahanyar, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Badung pernah mengalami "keputungan Mangku&q ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV